
Setelah V dibawa ke ruang khusus, dokter Gomer mengajak Aldrich pergi ke ruangan pribadinya. Ada hal penting yang ingin ia sampaikan kepada Aldrich secara pribadi.
Dokter Gomer menyalakan holopadnya. İa mempresentasikan hasil akhir penelitianya kepada Aldrich. Banyaknya angka yang ditunjukkan oleh Gomer untuk membuat kloning V begitu mencengangkan. Hanya untuk membuat satu klon yang berhasil membutuhkan milyaran sel stem, padahal saat itu dokter Gomer sudah dibantu oleh Professor Avicenna yang terkenal sebagai ahli bioteknologi paling kenamaan di dunia namun tingkat keberhasilannya masih serendah ini.
Dokter Gomer menjelaskan bahwa kegagalan terbanyak terjadi dalam proses pembuahan sel induk menjadi embrio. Tidak jarang juga kegagalan terjadi setelah mereka berhasil membentuk janin. İtu disebabkan karena pertumbuhan abnormal pada sel asing yang mengisi tulang membuat tulang tidak bekerja secara efektif. Tulang yang awal mulanya berfungsi sebagai pendukung dan pelindung organ manusia justru malah memberi beban kepada setiap organ. Alhasil belum lama ruh dihembuskan ajal sudah lebih dulu datang memanggil.
Dokter Gomer merasa tertantang dengan kegagalan-kegagalan yang dia alami selama ini, ia mencari berbagai macam cara agar membuat bayi kloning tersebut hidup lebih lama dengan menekan laju pertumbuhan tulang-tulangnya dan cara itu berhasil membuat bayi kloning hidup lebih lama. Namun ternyata cara tersebut juga memberi dampak negatif pada tumbuh kembang bayi sehingga bayi kloning yang berhasil mereka buat lebih lemah daripada bayi yang lahir dengan cara prematur.
Saat bayi dalam inkubator semakin lemah, dokter Gomer terpaksa menghentikan asupan larutan yang dapat melambatkan perkembangan tulang bayi dan sesuatu yang menakjubkan terjadi, hanya dalam waktu satu tahun bayi kloning tersebut tumbuh lebih cepat dari sebelumnya ia kini tumbuh seperti seorang balita. Namun sayangnya meskipun dokter Gomer menghentikan asupan larutan itu dampak negatifnya masih terus ada, balita itu masih begitu lemah bahkan ia belum bisa berjalan layaknya anak seusianya.
Dokter Gomer memperlihatkan video seorang balita perempuan yang sedang berada di dalam kamar isolasi dari dalam holopadnya. Wajah anak kecil itu sama seperti V yang ia temui dua tahun yang lalu hanya saja anak kecil itu memiliki rambut yang sama dengan bola matanya hitam legam. Aldrich menatap dokter Gomer bertanya melalui tatapannya.
"Aku juga tak paham mengapa mereka tidak mirip secara identik padahal M-28 dan Nona V memiliki kode genetik yang sama. Tapi yang pasti setelah M-28 tumbuh ia memiliki DNA yang berbeda dengan Nona V."
Aldrich terkejut mendengar penjelasan dokter Gomer sebab ini benar-benar bertentangan dengan hukum alam. Meskipun dalam proses pembuatan kloning inti sel dari sel stem akan diimplantasikan dalam sel telur orang yang tidak memiliki hubungan apapun dengan V namun harusnya hasil akhir M-28 akan tetap identik dengan V.
Dokter Gomer kembali menjelaskan ia telah membuat lagi klon V namun sebanyak apapun ia buat hasilnya tetap sama seakan seperti sel asing tersebut tidak bisa ditiru ataupun disalin sehingga hasilnya akan tetap berbeda dengan V. Dan dari sekian banyak kloning percobaannya hanya M-28 yang hingga detik ini masih tetap hidup.
"Kalau begitu kita bisa menyimpulkan bahwa sel asing ini merupakan sel buatan seseorang yang jenius. Aku merasa serangan yang diberikan sel buatan itu bukan untuk melumpuhkan V melainkan sebaliknya."
"Maksud anda, duke?" tanya dokter Gomer tak mengerti.
"Kau bilang bahwa DNA V dan M-28 berbeda padahal mereka dari kesatuan yang sama bukan? Jika sel itu tidak bisa ditiru oleh ilmuwan manapun berarti ia sendiri yang menyusunnya. Hanya orang jenius yang mampu menyusun ulang kode-kode penyusun DNA yang sangat panjang dan rumit. DNA tersebut yang membuat kita asing pada sel yang ada di dalam tubuh V.
Pada saat V mengalami serangan dari sel buatan tersebut, V mengalami pendarahan yang begitu hebat harusnya ia sudah tak sadarkan diri namun saat aku menemukannya ia masih dalam kondisi sadar dan bahkan prima. Ada kemungkinan sel tersebut memperbaruhi sel-sel yang ada di dalam tubuh V. Darah yang keluar dari tubuhnya itu merupakan sel-sel mati yang bercampur dengan darah kotor yang ada di dalam tubuh V. Coba periksa seluruh kondisi fisik V, aku prediksi ia akan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Aku merasa ilmuwan ini ingin menciptakan manusia yang unggul secara fisik. Unggul dalam kekuatan, kecepatan, dan memiliki daya berpikir yang melebihi manusia di atas rata-rata. Aku merasa ilmuwan ini terinspirasi dari teori Professor Abraham tentang kecerdasan otak manusia."
Dokter Gomer terkejut mendengar pemaparan Aldrich. İa merasa Aldrich terlalu melebih-lebihkan hingga ia memeriksa sendiri keadaan fisik V lewat holopadnya, ia terbatuk-batuk membaca laporan yang membenarkan spekulasi Aldrich.
Saat dokter Gomer masih terbatuk-batuk seorang yang bertugas menjaga kondisi tubuh V di dalam tabung melaporkan tanda bahaya. Dokter Gomer secepat kilat memeriksa melalui holopadnya yang terhubung dengan server di ruangan khusus.
Jendela tampilan LED hologram dokter Gomer kini berubah warna menjadi merah dengan menampilkan penampakkan tubuh V. Terlihat V sedang berada di dalam tabung raksasa yang berisi cairan berwarna biru dengan banyak selang menempel di tubuhnya.
Aldrich menatap tajam dokter Gomer, bukan karena keadaan darurat saat ini melainkan karena V tidak mengenakan sehelai pakaian di tubuhnya. Aldrich sudah mengepalkan kedua tangannya, tinjunya sudah siap melayang namun masih ia tahan karena takut memperburuk keadaan.
Pandangannya kembali ia alihkan ke sistem kontrol di samping layar yang menampilkan tubuh V di dalam tabung raksasa. Dalam sistem kontrol Aldrich bisa melihat aktifitas anatomi tubuh V seperti sistem kerangka, sistem otot, sistem peredaran darah, sistem pencernaan, sistem endokrin, sistem saraf, sistem pernapasan, sistem kekebalan tubuh, sistem limfatik, sistem ekresi dan urinaria, sistem reproduksi, dan sistem integumen atau kulit.
Dari layar sistem kontrol Aldrich bisa mengetahui secara pasti masalah yang sedang mereka hadapi, saat ini otot respirasi termasuk dengan diafragma dan otot interkostal di dalam sistem pernapasan V perlahan menolak gas anestesi yang sebelumnya masuk bersama oksigen. Mereka langsung memompa keluar bersama dengan karbon dioksida. Akibatnya kini otak V merekam dengan jelas rasa sakit yang disebabkan oleh percobaan yang sedang dilakukan dokter Gomer.
Tubuh V terlihat bergetar begitu hebatnya karena menahan rasa sakit, wajahnya terlihat begitu pucat seakan tak ada aliran darah di wajahnya, tangannya mengepal begitu kuatnya membuat luka akibat tusukan kuku jarinya.
"Hentikan prosesnya, Gomer!" pekik Aldrich panik melihat penurunan drastis pada angka-angka aktifitas beberapa sistem di anatomi tubuh V.
"Tidak bisa, duke! Jika prosesnya dihentikan sekarang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh Nona V, hasil akhirnya kematian." bantah dokter Gomer yang masih sibuk dengan LED hologram dihadapannya.
"Sudah berapa persen prosesnya berjalan?"
__ADS_1
"Baru 70%, duke."
"Sial!" erang Aldrich menghancurkan meja kaca milik dokter Gomer. "Apa tidak ada cara lain?"
"Aku sedang berusaha, duke." jawab dokter Gomer dengan nada menyesal. İa sungguh tak pernah menyangka akan seperti ini.
Aldrich tak mau menunggu dokter Gomer dia menarik layar LED hologram milik dokter Gomer membuat cabang baru yang menampilkan sistem saraf. İa membuat record voicenya yang akan ia kirim ke sistem saraf pusat sebagai ingatan yang nantinya akan muncul dalam pikiran V.
Saat sedang menunggu record voicenya terkirim Aldrich tanpa sengaja membuka cabang jendela yang menampilkan apa yang tengah V pikirkan.
"Papah."
"Papah, aku ingin pulang. Aku sudah tidak sakit lagi."
"Papah, ada yang aneh dengan tubuhku. Seperti sesuatu masuk ke dalamnya dan mengacaukan sistem tubuhku."
"Sesuatu yang cair mengalir melalui peredaran darahku. Aku ingin menolaknya agar mereka keluar dari tubuhku, tapi tidak bisa. Aku tidak berdaya."
"Kenapa aku begitu lemah? Harus seperti apa lagi agar aku kuat?"
"Tubuhku perlahan terasa dingin, sama seperti sebelum bertemu Papah."
"Papah?! Tolong aku, pah. Tolong aku."
"Papah tidak membuangku kan? Benarkan?"
"Tidak! Aku tidak akan sanggup jika itu terjadi, lebih baik aku mati saja daripada harus kehilangan lagi."
"Meskipun aku selalu takut melihat Papah, tapi aku sangat menyayangi Papahku. İa memberiku perasaan aman yang sudah lama hilang, ia bahkan mewujudkan impian besarku."
"Papah."
"Kenapa di saat aku kembali percaya pada harapan, kenyataan kembali menghancurkanku. Apa karena aku memiliki penyakit aneh lantas dunia mengutukku untuk tak bahagia?"
"Aku tidak akan berharap lagi agar memiliki keluarga yang utuh, aku hanya ingin Papahku. Aku sudah pernah kehilangan kedua orang tuaku, keluargaku, dan rumahku. Setidaknya kali ini biarkan aku memiliki Papahku."
"Aku berjanji tidak akan menyusahkan Papah. Aku akan berusaha keras agar membuat Papahku bangga karena memilikiku."
Ketika V sedang meratapi kesedihannya tiba-tiba terbesit sebuah ingatan di dalam pikirannya. İngatan yang berhasil diciptakan oleh Aldrich agar saraf perifer V membawa sinyal dari pusat kendali ke otot, kelenjar dan juga organnya yang lain.
Malam itu saat V sedang tidur bersama dengan Aldrich, V terbangun karena mimpi buruknya. İa tak berani kembali tidur karena takut mimpinya akan kembali datang. İa memilih menatap langit-langit kamar Papahnya sambil menunggu pagi.
"Kenapa kau tidak kembali tidur?" tanya Aldrich memecah keheningan.
"Aku ingin tidur, tapi mataku tidak bisa tidur." jawab V menatap wajah Aldrich sebab Aldrich sangat tak suka jika berbicara dengannya V tak memandang ke arahnya.
"Kau habis bermimpi buruk?"
__ADS_1
✌••••• BERSAMBUNG •••••✌
Catatan Penulis:
Sel Stem \= Sel yang belum berdiferenisasi dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel di dalam tubuh.
İnti Sel \= Organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.
DNA \= Bahan penyusun utama dari setiap organisme hidup dan DNA menyimpan informasi yang dibutuhkan sel untuk menyusun sintesis protein yang dibutuhkan sel untuk melakukan aktivitas dan berkembang. DNA juga yang menentukan sifat fisik organisme tersebut.
İnkubator \= Alat yang digunakan untuk memanaskan bayi yang lahir sebelum waktunya.
Embrio \= Sebuah eukariota diploid multisel dalam tahap paling awal dari perkembangan. Pengertian gampangnya hasil pembuahan sel telur pada permulaan menuju janin.
Sistem Endokrin \= Terdiri dari beberapa kelenjar yang mengeluarkan hormon ke dalam darah. Fungsi sistem ini menjaga homeostasis tubuh. Salah satu proses yang diatur oleh hormon yakni, metabolisme seluler, reproduksi, perkembangan seksual, homeostasis gula dan mineral, denyut jantung, dan pencernaan.
Sistem Limfatik \= Mencangkup kelenjar getah bening, saluran getah bening, dan pembuluh getah bening. Fungsi sistem ini membuat dan memindahkan getah bening dan cairan bening yang mengandung sel darah putih sekaligus membantu melawan infeksi di dalam tubuh.
__ADS_1