
...Chapter 31. Rumah pohon...
Tahun Harmony Sun atau HS itulah nama tahun di System penanggalan dunia baru Eulalia. Dalam satu tahun terdiri dari dua belas bulan dan 30 hari perbulan nya.
Dan, saat ini Eulalia sedang berada di tahun HS 320 bulan 3.
Setelah menempuh seharian penuh di perjalanan. Selama itu, Eulalia belum menemukan kota ataupun desa yang ada hanya hutan belantara yang sangat luas dengan beberapa monster kecil seperti Slime, Goblin dan beberapa monster lain nya.
Eulalia pun tidak menanggapi nya.
Beberapa saat kemudian, Eulalia tiba di pertengahan hutan yang memiliki pohon yang besar dan dibawah nya terdapat rumah kayu yang sudah berlumut namun terlihat masih utuh.
Melihat itu, Eulalia pun menghentikan laju terbang nya dan berdiri menatapi rumah pohon tersebut.
"Rumah yang mencurigakan," gumam Eulalia. Lalu, dia melihat ke langit yang mana matahari akan tenggelam. "Apapun itu lebih baik, aku memeriksa nya dahulu sebelum langit gelap."
Eulalia yang penasaran dengan rumah pohon itu, dia pun memutuskan untuk masuk kedalam rumah tersebut.
__ADS_1
Setelah sampai didepan pintu, Eulalia pun melihat ada simbol sihir yang guna untuk mengunci pintu dan melindungi nya meski didobrak pintu atau dinding tidak akan rusak.
"Pantas saja rumah ini tidak rusak dan bisa aku pasti kan bahwa pemilik rumah ini seorang ahli simbol sihir."
Setelah memahami itu, Eulalia pun mengeluarkan tongkat sihir dan merapalkan sihirnya.
" Sistem Call. Spell Breaker."
Percikan api pun muncul dan menghancurkan pelindung lalu, Eulalia pun menarik pintu dan masuk kedalam nya.
Setibanya didalam, Eulalia hanya melihat perabot rumah yang sudah lama tidak dibersihkan dan terlihat banyak sarang laba-laba yang mengisi dinding rumah.
"Ini terlalu biasa. Sungguh aneh! Kenapa pemilik rumah ini mengunakan simbol sihir untuk mengunci rumah jika tidak ada apapun didalamnya," ucap analisa Eulalia seraya mengelus-elus dagu nya.
Setelah itu, Eulalia pun terpikir sesuatu. "Baiklah, jika aku tidak bisa menemukan dengan fisik maka aku harus mencarinya dengan sihir."
Lalu, Eulalia pun menempelkan tongkatnya pada kening dan menutup matanya seraya merapalkan sihir.
__ADS_1
"Sistem Call. Search."
Sesaat kemudian, Eulalia pun melihat ada nya pintu rahasia di rumah tersebut. Setelah mengetahui itu, Eulalia membuka matanya dan menghampiri kunci pintu rahasia dan membukanya dengan sihir 'Unlock'.
Sesudah itu, Eulalia pun merasa ada getaran dan lantai yang ada didekatnya terbelah yang mana ada sebuah tangga menuju ke bawah.
"Bingo!" ucap Eulalia seraya senyuman lebar.
Setelah pintu terbuka lebar dan tangga terlihat jelas. Lalu, Eulalia pun menuruni tangga itu yang mana setibanya di bawah tidak ada penerangan sama sekali.
Maka dari itu, Eulalia pun mengunakan sihir nya untuk 'Penglihatan gelap' dan melanjutkan langkahnya sampai berujung pada pintu mewah dengan ukiran emas di tengahnya. Lalu, diatas pintu terlihat sebuah tulisan asing yang baru lihat Eulalia.
Disaat Eulalia tidak mengerti dengan tulisan itu, dia pun mengunakan sihir bahasa Universal sehingga tulisan asing yang dilihat Eulalia telah berubah menjadi bahasa Indonesia.
"Selamat datang di Dungeon Tree Life, tempat ujian para Elf!" ucap Eulalia yang menerjemahkan tulisan diatas pintu.
Menyadari bahwa itu Dungeon, Eulalia sontak tersenyum lebar. "Akhirnya, aku menemukan Dungeon. Yoshh! Petualang fantasi yang sebenarnya baru saja dimulai!"
__ADS_1
Sesuai mengatakan itu, Eulalia pun mendorong pintu dan masuk kedalam Dungeon tersebut.