Mutiara Yang Terlupakan

Mutiara Yang Terlupakan
Refreshing ke Kota


__ADS_3

Pak Ris menjelaskan bahwa semua murid lulus yang membedakannya adalah nilainya. nanti para siswa tahu sendiri nilai setelah surat kelulusan di bagi.


setelah Pak Ris meninggalkan kelas para murid bersorak lulus walaupun masih di sekolah dasar tetapi itu sesuatu yang besar di desa, 5 menit kemudian Pak Andi masuk ke kelas untuk membagikan surat kelulusan para siswa dalam keadaan tegang karena ingin tau nilai mereka. setelah selesai di bagi mereka semua dengan perasaan deg deg an mereka membuka surat kelulusan di sana terlihat ada muka yang senang ada juga yang kecewa.


"Alhamdulillah aku dapat nilai yang memuaskan" ucap salah satu siswa


"Hai lihat nilaiku aku ngga nyangka dapat nilai segini" ucap siswa yang duduk di depan bangkunya cantik.


Setelah selesai dengan pengumuman yang di bagikan. tak lama kemudian bel pulang berbunyi dan semua siswa pulang.


Cantik dan Nisa kembali pulang bersama naik angkutan umum, dan tak lama mereka sudah sampai di rumah. sesampainya di rumah mereka bergegas menaruh sepatu dan berganti pakaian.


Di kota Kultur seorang paruh baya sedang memandang pemandangan di daerah kota melalui jendela kaca, ia memandang ke arah timur di mana sang buah hati tercinta berada.

__ADS_1


Ia Pak Haris ayah dari Cantik. Pak Haris sendiri ia bekerja menjadi seorang buruh pabrik dan ia tinggal di apartemen karena ia bekerja di kota.


"Gimana ya kabarnya Cantik di sana apakah ia bahagia atau masih terbayang kepergian ibunya" ujar Pak haris di dalam hatinya.


Sebenarnya ia merasa sedih harus jauh dari buah hatinya, walaupun ia sudah besar menurut fisiknya tetapi tidak dengan mentalnya.


Setelah berganti pakaian ia berencana akan pergi ke Kota bersama teman temannya untuk merayakan kelulusannya.


Ia sudah berganti pakaian rapi dan menutup aurat. tak lama teman temannya Cantik sudah sampai di rumah mereka akan ke Kota dengan Mobilnya Desi Ia seorang anak orang ya mampu bapaknya adalah Kepala desa Sabrang.


"Wah megah sekali ya tempat ini aku baru ke sini berapa tahun lalu sekarang udah banyak berubah" ucap Cantik yang takjub melihat banyak bangunan megah dan mewah di tempat seperti mall.


di sisi lain banyak orang yang melihat rombongan dari Cantik dan teman temannya mereka terpana dengan satu orang yang membuat mereka susah mengalihkan pandangannya yaitu Cantik.

__ADS_1


Ia seperti bidadari karena fisiknya yang seperti orang dewasa dan penampilannya memakai gamis dengan model ngetrend yang di belikan ayahnya sewaktu ia pulang dari kerjanya.


"Ayo kita jalan ke lantai 2 di sana kita bisa bermain game" ucap Devi mengajak teman temannya ke lantai 2.


mereka berjalan ke lantai menggunakan lift untuk menghemat waktu.


"Wah ternyata seperti ini ya naik lift seperti terbang" ujar cantik yang baru pernah menaiki lift.


"Ia emang seperti ini emang kamu ngga pernah naik lift sebelumnya Cantik". ucap Sari di samping Cantik.


"Iya aku sebelumnya biasanya naik tangga ngga pernah naik lift" ucap cantik menjawab pertanyaan Sari.


setelah sampai mereka segera melihat lihat dan mereka menuju tempat bermain atau timezone.

__ADS_1


di sana mereka melihat banyak permainan dari untuk yang laki laki dan perempuan.


__ADS_2