Moon Light Witch

Moon Light Witch
Moon Light Witch | Chapter 27. Jenis penyihir dan Sorcerers (Rev I)


__ADS_3

...Chapter 27. Jenis penyihir dan Sorcerers....


Eulalia pernah mempelajari tentang penyihir di dunia baru nya dari Han Seong yang mana Han Seong menjelaskan bahwa penyihir memiliki empat kategori diantara nya.


Mage, seorang penyihir yang merapalkan mantra untuk mengunakan sihir nya.


Sorcerers, seorang penyihir yang mengunakan tubuh nya untuk sihir nya.


Witcher, seorang penyihir yang sama dengan Mage namun, seorang Witcher lebih tertarik mengunakan sihir terlarang seperti kutukan.


Dan Runer, seorang ahli simbol sihir yang mana mengunakan simbol untuk merapalkan sihirnya.


Lalu, saat ini Eulalia sedang berada Pelelangan gelap untuk mendapatkan pecahan kristal Ymir. Namun, ditengah itu Eulalia melihat dan membeli sosok gadis Transmigrasi yang memiliki darah Slein Vega.


Lalu, tibalah barang pecahan kristal Ymir. Namun, sesaat barang itu dimulai penawaran tiba-tiba sosok kadal raksasa yang memiliki sirip api muncul dan memakan pecahan kristal Ymir.


Hal itu tentu membuat para peserta panik dan para penjaga sontak mengeluarkan senjata nya. Melihat itu, sosok kadal raksasa itu merubah dirinya menjadi asap hitam dan melarikan diri dari gedung.


Eulalia yang melihat itu, dia sontak mengeluarkan tongkat nya dan membuka portal ke luar gedung lalu, Eulalia pun juga ikut keluar meninggalkan gedung.


Setibanya diluar, Eulalia pun melihat asap dari kadal raksasa melayang ke suatu tempat.


Melihat itu, Eulalia pun mengerutkan keningnya dan mengambil analisa.

__ADS_1


"Sorcerers kah? tidak akan aku biarkan!" ucap Eulalia.


Menyadari itu, Eulalia sontak mengunakan sihir gate secara terus menerus.


Sampai, asap hitam itu pun menyadari bahwa dirinya diikuti lalu, dia menyerang Eulalia dengan bola api.


Eulalia pun menyadari dengan serangan itu dan dia pun dengan mudah menghindari nya.


Semua orang yang berada di kota melihat petarung Eulalia dan asap hitam diatas mereka.


Ditengah Eulalia menghindari serangan asap hitam, dia juga melesatkan serangan balik dan menunggu kesempatan.


Sesaat mendapatkan waktu yang pas, Eulalia pun melesatkan sihir nya.


Sebuah sihir yang memiliki kekuatan untuk meniadakan sihir yang sedang berlangsung dan dalam pembuatan, Eulalia menghabiskan 200 poin.


Seusai merapal sihir itu asal itu pun terjatuh dan kembali seperti semula menjadi manusia.


Lalu, saat mengetahui itu. Eulalia sontak menghampiri Sorcerers.


"Sudah ku duga, kamu bukan pedagang biasa melainkan,seorang Sorcerers. Berikan pecahan kristal itu kepada ku maka aku akan mengampuni mu!" seru Eulalia yang melihat sosok pria gendut yang sebelumnya Eulalia temui.


Beberapa saat kemudian, penjaga dari pelelangan baik petualang atau penyihir sudah berada di belakang Eulalia dan salah satu penyihir penjaga menghampiri Eulalia.

__ADS_1


"Nona, serahkan dia kepada kami!" ucap Penyihir.


Sebelum Eulalia menjawab, pria gendut pun bergumam sendiri, "Aku belum kalah!"


Mendengar itu membuat Eulalia dan penyihir penjaga terdiam dan mengalihkan pandangannya kearah pria gendut yang mana dia bangkit berdiri lalu, menelan dua pecahan kristal Ymir.


"Hentikan!" seru penyihir penjaga namun, langkah nya telat.


Sesaat pria gendut memakan dua pecahan kristal Ymir, asap hitam pun menyelimuti dirinya dan berubah menjadi sosok iblis yang memiliki badan yang besar penuh otot, bertanduk panjang dan bermata merah.


"Ghuhahaha ...." tawa senang pria gendut yang suara sudah berubah. Lalu, dia melihat Eulalia dan lainnya dengan senyuman remeh. "Akulah yang terkuat. Aku akan bunuh kalian semua. Ghuhahaha!"


Penyihir penjaga itu sontak memerintahkan anak buahnya. "Kalian jangan takut! Serang dia!"


Mendengar itu para petualang dan penyihir melesatkan serangan kearah pria gendut yang sudah menjadi iblis. Namun, serangan mereka tidak melukai sedikit pun monster itu dan mereka terpental oleh satu serangan saja.


Melihat itu, penyihir penjaga yang merupakan pemimpin mereka sontak mengerutkan keningnya lalu, dia pun merasa ketidaksanggupan nya melawan nya sendiri. "Nona, aku meminta bantuan mu!"


Eulalia pun tersenyum, "Tidak perlu kamu minta."


Penyihir penjaga pun tersenyum lalu, mereka pun menodongkan tongkat sihirnya kearah monster itu.


"Guhulhaha ... datang lah! penyihir rendahan!"

__ADS_1


__ADS_2