Mutiara Yang Terlupakan

Mutiara Yang Terlupakan
Perselisihan Arman dan Alex


__ADS_3

tak lama Arman dan Zidan ikut bergabung dengan Cantik, Sani, Rina dan Ami.


"Ayo sini duduk" ucap Sani dengan menyenggol bahu Cantik.


"Iya ini juga mau duduk" jawab Zidan dengan tersenyum karena sebenarnya Zidan menyimpan rasa kepada Sani.


setelah semuanya duduk kakak Osis memberikan instruksi untuk setiap pemimpin regu memimpin do'a.


setelah instruksi itu semua peserta berdo'a di pimpin oleh pemimpin.


di kelompok 2 Cantik memandang Arman tampak seperti cahaya yang terang menerangi dirinya, Sani yang melihat sahabatnya melihat Arman seperti melihat hal yang tidak biasa hanya bisa tersenyum dan bergumam di hatinya.


setelah selesai berdo'a mereka makan sebelum itu Cantik memberikan piring ke masing-masing temannya dan ia juga mengambilkan nasi untuk temannya


"buat calon suami yang pertama ya" ucap Zidan dengan tertawa menepuk bahu Arman.


"Cie nanti ada yang iri nih ya" ucap Rina ikit nimbrung obrolan dari kelompok mereka


Cantik di dalam hatinya sebenarnya ia sangat malu tapi ia menahannya begitupun Arman karena kedua insan saling memendam rasa.


"sudah-sudah nanti ke buru dingin makanannya" ucap Sani dengan tertawa kecil.


setelah itu Cantik mengambil nasi untuk teman-temannya mereka makan bersama dengan lahap setelah selesai makan mereka mengumpulkan peralatan makan yang kotor dan mereka pergi bersama untuk mencucinya sekalian untuk melihat pemandangan di sungai pada pagi hari.


mereka berjalan bersama ke sungai dahulu karena mereka adalah kelompok yang sudah selesai dahulu daripada yang lainnya.


sesampainya di sungai Cantik dan teman-temannya lekas membersihkan piring dan gelas yang kotor.


"wah airnya jernih sekali segar lagi" ucap Rina dengan penuh kegirangan


"iya ini aku jadi mau minum airnya pasti segar sekali langsung enak di tenggorokan" sahut Ami yang berada di sebelah Rina.


"kalian ini penginnya begitu ayo kita cepat bersihkan gelas dan piringnya" ucap Cantik yang sedang mengusap piring dengan spons untuk mencuci piring, sedangkan Sani hanya tersenyum ia tidak bicara apa-apa terkadang ia menjadi pemalu dan terkadang ia juga menggoda temannya.

__ADS_1


setelah mereka segera menyelesaikan mencuci piring dan gelas.


Arman dan Zidan yang berada tidak jauh dari Cantik dan yang lainnya hanya memandang mereka.


"kayaknya mereka sedang bahagia sekali" ucap Arman sambil bermain melempar batu ke sudut sungai.


"Iya lah apalagi si Cantik ia sangat bahagia kalau ada kamu di sisinya" ucap Zidan yang sedang menikmati air di desa masih jernih dan bersih.


"apaan sii kamu dan, jangan goda deh tuh Sani lagi sendirian hibur sana" ucap Arman yang kali ini membalas menggoda Zidan.


Zidan hanya termenung saja karena ia tak tahu apakah Arman becanda atau tidak apa yang dia omongkan.


Arman yang melihat temannya bengong mencipratkan air ke mukanya


"eh... malah bengong si liatin bidadarimu ya" ucap Arman dengan tertawa terbahak-bahak.


"apa si kamu man cuman lagi menikmati keindahan alam aja" jawab Zidan.


Arman dan Zidan yang melihat itu langsung menuju ke tempat Cantik dan lainnya berada.


"Hai Cantik kamu sudah selesai membersihkan piring dan gelasnya sini aku bantuin bawa barangnya kayaknya susah bawanya" ucap Alex sambil mengulurkan tangannya untuk mengambil barang bawaannya Cantik.


sebelum tangannya Alex mencapai barang bawaannya Cantik tangannya Arman segera meraih barang bawaannya Cantik.


"aku aja yang bawain, jika tidak ada kepentingan silahkan pergi" ucap Arman dengan tatapan tajam ke arah Alex.


Alex yang melihat itu tangannya mengepal tetapi ia bisa mengendalikan emosinya sebenarnya di dalam hatinya ia sangat marah dan ingin membuat perhitungan dengan Arman sampai ia menyesal.


"hmm... kau kira siapa ha berani mengusir diriku aku di sini sebenarnya hanya mengawasi saja, tetapi aku melihat Cantik sepertinya membawa barang bawaannya susah jadi aku ingin membantunya" ucap Alex dengan nada agak meninggi.


sedangkan Cantik yang melihat perseteruan itu sebenarnya ia ingin menghentikannya tetapi Sani mencegahnya ia berkata bahwa Arman bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.


Zidan yang berada di samping Arman menasehati

__ADS_1


"man jangan cari masalah di sini, aku tau ia tidak baik ia hanya mencari perhatian tapi kamu jangan meneruskan perseteruan ini"


ucap Zidan dengan suara pelan


akhirnya Arman hanya bisa mengalah dan mengatakan


"terserah kamu mau ngapain aja tetapi satu, jangan pernah mengganggu Cantik" ucap Arman dengan tatapan tajamnya


Alex hanya bisa mengepalkan tangannya karena ia tidak bisa berbuat apa-apa dan melihat Cantik berjalan bersama rombongannya termasuk ada Arman di dekatnya.


"Awas lihat saja nanti, akan ku balas di sekolahan" ucap Alex di dalam hatinya.


setelah itu Alex kembali berjalan untuk mengawasi yang lainnya niat untuk mendekati Cantik tidak bisa terjadi.


di perjalanan Arman hanya berdiam diri saja tidak mengatakan apa-apa ia hanya merasa bersalah karena ia membuat kesalahan, sedangkan Cantik ia hanya khawatir nantinya Arman akan mendapatkan masalah karena berseteru dengan Alex apalagi Alex mempunyai banyak teman.


tak lama mereka sampai di tenda mereka segera menyimpan piring dan gelas serta peralatan lainnya.


setelah selesai menyimpan peralatan makanan mereka berkumpul di sana sudah ada dua kelompok yang sudah selesai berberes terlebih dahulu dan secara bergiliran satu persatu kelompok sudah berkumpul di lapangan dekat tenda.


setelah semuanya berkumpul kakak Osis yang bertanggung jawab atas kegiatan memberikan instruksinya untuk kegiatan selanjutnya adalah games untuk meramaikan acara perkemahan ini, games yang akan di mainkan antara lain


Tebak Gaya, Tebak kata, kuis dan lain-lainnya.


nantinya akan ada hadiah menarik untuk pemenang dari game ini


para peserta yang mendengar sangat bersemangat


"aku harus menang ini mungkin ada hadiah yang bagus" ucap peserta di sudut barat


"kita harus menjadi kelompok favorit untuk menang" ucap pemimpin peserta di sudut Timur.


tak lama akhirnya games di mulai para peserta sangat antusias sekali, di permainan itu banyak canda tawa karena banyak adegan lucu terutama di tebak gaya.

__ADS_1


__ADS_2