
Prakata Penulis:
"Hai para readers jangan lupa dukung Moros Ker Thanatos dengan cara like, koment, dan share ke temen-temen terdekat kalian agar Authornya rajin update. Terima kasih dan selamat membaca ð°"
â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢o0oâ¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢â¢
Lima bulan berlalu, V melanjutkan pelatihannya di pulau Black İron bersama dengan Aldrich dan Zac. Seluruh ilmu bela diri yang dimiliki oleh Aldrich dan Zac telah dikuasai oleh V, kecerdasan V dalam menangkap pemahaman baru begitu mencengangkan seakan tak ada pulau yang tak bisa ia jelajahi.
Beberapa minggu yang lalu V berhasil menamatkan pendidikannya yang setara dengan senior high school. İa bahkan mendapatkan tawaran untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Star Light tempat para jenius dari berbagai negeri berkumpul namun sayangnya V menolak tawaran itu.
Karena sudah tak perlu bersekolah V menghabiskan waktunya dengan belajar hal baru, ia sering berkunjung ke lab teknologi milik organisasi mempelajari tentang robotika khususnya biomekanik. V juga sering mengganggu Tom agar ia mau mengajarinya tentang pemograman sebab menurut laporan orang-orang di lab tak ada yang bisa menandingi kepintaran Tom dalam pemograman.
V begitu terobsesi untuk menjadi orang yang kuat, ia selalu berlatih siang dan malam demi membalaskan dendamnya. Untuk memberi dorongan semangat, Aldrich memperkenalkan V dengan orang-orang hebat dari Dark Shadow ataupun Light Ãclair yang merupakan anak didiknya. Yang diketahui oleh orang-orang, Aldrich hanya memiliki lima anak didik jenius diberbagai bidang namun sebenarnya lebih dari itu.
Zac adalah salah satu anak didik Aldrich yang diketahui oleh banyak orang. Nama Zac sendiri hanyalah sebuah sandi yang digunakan tatkala menjalankan misinya sebagai agen pembunuh bayaran. Laki-laki berusia 23 tahun ini memiliki nama asli Zayn Ewald. Zac memiliki kulit yang coklat eksotis dengan bentuk badan yang proposional. Wajahnya tampan, meski tidak setampan Aldrich. Rambutnya berwarna abu-abu dipotong pendek tanpa poni.
Tingkat lencananya memang Master Bintang Emas, namun sebenarnya tingkat kemampuannya telah mencapai Grand Master, hanya saja Zac tidak mau lagi mengikuti tes kenaikan tingkat karena mengingat perseteruannya dulu dengan Eduardo Stevenson.
Zac memegang keamanan wilayah barat, sekaligus menjadi Kapten keamanan keluarga Ãclair. Karena umur Zac yang masih begitu muda Aldrich memaksanya untuk melanjutkan sekolahnya di salah satu Universitas ternama di kota Mars. Aldrich tak pernah sudi jika orang kepercayaannya adalah orang bodoh, karena baginya kehebatan anak buah selalu mencerminkan siapa bosnya.
Sore menjelang malam, Aldrich Ãclair telah duduk di ujung meja berbentuk persegi panjang bersama dengan anak didiknya. Di sampingnya duduk V mengenakan pakaian kasual dengan pernak-pernik di rambutnya, sedangkan Zac berada di samping kirinya.
Tom berdiri di belakang Aldrich, ia memang terbiasa menjadi bayangan Aldrich sehingga memilih untuk berdiri daripada ikut duduk. İa terlihat begitu mempesona dan fashionable. Tom memiliki nama lengkap Thomas Wycliff berumur 25 tahun, ia yang mengurus bisnis senjata ilegal perusahaan Dark Shadow. Ia juga seorang hacker kelas kakap yang menjadi informan rahasia Dark Shadow.
__ADS_1
Seorang wanita di sebelah Zac mengenakan pakaian serba hitam. Rambutnya panjang bergelombang berwarna kuning. Ia tersenyum menatap ke arah V sebab menyadari sepasang mata V yang menatap ke arahnya. Namanya Candy Gaynor berumur 23 tahun dengan kode Alice. Seorang pembunuh profesional Master Bintang Emas. Ia seorang CTO (Chief Technology Officer) perusahaan Light Ãclair.
Wanita di atas meja itu tidak hanya Alice, masih ada satu wanita lagi dengan rambut pendek sebahu. Namanya Umaru Mio Hideko berumur 23 tahun dengan sandi UMR. Seorang pembunuh bayaran Bintang Emas yang memegang jabatan sabagai CFO (Chief Financial Officer) di perusahaan Light Ãclair.
Di sebelah V duduk laki-laki muda yang sibuk memakan permen lolinya. Namanya Luka Manfrad berumur 15 tahun, nama sandinya Evan. Ia seorang jenius dalam bidang IT, menjadi seorang informan khusus Dark Shadow. Ia yang mengembangkan program divisi game dan divisi telepon genggam perusahaan Light Ãclair. Ia juga yang mengatur keamanan server perusahaan bersama dengan Tom.
Aldrich Ãclair menatap jarum jam di tangannya, "Baiklah, kita mulai rapat kali ini tanpa RM. Seperti yang telah kita ketahui akhir-akhir ini marak bermunculan sindikat yang mengatas namakan Dark Shadow dalam melakukan tindak kriminal. Hingga nama Dark Shadow terekspos ke seluruh media masa. Aku telah melihat video yang terunggah di beberapa media sosial dan juga telah meminta kalian untuk menelusuri siapa mereka. Aku mempersilahkan kalian untuk membacakan hasil laporan masing-masing, silahkan." ujar Aldrich Ãclair membuka rapat. "Ah, tentu saja UMR di kecualikan. Ia sedang dibebas tugaskan." tambah Aldrich Ãclair.
"Master, mereka hanyalah organisasi kecil yang memeras dan mencuri sebagai penghasilan utama mereka mengatas namakan Dark Shadow hanyalah untuk membuat takut korban mereka." Evan bersuara terlebih dahulu. Semua mendengarkan.
"Master, aku telah mengumpulkan beberapa titik wilayah yang menjadi tempat mereka melakukan aksi. Kota Mars, Yupiter, dan Venus. Dari ketiga kota itu mereka hanya bermunculan di satu titik daerah, Mars di jalan Awan, Yupiter di jalan Bulan, dan Venus di jalan Meteor." jelas Tom sambil menampilkan blueprint 3D di atas meja.
"Seperti dugaan Master sebelumnya, mereka sindikat terpisah. Tidak memiliki hubungan antar wilayah. Sindikat yang berada di kota Mars menjadi pelopor dalam mengatas namakan Dark Shadow untuk memperlancar aksi mereka. Kemudian disusul dengan kota Yupiter dan Venus." tambah Alice.
"Baru-baru ini aku telah mendapatkan informasi, yang membenarkan mereka saling terhubung satu sama lain. Kota Mars menjadi pelopor tindakan ini, karena kita tidak melakukan tindak lanjut maka mereka membuat cabang di kota Yupiter dan Venus. Tindakan mereka di kepalai oleh satu orang bernama Joe Raymond. Ia dikenal sebagai gangster SMA Angkasa." tukas UMR tiba-tiba saat semua orang telah buntu dengan informasi sindikat tersebut. Tindakannya membuat semua orang menatapnya, namun bukan tatapan senang yang ia dapat.
Meskipun mereka tahu informasi UMR begitu krusial namun tidak bisa menghapus kesalahan yang telah dilakukan UMR. Melanggar perintah Aldrich sama saja dengan tindakan makar dan hukuman bagi mereka yang para pemberontak ialah kematian. Sebab kesetiaan mereka sudah tak lagi murni, akan ada pengkhianatan kedua atau ketiga yang akan mereka lakukan. Oleh karena itu kebanyakan para mafia memberlakukan hukum ini.
"Kau memata-matai mereka tanpa seizinku? Kau dibebas tugaskan dari misi ini, kenapa kau turun tangan tanpa perintahku?" tanya Aldrich Ãclair menatap tajam kearah UMR.
UMR segera bangkit dari duduknya menundukkan kepalanya, "Maafkan aku Master. Aku bersedia dihukum."
UMR menggigit bibirnya ia sebenarnya tidak sengaja mendapatkan informasi ini dari salah satu orang yang bergabung dengan sindikat tersebut. Saat menjalankan misinya UMR berkenalan dengan tangan kanan Joe Raymond, orang tersebut yang menawarkan dirinya untuk bergabung dengan mereka.
__ADS_1
Aldrich Ãclair berjalan kearahnya. Tatapannya masih menusuk, "Tegak!" teriak Aldrich. UMR menuruti perintah Aldrich. Satu pukulan melayang ke wajah UMR membuatnya tak sadarkan diri di lantai. Tak ada yang berani beranjak dari kursi mereka, semua diam tertunduk menatap bluepoin.
Aldrich Ãclair kembali duduk di kursinya, "Hancurkan sindikat ini dalam waktu satu malam!" perintahnya.
"Siap, laksanakan, Master." ucap mereka serentak.
"Sebelum menutup rapat, aku ingin memperkenalkan anggota baru Dark Shadow dan dia yang akan memimpin kalian menyerbu sindikat ini." ujar Aldrich Ãclair menatap kearah V, "Apa nama kodemu? Kau harus memiliki nama kode, agar tidak mencampur adukkan identitasmu yang satu dengan yang lainnya."
V diam sebentar berpikir nama apa yang cocok untuknya, "Moros Ker Thanatos! Nama kode ku Moros Ker Thanatos." balas V cepat penuh keyakinan.
Aldrich memegang kepalanya yang terasa sakit mendengar V menyebutkan nama sandinya yang begitu panjang. Belum sempat ia berkomentar, suara Zac sudah terdengar lebih dulu.
"Ck, nama sandi itu hanya terdiri dari satu kata. Kau itu manusia atau hewan? Masa hal sederhana begitu saja tidak paham."
"Aku bisa menjadi Moros, Ker ataupun Thanatos semua tergantung dari sikap orang lain padaku. Aku akan menjadi Moros sang malapetaka jika mereka berani menyinggungku. Aku akan menjadi dewa kematian jika mereka menjadi musuhku. Caraku mencabut nyawa juga tergantung dari seberapa besar dosa mereka padaku, aku bisa menjadi Thanatos yang memberi kematian dengan cara damai ataupun menjadi Ker yang mencabut nyawa dengan kejam." kesal V tak terima dengan cibiran Zac.
Belum sempat Zac menimpali perkataan V, Aldrich sudah lebih dulu berkata menengahi mereka. "Baiklah Moros, selamat bergabung di Dark Shadow. Bersumpahlah bahwa kau akan tetap menutup mulutmu jika masalah terjadi pada dirimu. Bersumpahlah bahwa kau akan menganggap Dark Shadow sebagai keluargamu. Bersumpahlah bahwa keluarga berada di atas segalanya dan bersumpahlah bahwa kau tidak akan menghianati keluargamu hingga akhir hayatmu."
"Aku bersumpah demi langit dan bumi bahwa aku akan menjaga kerahasiaan Dark Shadow, menjadikan saudara-saudaraku sebagai keluargaku, bersumpah bahwa keluarga di atas segalanya, bersumpah setia hingga akhir hayatku."
Bersama dengan sumpahnya V lebih membulatkan tekadnya bahwa ia akan membuat tunduk semua musuh-musuhnya, tak peduli seberapa kuat mereka ia pasti akan membuat mereka berada di bawah kakinya. Dendamnya pada mereka yang telah memporak-porandakan rumahnya dan merenggut nyawa saudara-saudaranya tidak akan pernah ia lupakan.
"Mata dibalas dengan mata, gigi dibalas dengan gigi, luka dibalas dengan luka dan nyawa dibalas dengan nyawa." batin V.
__ADS_1
ââ¢â¢â¢â¢â¢ BERSAMBUNG â¢â¢â¢â¢â¢â