
..." mencintai adalah hak setiap insan, dan memiliki adalah pilihan yg tak bertuan. Harapan adalah impian dari adanya angan, dan kecewa selalu datang Tampa undangan "...
...@kak_py...
Ke esokan nya Haura dan dua sahabat nya telat bangun, padahal mereka tidur nya lebih cepat dari biasanya, tapi bisa kesiangan, dan parah nya lagi hari ini mereka masuk mata kuliah pak Hendro Siswanto, dosen paling killer dan paling pelit nilai sefakultas.
"Silvia, Tiara bangun, oy bangun kita masuk MK pak Hendro, woy bangun, klen pada mau gak dapet nilai apa" teriak Haura panik sambil membangunkan kedua sahabat nya yang kebo itu, tidur udah kaya orang mati
"Astagfirullah kampret, kesiangan, matilah awak" ucap Silvia terbangun yang lebih panik dari Haura
"anjir lah, pake acara kesingan segala, padahal tadi lagi mimpi indah, kenapa malah muncul pak Hendro sih" ujar Tiara kesal sekaligus panik
Mereka bertiga pun langsung bergegas siap-siap tanpa ritual mandi dan sarapan dan hanya cuci muka, mengganti baju dan langsung mengambil tas dan yang diperlukan untuk kuliah kemudian pergi ke kampus dengan buru-buru
Sesampai di kelas untung nya pak Hendro belum ada di ruangan, mereka bertiga duduk dan menarik nafas dalam-dalam. Karena, sekarang mereka di ruangan yg ada di lantai empat, dan untuk sampai ruangan mereka harus naik tangga karena lift nya penuh dan mengantri, mereka terpaksa berlari menaiki tangga pagi-pagi. Yah bisa dirasakan lah, bagaimna nafas dan jantung mereka tidak beraturan.
"hay teman-teman semua hari ini pak Hendro tidak masuk, karena sedang ada perjalanan dinas ke luar kota, jadi hari ini kita cuma dikasih tugas yang akan di kirim bapak di group dan di kumpul kan pertemuan berikut nya" ucap komting yang tiba-tiba memasuki ruangan dengan menjelaskan amanah dari dosen tersayang mereka
"wih asik Alhamdulillah" ucap serempak mahasiswa/ i yang ada di ruangan itu mengucap syukur bahagia yang kemudian berhambur keluar ruangan
"ha what?" ucap spontan Haura kaget kebingungan dengan apa yang sedang terjadi
"omg gila emng nih dosen, gada otak nya, udah capek-capek Dateng kesini buru-buru, akhhhh" teriak Silvia dengan berapi-api dan mengeluarkan semua amukan nya
"Ajrit lah pak Hendro, udah ga mandi, lari-larian di tangga, ga sarapan, dan dia malah gak masuk, kenapa gak ngabari dari semalem sih" cerocos Tiara yang sangat kesal dengan yang sedang terjadi
"apakah ini mimpi, oyy Coba tepuk aku hay" ucap Haura pada sahabat nya sambil menepuk-nepuk pipinya
"bukan, ini bukan mimpi, ini adalah kesialan yang nyata" jawab Tiara penuh kekesalan
__ADS_1
"yaudalah ayok kekantin aja, laper bnget aku, yg ada makin kesal lama-lama dirungan ini" tutur Silvia mengajak kedua sahabat nya
"iya mending kita makan, udah cukup banyak terkuras tenaga aku" timpal Haura yang juga lapar
"hayyuk" ajak Tiara yang mulai melupakan amarahnya karena membayang kan makanan yang ada di kantin
Kini ke 3 ganis cantik itu makan dengan Hidmat, hari ini mereka cukup sial, usaha mereka tidak membuahkan hasil dan sia-sia. Sang dosen yang selalu mengabari di hari H, dan tetap memberi tugas yang tiada batas. Sangat tidak dapat melihat muridnya tenang walau sesaat, dan selalu mengambil keputusan sesuka hatinya.
Haura, Silvia dan Tiara masih mengungkapkan kekesalan. Mereka satu sama lain. Bagaimana tidak, mereka sudah bersusah payah agar tidak telat dan terkena hukuman, namun justru di beri kejutan yang luar biasa di luar ekspetasi. Bahkan mereka tidak memperhatikan penampilan dan apa yang mereka pakai agar dapat cepat sampai di kelas dengan tepat waktu.
Siang nya setelah ke kantin, ketiga gadis unik itu ke perpus mencari bahan untuk tugas baru yang diberikan oleh pak Hendro, sang dosen killer yg menyebalkan. Karena, sudah mendapatkan apa yg mereka cari, akhirnya pulang adalah pilihan terakhir, mungkin hari ini tiga sekawan itu sedang tidak beruntung.
Drettt...
Drettt...
Drettt...
"waalaikumsalam, adek cantiknya abang" ucap si penelepon menjawab salam, yang ternyata adalah Dika
Yah setelah sampai di kosan, Haura dan sahabatnya langsung beristirahat merebahkan diri di kasur sampai ketiduran, dan tiba-tiba Haura terbangun karena getaran tanda panggilan dari hp nya
"heum kenpa nih abg ku?" tanya Haura
"ihh emngnya kalau nelpon harus kenapa-napa dulu gitu" jawab Dika
"yah engga sih, tapi kan pasti ada yg mau di sampein gitu, gak mungkin gabut doang kan?" balas Haura kesal namun manja
"abang cuma mau ngajak Ura nongrong aja tar sore, mau?" lanjut Dika menanyakan ajakannya
__ADS_1
"ihhh mau lah, masa engga, jam berapa?" jawab Haura antusias
"siap ashar gtulah, nanti biar abg jemput ke kosan Ura" balas Dika lagi memberi pernyataan
"iya boleh, nanti Ura serlok, pasti belom Taukan dimna Ura tinggal" ucap Haura lagi mengiyakan
"iya ok deh, lanjut bobo nya, suaranya masih serak gitu" timpal Dika lagi
"ehhh kok tau sih, heee" balas Haura cengengesan merasa malu
"ihhh hafal banget abg sama kelakuan adek kesayangan abg ini" balas Dika lagi yang memang sudah tau tabiat dan kebiasaan Haura
"okelah pa bos, Ura yg cantik ini mau bobo manja lagi" ucap Haura nyeleneh manja
"iya Ura yg cantik tiada Tara ini" timpal Dika tersenyum sambil geleng di seberang sana yang tentunya tidak dapat dilihat oleh Haura
"Assalamu'alaikum" ucap Haura memberi salam mengakhiri panggilan
"Waalaikumsalam" jawab Dika membalas salam kemudian mengakhiri panggilan juga
Sore nya Haura sudah bersiap-siap menunggu jemputan Dika, ia sudah pamitan dengan para sahabat rusuh nya. Dan sebelum nya Haura juga sudah mengirimkan lokasi nya dimana ke Dika. Tapi Dika belum kelihatan batang hidungnya. Namun beberapa saat kemudian terdengar suara klakson motor di depan kosannya. Haura langsung bergegas keluar untuk melihat, yang dia kira itu Dika. Tapi ternyata bukan Dika, namun lelaki yang di RS dan yang di mintai tolong oleh Dika mengantar nya ke kos.Haura terkejut sekaligus bingung, tadi katanya Dika yang jemput dan udah otw, tapi kok sekarang laki-laki ini yang ada di depannya sekarang.
"maaf kamu kok ada disini, mau cari siapa" sapa Haura pada lelaki itu
"jemput kamu lah, siapa lagi" jawab lelaki itu
"loh bukan nya bg Dika yang jemput yah?" tanya Haura bingung
"iya tadinya sih bg Dika, cuma tadi lagi ada urusan bentar, jadi dia nyuruh aku jemput, biar gak nunggu lama" ucap orang itu menjelaskan
__ADS_1