Menyatu Di Amin Yang SAMA

Menyatu Di Amin Yang SAMA
Bertukar pasangan?


__ADS_3

Kini aku dan Sam semakin dekat,


Sekarang aku merasa tak rasa bersalah lagi jika aku dekat dekat dengan pria lain.


Aku menyadari sekarang Farel tak lagi memperdulikan ku, aku melihat dari matanya bawa dia tak lagi memiliki rasa kepada ku.


Kini dia tak memperdulikan aku lagi, apakah aku baik baik saja atau aku sakit, aku dekat dengan siapapun dia tak lagi menghiraukannya.


Waktu dulu ketika aku akan berdekatan dengan pria lain aku merasa bersalah walaupun sudah tak bersama dengan Farel.


Walaupun aku dan Samuel berteman sejak SMP tapi aku dapat merasakan kecocokan di antara kami, aku melihat dia memandang ku dengan cara yg berbeda dan tak seperti biasanya.


Tapi setelah aku pikir pikir, aku kini takut menjalani hubungan baru, aku takut hubungan itu hanya indah dan manis di awal saja.


Aku pun mandi dan bersiap siap untuk tidur.


Tak lama kemudia hp ku berdering dan mengeluarkan notif……


Rupanya dari Sam menghubungi ku.


Aku awalnya tak ingin mengangkatnya, tapi sudah 2 kali menghubungi ku.


Telepon pertama tak ku angkat karena aku sedang belajar, tapi karena aku pikir ada sesuatu mungkin yg penting untuk di sampaikan kepadaku.


Aku menggangkatnya, tapi tanpa sadar aku tersenyum saat mendengar suaranya.


"Hallo? Oy mey?Besok lusa gua udah masuk sekolah, yuk sebelum gua masuk sekolah kita jalan jalan lagi, gua dengar dengar ada wahana baru, kesana yuk sekalian gua mau foto foto buat Facebook baru aku"


"Yok deh, besok jam berapa Sam?"


"Loh pulang sekolah aja deh gua jemput loh,kalo ketemuan ama Farel sekalian aja ye kan biar rame rame kite"


"Yakin loh? kalo Ketemuan Sama Farel lagi bareng Nazwa gimana?"


"Oh yah juga sih, udah deh intinya loh mau ngak?"


"Gua sih ok ok aja asal jangan kelamaan ntar aku nular jelek sama wajah loh"


"Iya gua juga ngak lama lama sama loh ntar jadi gendut jelek kek sapi jelek"


"iya **** jelek"


"Ohh kamu yah sapi gendut jelek"


"Ah udah malem buat orang emosi aja ni **** jelek!"

__ADS_1


"Yah udah deh, gua matikan telfonnya, bye sapi gendut jelek"


Seketika aku merasa tak ingin di tinggal oleh Sam.


"Bentar."ucapku sambil buru buru sebelum Sam menutup telfonnya.


"Loh kenapa?"


Seketika aku bingung mau jawab apa, intinya aku tak mau dia menutup telfonnya.


"Aa…aa…aku…aku… anu…sam…aku itu…itu…"


"Kenapa sih? kalo dah ngantuk bobo aja aku temenin kalo kamu takut sendirian ngak usa matiin teleponnya"


"Engak…ngak…maksudku aku…aku bukan begitu…maksudku lain…"


"kenapa sih ni sapi jelek?"


"Gua masih belajar jadi belum bobo…"


"Terus?……"


"Iya aku belum bobo"


"Loh aku kan ngak ngomong kamu mau bobo, yang ngomong kamu bobo siapa sih, dasar sapi gendut jelek"


"Ih…ih…ih anak sapi ngambek"


"Ngak tau!"


"Udah deh **** jelek minta maaf sama sapi gendut cantik"


Aku tersipu malu dengan kata katanya.


"Bukan gendut ah! kurus!"


"Oh ngak…ngak…udah di bilangin cantik mau aja di bilang kurus juga! tetap sapi gendut cantik!"


Kami mengobrol cukup lama sampai aku tertidur.


Esok paginya setelah aku bangun ternyata telfonnya belum di matikan. Aku belum bersuara apa apa.


Aku mengendap endap untuk berjalan ke kamar mandi agar Sam tak mendengar langkah kaki ku.


Tapi baru 3 langkah Sam ternyata memanggilku, sial ternyata dia sudah bangun duluan.

__ADS_1


"Eey sapi gendut cantik? dah bangun belum? jangan lupa berdoa sarapan lalu mandi"


"Iya udah kamu juga yah, btw aku mandi dulu baru sarapan"


"Uh dasar udah jelek, bodoh lagi, siapa lagi kalau bukan sapi gendut cantik alias Mey, udah tau makan dulu baru mandi, masak kamu udah gosok gigi baru makan? seharusnya makan dulu."


"Oh jadi orang yg udah sikat gigi ngak bisa makan? dasar **** jelek bodoh! mau nasehatin aku juga!"


"Ngak mau tau…aku yg benar!"


"Serah lu dah, gua mandi dulu"


"Uda mandi sana,baunya sampai di sini loh"


"SERAH LUH DAH"


Setelah aku selesai siap siap ke sekolah ternyata panggilan itu belum terputus, jadi aku berbincang bincang dengan Sam sampai di sekolah. Udah hampir 12 jam kami saling berkomunikasi di telefon dan akhirnya aku memutus telfon tersebut dengan alasan aku ingin belajar, kan ngak mungkin aku saling berkomunikasi di telepon saat sedang keadaan belajar mengajar jadi aku memutuskan telepon itu, lagian kita akan bertemu sebentar.


Setelah waktu sekolah berakhir aku bersemangat untuk pergi jalan jalan bareng Sam, aku telah membawa parfum dari rumah untuk berjaga jaga.


Entah kenapa baru kali ini aku membawa parfum dan baju ganti.


Aku ingin terlihat sempurna dan menarik di mata Sam, entah kenapa aku seperti itu.Sebelumnya aku tak pernah seperti ini jika ingin jalan jalan bareng cowo.


Aku depan gerbang sekolah untuk mencari Sam ternyata dia sudah menunggu dari tadi dan ternyata dia sedang berbincang bincang dengan Farel.


Ahh siallll, aku tak ingin Farel mengikuti kami berdua, aku hanya ingin menghabiskam waktu ku berduaan saja dengan Sam.


Tapi entah kenapa aku tak ingin Farel mengikutiku kali ini, biasanya aku ingim bersama dengannya.


"Ee Mey, lama amat"


"Hehe iya, aku lagi ganti baju, soalnya ngak enak jalan jalan pakai seragam sekolah. Oh yah kita pergi bareng farel?"


"Ngak Mey, farel dan aku hanya berbincang bincang saja, aku sudah ajak sih dia tapi katanya dia mau ke rumah Nazwa"


"Iya Sam maaf yah gua ngak bisa ikut, gua udah janjian ama Nazwa, loh jaga baik baik yah sih Mey, dia suka nya boba pink banyakin keju, jangan pulang di bawah jam 6 soalnya dia bisa di marahin"


aku sontak kaget dia masih mengingat semua hal tentang gua.


"Iya Farel ngak apa apa nanti kalo lu punya waktu kita bertiga jalan jalan bareng, oh yah jagain Aisyah juga, dia orang nya takut gelap sama ngak bisa makan buncis. Ingat baik baik yah"


Aku merasa sangat ucu karena kita seperti bertukar pasangan.


Ternyata Samuel juga masih mengingat tentang Aisyah, apakah dia masih mencintainya?.

__ADS_1


setelah aku dalam perjalanan dengan Sam aku memeluknya, sudah lama aku tak merasakan pelukan. Sudah setahun lebih aku tak memiliki pasangan dan menutup hati kepada laki laki.


Tapi pikiranku masih memikirkan tentang yg dikatakan Sam mengenai Aisyah tadi.


__ADS_2