
Seluruh anggota Dark Shadow menyambut V dengan begitu riang dan terpukau sebab tidak menyangka bahwa Nona Muda Éclair akan menjadi Nona Muda Dark Shadow. Malam itu seluruh keluarga Dark Shadow merayakan pengangkatan V sebagai anggota. Sebuah tradisi yang tidak akan pernah terlupakan dan akan terus dijalani turun temurun. Hal ini untuk memberi kesan pertama kepada anggota baru bahwa setiap anggota adalah saudara bagi anggota yang lainnya.
V kini memiliki dua identitas yang sama-sama harus disembunyikan. Hubungan di antara ke-duanya tidak boleh sampai terlihat. Terlalu berisiko jika V tetap menggunakan karakternya sebagai V Éclair. Pada perannya di dunia bawah tanah, V membunuh habis segala bentuk afeksi yang akan menjadi kelemahannya. Moros Ker Thanatos akan melakoni tokoh antagonis yang jatuh cinta pada kekerasan. Demi menyukseskan pentas drama ini, ia akan menjalankan perannya sesuai skenario.
Seusai pesta ia tidak langsung tidur, melainkan bersiap-siap untuk memimpin penyerangan di kota Yupiter. Meskipun penyerangan dipimpin oleh V namun ia sama sekali tak punya gambaran tentang penyerangan sehingga ia membiarkan Zac yang menyusunnya.
Di ruang rapat strategi Zac memperkenalkan V pada dua orang Kapten yang masing-masing memimpin 15 orang Armee di bawahnya, Kapten Sky dan Kapten Yin. Dalam penyerangan malam ini V akan membawa satu peleton Armee di bawah bendera kepemimpinannya. Dari lima anak didik Aldrich yang mengikuti rapat hanya Zac yang akan pergi membantu V menyelesaikan misi pertamanya. Sedangkan Aldrich ia bersama dengan Tom telah meninggalkan Black İron pulang ke kota Yupiter.
Usai rapat strategi, UMR membantunya mengubah penampilannya. UMR memberikan V obat sintesis yang dapat mengubah warna mata dan rambutnya. Meski begitu obat itu tidak bisa mengubah warna rambut dan mata V secara permanen ia hanya bekerja selama tiga jam. V menolaknya ia sedikit trauma dengan hasil penemuan ilmuwan saintis setelah kejadian di lab lima bulan yang lalu.
V mengenakan kaos lengan pendek berwarna hitam dengan celana bermuda di atas lutut. Agar tubuhnya tidak terekspos secara sempurna, ia mengenakan jubah hitam dengan tudung di kepalanya. Ia sedikit terganggu dengan penampilannya saat ini sebab ia terlihat seperti remaja berusia tujuh belas tahun dengan lekuk tubuh yang begitu menggoda. İa lebih terbiasa dengan tubuhnya yang rata daripada yang berisi.
Sudah dua puluh tiga kali ia mencocokkan pakaian yang sesuai seleranya, namun tidak ada yang sesuai. Ketika ia ingin mencoba baju yang ke dua puluh empat, kamarnya di ketuk tiga kali dari luar menandakan bahwa lima menit lagi mereka akan berangkat.
"Aishh!" keluh V mengacak-acak rambutnya frustasi.
Ia menyambar sisir di atas meja rias, menguncir kuda rambut panjangnya. Tangannya lihai memasang dua anting panjang berbentuk sebuah pedang berwarna silver dipadukan dengan warna hitam. Jika dilihat dengan teliti di anting itu terukir sebuah tulisan "Dark Shadow". Anting itu juga memiliki sistem perubah suara yang dapat di sesuaikan secara otomatis. Ia memakai sepatu sneakersnya, karena menurutnya sepatu ini lebih nyaman dan fleksibel dalam bergerak.
"Nona Muda, ini saatnya berangkat." Suara Alice terdengar dari luar mengingatkan.
Sebelum pergi V menatap dirinya lamat-lamat di depan cermin. Ia perhatikan lekuk wajahnya yang beberapa menit lagi akan membelah diri seperti amoeba. Ia meyakinkan dirinya sekali lagi bahwa apa yang ia pilih, adalah hal terbaik yang bisa ia lakukan.
•✌•✌•✌•
Pukul dini hari pagi di jalan Bulan. Sebuah bangunan tua tak berpenghuni dicurigai sebagai markas mereka bersembunyi. Langit begitu indah dengan pesona bintang yang berkilauan bagaikan intan berlian. Rembulan tak berani tampak, pesona bintang membuatnya tak percaya diri. Meski begitu pesona bintang tidak membuat gentar Dark Shadow untuk menunjukkan taringnya. Mereka telah mengepung rumah tua itu. Semua pasukan telah siap di posisi masing-masing.
Ketika malam hari lampu pelataran rumah memang sengaja dipadamkan untuk menutupi aktifitas mereka. Rumah tua yang terisolasi dari wilayah perumahan memang menjadi tempat yang cocok bagi markas rahasia sindikat kejahatan. Tim Alfa telah berhasil menerobos pagar, mengalahkan para penjaga gerbang dengan senyap. Menyelinap memasuki pekarangan dengan mengendap-endap. Mereka menghajar habis para penjaga di pekarangan tanpa menimbulkan satu suarapun. Pintu raksasa masih tertutup rapat. Suara musik dapat terdengar dari dalam, tampaknya mereka sedang melakukan sebuah pesta.
Kapten Sky telah melaporkan jalur depan dan belakang telah diamankan. Kini giliran tim Bravo menyusup melalui pintu belakang gedung. Untuk mengecoh lawan, Zac menjadikan tim Bravo sebagai umpan agar mereka berkumpul di jalur belakang. Kemudian menekan mereka dengan kekuatan tim Charlie dari depan.
Baku hantam terjadi di seluruh penjuru bangunan tua itu. Mereka hanyalah sekumpulan preman yang menjadikan pemerasan dan pencurian sebagai mata pencarian. Berbeda dengan Dark Shadow yang telah menguasai pasar ilegal dengan bisnis pembuatan senjata api, dan jasa pembunuh bayarannya. Kekuasaannya telah berhasil menundukkan dunia mafia di benua Eropa.
Meskipun jumlah mereka lebih banyak namun dalam hitungan menit Dark Shadow berhasil mendominasi pertarungan. Mereka bertarung menggunakan tangan mereka walaupun satu peleton pasukan Dark Shadow bersenjata api, mereka tidak sepengecut itu bertarung melawan musuh yang tanpa senjata api.
Sindikat tersebut tak pernah menyangka bahwa pesta perayaan mereka malam itu akan menjadi pesta penuh darah. Mereka baru menyadari diri mereka telah disergap sesaat setelah V menerobos masuk ke aula besar mereka. Melihat V dengan senjata shootgun di tangannya membuat mereka terkejut sekaligus bingung dengan identitasnya.
V memerintahkan pasukan yang dibawanya untuk menyerang lebih dulu sebab pengaruh alkohol pada beberapa anggota sindikat menguntungkan bagi mereka. Pertarungan tangan kosong terjadi di aula rumah tua tersebut. V menerobos kerumunan orang yang menghalanginya mencari Joe Raymond.
V menghajar mereka tanpa tanggung-tanggung, meskipun dikepung oleh tiga orang V tidak gentar sedikitpun. İa terus menghindari setiap serangan yang datang dari berbagai sisi meskipun mereka bertiga membuat V dalam posisi bertahan namun tak sekalipun V mengangkat senjata apinya.
Dari pertukaran puluhan jurus, V telah berhasil melumpuhkan dua orang lawannya kini sisa satu orang lagi. Lawan terakhirnya memiliki badan yang besar dua kali lipat dari badan V. Andai V tidak mewarisi DNA buatan, mungkin saat ini ia yang lebih dulu terkapar di lantai bukan musuh-musuhnya. V dan laki-laki itu sama-sama memberi jarak untuk mengatur ulang nafas mereka masing-masing.
Di tengah jeda itu terdengar suara tembakan yang memekakkan telinga membuat anggota sindikat menoleh ke sumber suara. V tak perlu menoleh mencari asal sumber suara sebab ia tahu tembakan itu bukan berasal dari pasukannya. Seluruh senjata mereka sudah dilengkapi dengan peredam sehingga tidak akan menimbulkan suara.
"Gunakan senjata kalian jika mereka mengangkat senjatanya." ucap V pada earpiecenya menjawab pertanyaan Kapten Sky dan Kapten Yin.
V kembali melanjutkan pertarungannya yang sempat tertunda, ia tak lagi menunda-nunda seperti sebelumnya. İa menggunakan semua jurus mematikannya untuk menghadapi laki-laki di hadapannya. Lawan terakhir V cukup tangguh meski dihajar berkali-kali hingga terjatuh ia masih terus bangkit membuat V kerepotan melawannya.
Pukulan demi pukulan dilayangkan ke arah lawan masing-masing, V tak segan-segan menggunakan ujung senjatanya untuk memukul lawannya. Pukulannya membuat luka di kepala laki-laki tersebut, dengan satu tendangan lelaki itu rubuh ke lantai.
__ADS_1
V berjalan mencari musuh selanjutnya namun tak menemukan lawan yang sedang senggang. İa terus menyusuri setiap sisi rumah tua itu sambil mengamati alur petarungan pasukannya. Saat sedang ingin duduk di sebuah sofa besar, V melihat sekelompok orang yang ingin pergi melarikan diri melalui jalan rahasia.
V berjalan santai sambil menembaki kaki mereka satu persatu. Hanya tersisa satu orang yang berhasil menghindari peluru panasnya, orang yang sempat ia cari-cari. Joe Raymond.
Joe Raymond bertarung melawan V secara individu. Setengah kesadarannya masih di bawah pengaruh alkohol sehingga saat melihat seorang gadis cantik datang menghampirinya membuat Joe begitu tergoda. İa bahkan berencana untuk menjadikan V sebagai mainan barunya karena ia yakin tubuh V akan memuaskannya.
Mereka saling bertukar puluhan jurus, Joe tak ingin melukai tubuh V secara fatal apalagi membunuhnya sehingga ia memilih serangan yang hanya dapat mengunci lawannya. Pilihan Joe ini membuat V lebih unggul daripadanya. Andaikan Joe tak pernah ragu dalam serangannya, mengingat teknik dan pengalamannya dalam bertarung lebih banyak daripada V ia tak akan mungkin tersudut oleh V bahkan akan sangat mudah mengalahkan V hanya dengan beberapa jurus mematikannya.
Joe Raymond membuang ludahnya setelah sebuah tendangan berhasil menyentuh pipinya, "Siapa kau? Aku tak pernah mendengar tentangmu." tanyanya penasaran.
"Sampah sepertimu tidak pantas mengetahui siapa aku. Tapi kau hanya perlu meyakini bahwa aku adalah dewa kematian yang akan mencabut nyawamu malam ini." jawab V begitu dingin.
"Kau tidak pantas menjadi dewa kematianku bagaimana jika kau menjadi dewa bercintaku?" tanya Joe dengan wajah binalnya.
"Cinta? Aku saja tidak menyukaimu bagaimana bisa aku mencintaimu." jawab V datar yang malah membuat Joe tertawa terbahak-bahak mendengarnya.
Pernyataan V membuat hasratnya semakin membesar, ia ingin segera membawa V ke atas ranjangnya. Selama ini ia belum pernah menjadi orang pertama yang melepas segel, jadi ia begitu memimpikan masa-masa itu.
✌••••• BERSAMBUNG •••••✌
Catatan Penulis:
Afeksi \= Rasa kasih sayang.
Blueprint \= Menurut kamus Oxford, "detailed description of plan" atau bahasa İndonesianya, deskripsi (penggambaran) yang mendetail mengenai suatu rencana. Biasanya para arsitek pake ini buat bikin sketsa bangunan.
Moros Ker Thanatos \= Dewa Yunani Kuno. Moros; Dewa Malapetaka atau Dewa Pencabut Nyawa, Ker; Dewa Kematian yang mencabut nyawa dengan begitu kejam, Thanatos; Dewa Kematian yang mencabut nyawa dengan damai.
Alfa, Beta, Charli \= İtu bagian dari sandi internasional. Alfa itu untuk A, Beta itu untuk B dan Charli itu untuk C.
__ADS_1
Eksotis \= Memiliki daya tarik khas karena belum banyak dikenal umum.
Pemrograman \= Proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer.
CTO (Chief Technology Officer) \= Orang yang bertanggung jawab dalam penelitian dan pengembangan serta perencanaan produk dan teknologi. Gak semua perusahaan itu punya jabatan kaya gini, biasanya cuma perusahaan teknologi aja yang punya.
CFO (Chief Finance Officer) \= Orang yang bertanggung jawab masalah keuangan perusahaan. Gampangnya bendahara perusahaan.
Robotika \= İlmu yang mempelajari tentang mesin robot.
Biomekanik \= Arti sebenarnya itu ilmu tentang gerakan pada manusia. Cuma biomekanik di sini itu bukan mempelajari tentang manusia. Kaya misalnya kuliah fakultasnya robotika jurusannya biomekanik gitu atau kaya misalnya organisasi A divisinya relasi dan komunikasi.
Melakoni \= Menjalani.
Joe Raymond \= Pelindung yang baik.
__ADS_1