Moon Light Witch

Moon Light Witch
Chapter 28. Bertarung dengan Monster Pecahan Kristal Ymir (Rev I)


__ADS_3

...Chapter 28. Bertarung dengan Monster Pecahan Kristal Ymir....


Kerakusan akan kekuatan dan hal itu lah yang di lihat Eulalia saat ini yang mana dia bersama dengan beberapa penyihir dan petualang sedang berhadapan dengan monster yang terbentuk dari pecahan kristal Ymir.


Dan, dihadapan monster itu hanya tersisa Eulalia dan Penyihir Penjaga.


"Gwuahh!" teriak monster.


Menyadari kekuatan monster itu yang mungkin akan membabi-buta maka dari itu, Eulalia pun terpikir sesuatu.


"Tidak baik untuk bertarung disini," gumam Eulalia.


"Eh?" respon bingung penyihir penjaga.


Lalu, Eulalia tidak mempedulikan respon itu dan melesat kan sihir nya.


"Sistem Call. Dimension Mirror."


Sesaat kemudian, suasana sekeliling Eulalia, Penyihir penjaga dan monster terlapisi oleh kaca seakan-akan mereka berada di ruangan kristal. Tidak hanya itu, sosok Eulalia, monster dan penyihir Penjaga menghilang dari dunia nyata.


Dan, dalam pembuatan Eulalia menghabiskan 150 poin.


Penyihir penjaga dan monster itu pun melihat sekeliling.


"Dimana ini?" tanya penyihir penjaga.


"Dimensi cermin."


Mendengar jawaban itu, Penyihir penjaga mengerutkan keningnya. Namun, dia tidak bisa bertanya lebih lantaran ada monster dihadapan nya yang harus menjadi prioritas.


Monster itu pun awalnya kebingungan namun, dia dengan cepat beradaptasi dan melihat kearah Eulalia dan penyihir penjaga.


"Tempat yang bagus untuk pemakaman kalian!" ucap monster lalu, dia pun meluruskan tangan nya dan melesat bola api yang besar kearah Eulalia.


Penyihir penjaga yang melihat itu dia sontak merapalkan sihir nya.


"Air Shield!"

__ADS_1


Perisai udara terbentuk di hadapan Eulalia dan penyihir penjaga yang menahan serangan bola api besar dari monster.


Eulalia yang melihat kesempatan, dia pun tidak tinggal diam. Dia juga melesatkan sihir nya.


"Sistem Call. Earth Spike."


Sesaat kemudian dari bawah monster muncul duri tanah yang besar dan menusuk badan monster.


Lalu, sihir itu terbuat dengan biaya 100 poin.


"GWUAAAA!" geram kesakitan monster.


Penyihir penjaga hanya bisa terpukau dan terdiam.


Meski serangan Eulalia terkena telak, Monster itu mampu melepaskan diri dari duri dan memulihkan diri.


"Hahaha ... serangan mu tidak ada berpengaruh kepadaku!" ucap sombong monster.


Penyihir penjaga terkejut, "Sial! dia bisa memulihkan diri."


Melihat itu, Eulalia pun teringat akan game MMMO yang mana saat dirinya sedang berhadapan dengan monster yang mampu memulihkan diri lalu, Eulalia terpikir sesuatu.


"Bagaimana caranya?" tanya penyihir penjaga.


Eulalia pun tersenyum tanpa menjawab. Setelah itu, dia maju selangkah dan menodongkan tongkat sihirnya.


Lalu, Eulalia mengunakan pedang angin dengan berbagai ukuran menebas monster itu secara terus menerus.


Hal itu membuat monster panik dan mencoba berbagai cara untuk melepaskan nya namun, semua serangan tidak berpengaruh.


"GWUAAAA ... apa-apaan ini?!"


Berlahan tubuh monster terpotong-potong hingga pecahan kristal Ymir keluar dari tubuhnya.


Eulalia yang melihat itu, dia sontak merapalkan sihir mencuri nya dengan mengunakan sihir telekinetik nya.


Yang mana sihir itu membuat pecahan kristal Ymir itu berada di tangan Eulalia dalam sekejap.

__ADS_1


Menyadari itu, monster itu meluruskan tangan nya, "Kembalikan, kristal milik ku!" ucap monster yang berlahan kembali menjadi pria gendut yang sudah penuh luka.


Setelah berhasil mengambil pecahan kristal Ymir, Eulalia pun menghilangkan hiu air dan membiarkan pria gendut tetap hidup dengan kondisi yang luka parah dan tidak bisa bergerak.


Dan, petarung pun usai.


Setelah itu, penyihir penjaga memberi hormat dan memuji Eulalia.


"Nona Penyihir memang hebat. Boleh kah saya tahu siapa nama anda?"


Eulalia yang tidak ingin mencolok kembali seperti di ibukota maka dari itu, dia pun menyebut kan nama palsu nya.


"Bulan. Itulah nama ku dan aku akan mengambil kedua pecahan kristal Ymir ini," ucap Eulalia.


"Sungguh minta maaf, Nona Bulan. Yang satu adalah milik kami. Harap nona bermurah hati mengembalikan nya! Jika tidak Nona akan menjadi buronan Pelelangan gelap!"


Mendengar itu, Eulalia pun berekspresi turun dan malas seraya menghela nafas, "Jika harus menjadi buronan. Hal itu sangat merepotkan!" Lalu, Eulalia pun terpikir sesuatu yaitu menyerahkan pecahan kristal Ymir yang palsu namun, memiliki kekuatan yang lebih kecil dari tiga kali lipat menjadi dua kali lipat.


"Baiklah, ini!" ucap Eulalia seraya memberikan pecahan kristal Ymir yang palsu.


"Terimakasih, Nona."


Setelah itu, Eulalia melepaskan dimensi cermin nya dan pergi dari penyihir Penjaga sehingga membuat Penyihir Penjaga dianggap sebagai penyihir yang telah mengalahkan monster pecahan kristal Ymir.


Sesaat kemudian, penyihir penjaga kembali ke pelelangan gelap dan pada malam yang sama pelelangan di lanjutkan kembali dengan salah satu peserta membeli pecahan kristal Ymir palsu tersebut.


Keesokkan paginya, Eulalia kembali ke pelelangan dengan topeng yang berbeda untuk mengambil dan membayar Juni yang mana saat ini, Eulalia sedang duduk berhadapan dengan ketua Lelang.


"Sudah selesai semua pengurusan nya. Terimakasih Nona atas partisipasi dan pembayaran nya," ucap ketua Lelang.


Eulalia pun menjawab hanya dengan anggukan kepala.


Lalu, salah satu penjaga membawa Juni kedalam Ruangan. Melihat itu, Eulalia beranjak diri dan menghampiri Juni lalu dia memberikan tangan nya.


"Kak Juni, ayo kita pergi!"


Mendengar itu, Juni pun sontak terkejut dan sontak melihat Eulalia dengan wajah heran lantaran nama yang terlupakan dipanggil kembali oleh Eulalia.

__ADS_1


Eulalia yang melihat tatap Juni, dia pun memberi senyuman lebar hingga membuat Juni tersenyum dan menjawab nya.


"Baik, Nona!"


__ADS_2