
setelah itu pak Andi dan Cantik.
hari terus berlalu dan waktu awal berangkat sekolah tiba, Cantik sudah berganti pakaian putih abu-abu dengan hijab yang berwarna putih.
Ia sudah bersiap dan segera turun ke bawah untuk sarapan di sana sudah ada ayahnya yang sedang sarapan dan ayahnya sudah berpakaian rapi memakai jas berwarna hitam dan dasi berwarna biru.
pak Andi yang melihat putrinya turun ia memanggilnya
"Cantik sini sarapan dulu nanti kamu, ngga kelaparan saat di sekolah" ucap pak Andi yang sedang mengolesi roti tawar dengan selai coklat.
setelah itu mereka sarapan, setelah selesai Cantik di antar berangkat oleh ayahnya, sekalian ia berangkat kerja.
sesampainya di sekolah Cantik bertanya kepada salah satu kakak kelas.
"Kak ma'af mau tanya kelas X IPS di mana" ucap Cantik kepada seorang perempuan dengan tinggi 165 cm dan paras wajah cantik dan warna kulit kuning langsat.
seorang perempuan yang berwarna kulit kuning langsat ia menoleh seorang perempuan lebih muda satu tahun darinya dengan paras sangat cantik dan menawan dengan bola mata yang indah dan berhijab putih menambah nilai untuk penampilannya.
"ooh ya ma'af aku terbengong, kelas X IPS ada di lantai 2 pertama di sana langsung menemui kelas pertama di situlah letaknya"
ucap kakak kelas tersebut.
setelahnya Cantik melanjutkan jalan ia menaiki tangga, di jalan ia melihat sepasang mata yang selalu mengarah padanya ada yang seperti terpesona dan ada yang tidak suka.
sesampainya di kelas X IPS ia di sambut banyak orang di dalamnya rata-rata mereka berpenampilan rapi dan menarik, Cantik yang pertama kali datang ia sebenarnya gugup tapi ia berusaha untuk biasa saja.
di sana Cantik langsung mengambil duduk di sebelah pojok kanan.
setelah Cantik duduk tak lama ada seorang yang ikut duduk di sampingnya.
"Hai boleh kenalan ngga" ucap seorang yang menghampiri Cantik yang bernama Sani, ia adalah anak dari seorang pengusaha batu bara, ayahnya adalah seorang pengusaha batu di kota Santar. ia selalu di turuti apapun yang ia inginkan.
Cantik yang melihat seorang yang sebaya dengannya menyodorkan tangannya ia membalasnya
"Iya boleh nama saya Cantik" ucap Cantik dengan tersenyum.
dan tak lama seorang laki-laki yang berumur 17 tahun masuk ke kelas yang tak lain adalah kakak kelas
"untuk murid baru di harap berkumpul di halaman kelas" ucap kakak kelas.
setelah itu Sani dan Cantik mereka pergi bersama dahulu di ikuti oleh para teman temannya.
Cantik sudah akrab dengan Sani karena kepribadiannya yang berbeda dengan anak orang kaya yang pada umumnya mereka selalu merasa harus di banggakan.
setelah sampai di sana para siswa baru berbaris rapi yang di pimpin oleh kakak kelas.
setelah itu datang seorang paruh baya yang berumur 40 tahun berjalan le depan para siswa.
Ia adalah kepala Sekolah SMA 1 KULTUR yang bernama Pak Fandi, beliau menyampaikan beberapa tentang sekolah dan menyampaikan selamat datang di SMA 1 KULTUR semoga ke depannya para siswa bisa menjunjung sekolah.
setelah itu pak Fandi meninggalkan halaman sekolah dan komando di ambil alih oleh kakak kelas.
"halo para adik-adik kami selalu dari pengurus OSIS akan merekrut para murid baru untuk menjadi anggota OSIS" ucap ketua Osis yang bernama Alex.
setelah itu para siswa baru ricuh karena mereka ingin masuk ke OSIS karena jarang sekali ada yang seperti ini apalagi ada di sekolah favorit.
__ADS_1
setelah itu para kakak kelas langsung melihat para siswa baru dan ada yang menarik mereka seorang siswi dengan paras yang cantik dan menawan, siapapun yang melihatnya akan terpana.
apalagi ia memakai hijab yang seiras dengan bajunya menambah kecantikannya dan bola matanya yang indah serta bulu matanya yang panjang.
salah satu anggota OSIS yang perempuan langsung menghampiri Cantik dan Sani yang sedang berdiri di sudut kanan.
ia langsung menarik lengan Cantik dan di bawanya ke depan para siswa baru.
Cantik yang tahu ia akan di bawa depan ia sangat gugup sampai wajahnya agak merah.
"para adik-adik bagaimana kalau teman kalian ini yang nantinya akan menjadi anggota OSIS dan nantinya ia menjadi kandidat ketua OSIS"
ucap anggota OSIS yang perempuan bernama kak Anisa.
mereka awalnya terpana dengan kecantikannya Cantik karena tidak ada yang bisa menyaingi walaupun ia sangat Cantik, ia seperti seorang bidadari dan para lelaki juga banyak yang tertegun sambil menelan ludah karena terkejutnya mereka.
ada juga yang merasa tidak senang karena di sangi
"paling iya anak orang miskin" ucap salah satu siswa perempuan baru yang berada di sudut utara.
dan para lelaki kebanyakan memujinya
"benar-benar bidadari bos, kamu mau ngga dapatin dia" ucap kakak kelas yang menjadi anggota OSIS.
setelah itu para siswa setuju jika Cantik menjadi anggota sekaligus nantinya menjadi kandidat ketua OSIS, setelah itu pemilihan para anggota OSIS terus berlanjut hingga terpilih 11 anggota OSIS baru, karena banyak yang sudah kelas 12 menjadikan mereka keluar dari OSIS.
setelah pemilihan itu ketua OSIS membubarkan barisan dan semuanya kembali ke kelas kecuali yang terpilih menjadi anggota OSIS.
Hari demi hari berlalu sekarang Cantik sudah mulai di aktif organisasi tak lupa juga dengan sekolahnya.
para guru juga banyak mengetahui tentang Cantik. selain yang suka dengan Cantik ada juga merasa benci terhadap Cantik.
di hari senin, para pengurus dan anggota OSIS sedang berada di ruangan.
"kepada teman-teman ma'af mengganggu waktu kalian tetapi kita akan mendiskusikan tentang kegiatan perkemahan" ucap Alex sang ketua OSIS sambil memandangi semua orang kecuali Cantik ia merasa tidak bisa dan berdegup kencang jantungnya ketika melihatnya, ia berusaha mengendalikan supaya tidak terbawa suasana.
"tidak apa Alex, apa yang akan diskusikan tentang Perkemahan" ucap Dewi selaku sekretaris Osis ia yang mengatur tentang dana juga harus mengetahui perencanaan kegiatan karena ia yang mencatat dan bertanggung jawab atas hal yang di rencanakan.
"nantinya kita akan melakukan perkemahan, aku ingin usul dari kalian semua dan rekomendasi tempat yang tepat" ucap Alex.
setelah itu mereka mulai berdiskusi agak lama dan akhirnya seorang bersuara
"menurutku bagaimana kita kalau berkemah di desa Canlang di sana ada banyak pemandangan yang indah di sertai cocok untuk acara kita" ucap Intan salah satu anggota Osis.
Alex langsung melihat ke arah semua anggota Osis dan mereka menyetujuinya.
setelah itu mereka membuat kegiatan acara sampai waktu yang di tentukan.
bagian dalam koordinator kegiatan di ambil oleh Rama selaku seksi keamanan untuk membuat kegiatan berjalan lancar dan penanggung tempat acara di serahkan kepada Dewi.
setelah itu para anggota di beri tugasnya masing-masing, Cantik mendapatkan tugas untuk membuat sebuah pertanyaan di waktu acara api unggun.
setelah itu mereka bubar, Cantik akan kembali ke kelasnya sebelum itu Alex menghampirinya "hai Cantik mau balik ya" ucap Alex
Cantik yang mengetahui maksud Alex ia hanya berkata seperti layaknya adik kelas
__ADS_1
"Ia ini kak saya mau ke kelas" ucap Cantik dengan lugu.
Cantik tahu bahwa Alex itu bukanlah orang yang begitu dapat di percaya ia mungkin hanya ingin dekat dengan dirinya karena ingin nantinya menyombongkan dirinya pada teman temannya.
"kalau mau aku anterin ke kelas" ucap Alex sambil mau memegang tangannya Cantik.
Cantik yang melihat tangan Alex mau meraih tangannya ia segera mundur beberapa langkah
"ma'af kak aku bisa sendiri" ucap Cantik dan langsung pergi meninggalkan Alex yang berada di ruangan untuk pertemuan Osis.
Alex yang melihat itu geram "Cantik apakah kau pernah menyangka kabur dari diriku" ucap Alex dengan tatapan yang tajam, ia akan berusaha untuk mendapatkan Cantik apapun caranya.
waktu acara perkemahan adalah 2 minggu lagi karena keadaan alam yang tidak menentu hujan selalu datang menjadikan acara itu di undur menjadi 2 minggu lagi.
di hari Rabu di SMA 1 KULTUR banyak para siswa yang bersorak dari kelas atas mereka menyorakkan seorang murid pindahan baru.
murid itu dengan parasnya yang tampan dan rambutnya dengan model seperti artis yang membedakannya adalah pembawaan jalannya ia seperti biasa saja, tidak meninggalkan bahwa ia seorang yang sangat di kagumi.
murid baru itu berjalan di antar oleh ayahnya ke arah ruangan kepala sekolah, sesampainya di sana kedua orang itu sudah di sambut oleh kepala sekolah.
mereka berdua yang tak lain adalah Arman sang pujaan hati Cantik dan ayahnya, walaupun itu tidak di ungkapkan tetapi dari cara mereka berbicara seperti orang yang saling mencintai.
"halo pak, selamat datang di SMA 1 KULTUR" ucap pak Fandi dengan berjabat tangan dengan ayahnya Arman.
"halo juga gimana kabarnya pak" ucap ayahnya Arman.
setelah itu pak Fandi mempersilahkan mereka untuk duduk dan mereka berbincang soal kepindahan Arman dan di terima di SMA 1 KULTUR.
"semoga kamu betah di SMA ini dan nantinya kamu berprestasi" ucap pak Fandi
setelah selesai ayahnya Arman langsung berbalik ke kantornya karena ia masih banyak pekerjaan, Arman pindah ke SMA 1 Kultur karena, ayahnya di tugaskan di kota Kultur jadi ia dan ayahnya tinggal di apartemen.
setelah itu pak Fandi mengantarkan Arman ke kelas X IPS, kebetulan sekali itu adalah kelasnya Cantik.
sesampainya di sana sedang ada pelajaran yang di ampuh oleh bu Nela, dan pak Fandi berkata bahwa Arman adalah murid baru, setelah itu Bu Nela memperkenalkan Arman
"hai murid-murid hari ini kita kedatangan salah satu teman baru kita" ucap bu Nela.
Cantik yang tadinya cuek ia menoleh ke arah murid baru itu yang tak lain adalah Arman jantungnya berdegup sangat kencang, sedangkan Arman yang memperkenalkan diri ia juga agak gugup dan ia melihat di sudut kanan mendapati sosok yang lama tak bertemu.
di sisi lain para murid wanita banyak yang terpana karena parasnya Arman
"wah... ganteng sekali" ucap para murid perempuan.
sedangkan para siswa laki-laki mereka menaruh wajah tidak suka dengan kedatangan Arman.
di dalam hatinya Cantik berkata
"apakah aku bermimpi" ucap Cantik dengan menepuk pipinya di dalam hatinya ia merasa sangat senang.
setelah perkenalan itu Arman duduk di bangku kosong di sebelah Cantik, ia duduk dengan perasaan yang campur aduk begitupun Cantik dua insan yang memendam rasa sekarang bertemu.
setelah itu bu Nela melanjutkan pelajaran dan waktu terus berlalu pelajaran pun sudah selesai, setelah itu Cantik ingin pergi meninggalkan kelas ia di cegah oleh suara yang membuatnya selalu ingin bersamanya
"mau kemana kamu Cantik" ucap Arman dengan tersenyum sementara para murid ya lain semuanya berbisik ingin tahu ada hubungan apa antara Arman dan Cantik.
__ADS_1