
...Chapter 29. Juni...
Setelah pengurusan pembelian Juni selesai, Eulalia pun membawa Juni ke panti asuhan yang mana kehadiran Juni disambut hangat oleh Jean dan Aru.
"Selamat datang di panti asuhan Eulalia!" sapa Jean dengan senyuman lebar.
"Selamat datang!" sambung Aru.
Selain Aru dan Jean, anak-anak panti juga menyambut kehadiran Eulalia.
Mendengar sambutan mereka, Juni pun melihat kearah Eulalia dan Eulalia memberikan senyuman dan sambutan. "Selamat datang di rumah baru mu!"
Melihat dan mendengar sambutan itu membuat wajah murung Juni berlahan dia pun tersenyum lalu, mengangguk kepalanya. "Terimakasih," ucap Juni dengan mata yang berkaca-kaca.
Setelah itu, Jean pun menarik Juni dan mengandeng nya. "Ayo, Juni! kita mandi bersama!"
Lalu, Juni pun mandi dan berganti pakaian yang mana pakaian itu milik Jean. Sesudah itu, Juni pun memulai aktifitas di panti asuhan.
Dan, malam pun tiba yang mana Eulalia sedang duduk didepan rumah melihat langit malam yang dipenuhi oleh bintang-bintang.
Lalu, Juni yang melihat Eulalia itu, dia pun menghampiri nya.
"Nona Eulalia," sapa Juni.
Mendengar sapaan Juni, Eulalia pun sontak melihat kearah nya. "Hei, Juni," jawab Eulalia.
__ADS_1
Juni pun menundukkan kepalanya dan ingin mengatakan sesuatu. Lalu, Eulalia pun menyadari itu. "Juni, ada apa?"
Mendengar itu, Juni pun memberanikan diri. "Terimakasih, Nona Eulalia telah membeli ku dan aku siap untuk melayani anda."
Eulalia pun beranjak dari kursi dan memegang tangan nya.
"Aku membeli mu bukan untuk menjadikan mu budak tapi, aku ingin membebaskan mu."
Mendengar itu, Juni membuka lebar kedua matanya. "Eh?"
"Jadi, mau kah kamu menjadi teman ku?" sambung ucap Eulalia.
Juni pun menitihkan air mata lalu, mengangguk kepalanya disertai dengan senyuman. "Tentu saja. Terimakasih juga sudah mau berteman dengan ku," jawab Juni.
Juni pun mengangguk kepalanya, "Baik, kak Eulalia."
Eulalia dan Juni pun saling bertukar senyum.
Sesudah itu, mereka pun saling berbincang.
"Anuu ... sejak aku bertemu dengan kak Eulalia, bagaimana tahu namaku? Mungkinkah kakak tahu kalau aku bukan manusia di dunia ini?"
Eulalia pun mengangguk kepalanya dan mulai bercerita tentang keberadaan nya yang membuat heboh dunia entertainment lantaran Juni yang menghilang dan tidak menemukan dirinya maka dari itu, Juni dianggap meninggal dunia.
Mendengar cerita itu, Juni pun menundukkan kepalanya seraya mengepal tangan nya. "Aku mengerti. Jika saja aku tidak dipanggil oleh kerajaan Foya."
__ADS_1
"Juni, bisakah kamu menceritakan lebih rinci!" seru Eulalia.
Juni pun mengangguk kepalanya dan mulai bercerita tentang dirinya yang mana saat itu terlihat normal saja dan dia ingin berangkat ke studio namun, saat melangkah keluar tiba-tiba ada sebuah lingkaran cahaya sihir dan membuat nya tidak bisa bergerak lalu, pandangan nya ditutupi oleh cahaya.
Saat pandangan kembali gelap, dia pun membuka matanya dan diketahui lah bahwa dirinya telah pindah ke dunia lain dan beberapa penyihir mengerumuni nya dengan wajahnya yang senang.
Setelah itu, Juni pun dipanggil oleh raja, dilatih dan mendapatkan kehidupan yang layak di kerajaan kecil bernama Foya.
Namun, suatu ketika gelombang monster datang dan membunuh serta menghancurkan kerajaan tersebut.
Juni pun tidak bisa menghentikan kehancuran kerajaan tersebut. Tidak hanya itu, semua rakyat, prajurit, bangsawan dan raja sendiri menjadi korban nya terkecuali Juni.
Sejak saat itu, Juni dianggap sebagai anak kutukan lantaran dia memiliki darah Slein Vega.
"... Ini semua salah ku ...." ucap Juni sambil menangis.
"Juni, itu bukan salah mu. Gelombang bodoh itu lah yang dipersalahkan," jawab tegas Eulalia.
Mendengar itu, Juni sontak melihat kearah Eulalia, "Kak Eulalia."
Eulalia pun juga melihat kearah Juni. "Jadi, mulai sekarang, Jangan salah kan dirimu sendiri! Melangkah maju dan jadilah kuat! Itu hukum di dunia ini." Eulalia pun beranjak dari kursi dan mengalihkan pandangannya kearah langit malam. "Iya, dunia ini tidak sedamai New Indonesia."
Juni pun mengusap air mata dan mengangguk kepalanya. "Baik, kak Eulalia. Aku mengerti."
Eulalia pun tersenyum mendengar nya.
__ADS_1