Move On Jalur Langit

Move On Jalur Langit
17.


__ADS_3

..."Gelap tidak harus takut, sepi tidak terasa sepi, dan tenang tidak harus sendiri"...


...@kak_py...



Bruk


Bruk


"aw uh" keluh Haura seketika



"duh" racau seseorang



Sedangkan Yoana ikut terkejut, sampai melupakan bahwa iya kebelet. Yoana diam dan melihat seksama dia orang yang bertabrakan itu.



"maaf, maaf, saya gak sengaja karena buru-buru" ucap seseorang itu



"iya kak gapapa, saya jug minta maaf karena gak lihat jalan" balas Haura



"yaudah saya lanjut dulu yah, sekali lagi maaf" sambung orang itu



"iya kak saya juga" angguk Haura



"wah kakak itu keren banget Ra" ucap Yoana ketika melihat orang itu berlalu



"ihhh dasar gatel deh, udah yuk buruan, udah di ujung nih" lanjut Haura



Mereka berdua pun sampai di toilet dan menuntaskan apa yang seharusnya. Setelah itu mereka kembali berkumpul dengan para peserta lain. Karena sebentar lagi adalah acara pembukaan dan besok baru kegiatan perlombaan.



Haura dan Yoana terpilih menjadi salah siswa yang di utus sekolahnya untuk mengikuti perlombaan Nasional ini. Dan mereka sekarang sedang duduk di barisan kelompok siswa dari Aceh. Dari awal keberangkatan pun siswa yang satu kabupaten pergi bersama sampai ke tempat tujuan, hingga pulang nanti. Hotel mereka pun sama dan selama disini pun mereka akan terus bersama dalam semua kegiatannya.



Haura pun mengedarkan pandangan nya, melihat suasana dalam ruangan itu. Sampai matanya tertuju pada satu sosok yang duduk tepat di depan Haura tidak asing. Haura mencoba mengingat kembali, sebab iya seperti pernah bertemu dengan orang tersebut.



"heum kaya pernah lihat, tapi di mana yah" batin Haura



Haura masih terus memperhatikan orang tersebut. Dan ingatannya kembali pada saat tadi ketika menuju toilet. Orang yg Haura pikir tidak asing itu adalah yang ia tabrak tadi.


__ADS_1


"Ohh itukan kakak yang tadi aku tabrak, benar kata Yoana, dia keren" batin Haura lagi



Haura malah melamun mengagumi orang itu. Sampai iya terkaget karena Yoana menepuk pundaknya



"Ra, Ra, Ra" sapa Yoana menepuk pundak Haura yang terpaku



"eh, iya Yon kenapa?" tanya nya



"ihh kamu nih malah melamun, tar kesurupan loh. Itu lihat deh tariannya bagus banget" ucap Yoana



"iya bagus, aku tuh bukan melamun, tapi coba lihat deh kakak yang duduk depan aku nih, itu yang tadi aku tabrak pas mau ke toilet kan?" bisik Haura pada Yoana



"eh iya bener, ihhhh kakak itu kenpa ganteng banget ih, buat aku terpanah" balas Yoana kagum



"suts, kamu jangan berisik tar kakak itu denger" bisik Haura kesel pada Yoana yang malah berisik



"ihh biarin aja,aku kan jujur" kesel Yoana bodo amat




"itukan cewe yang tapi aku tabrak, jadi dia dari Aceh dan satu kabupaten sama aku juga" batin orang itu seraya melihat lambang sekolah Haura yang tertempel di seragam yang ia pakai



Haura dan Yoana hanya tersenyum malu pada orang itu, karena merasa tertangkap basah. Sudah membicarakan orang itu diam-diamdi belakangnya. Merkipun mereka tidak ngomong yang aneh-aneh, tapi tetap saja image mereka sebagai cewe cool seketika punah.



Iya itu tadi memang benar orang yang di tabrak Haura, ia adalah seorang laki-laki keren dengan wajah tenang namun berkarisma, hitam manis dan Sangat terlihat bahwa laki-laki itu sering berolahraga. Karena sudah dapat di simpulkan dari tubuhnya yang tegab dnan terjaga. Dan kelihatannya ia juga adalah jenis cowo yang pembersih dan rapi, serta wangi.



Akhirnya acara hari itu selesai juga. Semua peserta sudah di perbolehkan kembali ke penginapan untuk beristirahat. Karena, malam akan ada acara makan bersama dan perkenalan antar peserta yang mengikuti lomba.



Haura serta Yoana telah sampai di penginapan dan langsung merebahkan diri karena begitu lelah seharian hanya duduk. Pinggang mereka sudah seperti lansia saja yang mudah encok. Dan sangat mudah mengantuk seperti bayi.Tanpa mandi terlebih dulu kedua siswa cantik itu sudah tertidur pulas di atas kasur empuk penginapan.



"Yon, Yon, Yoana bangun" ucap Haura menggoyang-goyangkan tubuh Yoana pelan



"eukh, Ura, kenapa sih, Akutuh ngantuk banget" ucap Yoana masih menutup matanya


__ADS_1


"iihkkk, ini udah magrib tau, kamu gak sholat Hem. Bentar lagi kan ada cara makan bersama loh,gak inget?" ucap Haura lagi



"uhhhh, iya aku lupa" balas Yoana bangun dan meregangkan otot-otot nya agar tidak kembali tertidur.



Mereka pun mandi dan bersiap-siap sholat. Setelahnya mereka bergegas untuk bersiap keacara makan bersama yang sudah di atur dalam schedule acara selama kegiatan.



Acara makan bersama pun berakhir dengan khidmat dan lancar. Dan di lanjutkan dengan sering-sering dan perkenalan satu sama lain antar peserta agar lebih akrab dan lebih dekat untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman agar betah dan lebih bersemangat untuk beberapa hari kedepan selama menjalani kegiatan. Dalam kegiatan itu pun Haura dan Yoana kembali bertemu dengan laki-laki yang bertemu dengan mereka hari ini.



"Hai, kalian yang tadi kan, masih ingat" sapa orang itu



"eh iya, Hay juga" jawab Haura dan Yoana bersamaan, kaget karena tiba-tiba ada yang berdiri di hadapan mereka



"kenalin aku Jaka" ucapnya seraya mengulurkan tangan



"Haura, panggil Ura aja" balas Haura menyambut uluran tangan orang itu



"Yoana, terserah mau manggil apa, sayang juga boleh, he he hee" timpal Yoana sambil bercanda



Haura hanya menggeleng melihat tingkah Yoana yang memang suka bersenda, dan orang itu yang bernama Jaka pun hanya tertawa melihat tingkahnya.



"kalian dari Aceh dan kita satu kabupaten juga kan. Soalnya aku lihat dari seragam kalian tadi siang" ucap Jaka



"Iya, kakak juga iya?"tanya Haura yang sebenarnya udah tau, cuma pura-pura gak tau karna bingung mau nanya apa



'iya sama kok, padahal kita kesini berangkatnya bareng, tapi kok gak jumpa yah sebelumnya?' tanya Jaka yang kebingungan



"mungkin karena rame, dan lagi pula cewe cowo kan duduknya di pisah" timpal Yoana



"iya tu bener kata Yoana" sambung Haura



"mungkin sih bisa jadi" jawab Jaka



Meraka bertiga pun berbincang di sertai candaan. Dan bergabung bersama peserta lain. Bertukar nomer telepon dan berbagi pengalaman serta bercerita banyak hal menyenangkan yang membuat lupa waktu karena terbawa suasana. Beberapa hari kedepan pasti akan jauh lebih menyenangkan karena sudah saling mengenal satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2