
para peserta menikmati kegiatan mereka merasakan kesenangan berbeda dengan Alex ia masih kesal dengan Arman, karena ia selalu menghancurkan peluang untuk mendekati Cantik
"apakah ada kedekatan lain antara Cantik dan Arman" ucap Alex di dalam hatinya sambil termenung.
tak lama waktu menunjukan pukul 11 siang dan kegiatanpun sudah selesai di laksanakan dan para peserta juga sudah selesai membersihkan badan.
"oke untuk mengakhiri kegiatan perkemahan ini kita melakukan upacara penutupan yaitu dengan pembacaan do'a yang akan di pimpin sesepuh desa sini" ucap mba Isna koordinator di organisasi OSIS.
setelah mereka semua berkumpul dan berbaris rapi setelah itu Pak Ahmad sesepuh dari desa yang di buat untuk perkemahan memimpin do'a bersama
"ma'af sebelumnya adik-adik mari kita berdo'a bersama semoga kepulangan kita di beri selamat sampai di tujuan" ucap pak Ahmad dengan di aamiin kan para peserta.
setelah itu semua orang berdo'a dengan khusyuk tidak ada yang bermain-main.
setelah selesai berdo'a mereka semua segera berjalan pergi menuju bus sekolahan mereka masuk dengan mengantri, di bus sekolah Cantik bersama teman yang di kelompoknya dan Arman bersama Zidan.
"Cantik semoga kau selalu bahagia" ucap Arman di dalam hatinya ia mengerti tentang masa lalu Cantik ia hidup dalam kesedihan karena ia ditinggal oleh ibunya daei kecil.
setelah semuanya masuk bus sekolah mulai berjalan nantinya semua murid akan langsung di pulangkan ke rumahnya masing-masing.
"Akhirnya kita pulang, aku lelah sekali ini" ucap Ami dengan meregangkan tangan ke atas.
Cantik, Sani dan Rina yang melihat tingkah Ami mereka tertawa kecil karena tingkahnya seperti seorang anak kecil.
di dalam bus Cantik menelpon ayahnya
__ADS_1
"halo Assalamualaikum ayah" ucap Cantik.
"Walaikumsalam, iya Cantik ada apa" jawab pak Andi.
"Ayah aku sebentar lagi sampai ini nanti ayah jemputnya di pos satpam" ucap Cantik.
"Iya nanti ayah jemput kamu di sana" ucap pak Andi sambil mengakhiri panggilan telepon.
setelah pak Andi segera bersiap ia menyiapkan sepeda motor saja untuk menjemput Cantik di pos satpam, karena pak Andi dan Cantik hidup di perumahan jadi jalan ke arah ps satpam lumayan jauh.
tak lama bus sekolah SMA 1 KULTUR sampai Cantik segera turun dari bus sambil menggendong tasnya sebelum turun Cantik berpamitan kepada temannya yang ada di bus.
"dah semuanya aku duluan ya" ucap Cantik dengan melambaikan tangan.
"ya hati-hati Cantik" ucap semua yang ada di bus kecuali satu orang yang iri dengan adanya Cantik.
setelah turun Cantik melihat ayahnya sedang mengobrol dengan satpam yang biasa berjaga di pos di perumahan Safari, perumahan yang di tinggali Cantik dan ayahnya.
Cantik berjalan menuju ayahnya sebelum itu ia melihat ada sesuatu barang yang berharga jatuh di depan pos.
"Ayah" ucap Cantik sambil berjalan agak tergesa-gesa.
"Iya ada apa Cantik" ucap pak Andi yang bingung melihat tingkah anaknya yang pulang dari acara perkemahan.
"lihat ini ayah aku tadi menemukan ini di jalan" ucap Cantik dengan melihatkan barang yang ia temukan, ternyata itu adalah kalung yang di tengahnya ada berlian dan nominal dari kalung itu banyak sekali.
__ADS_1
pak Andi yang melihat itu terkaget segera ia memanggil satpam yang tadi ia mengobrol dengannya
"Pak Damri sini sebentar" ucap pak Andi sambil melambaikan tangan supaya pak Damri cepat ke arahnya.
pak Damri yang melihat pak Andi memanggilnya sambil melambaikan tangannya ia segera menuju ke arah pak Andi.
"pak lihat ini apa" ucap pak Andi sambil menunjukkan kalung yang di temukan oleh Cantik.
"pak ini kan kalung berlian, pasti ini harganya mahal ucap pak Damri sambil mengecek kalung itu.
"jadi gimana ini pak aku serahin kalung ini sama pak Damri ya soalnya aku tak tau pemiliknya" ucap pak Andi.
"oke siap pak, nanti saya akan mengumumkan siapa yang mempunyai kalung ini pasti punya orang perumahan Safari.
setelah itu Cantik dan pak Andi segera pulang ke rumah menggunakan sepeda motor.
di perjalanan pak Andi bertanya kepada Cantik
"gimana acaranya menyenangkan atau ngga" ucap pak Andi yang tengah mengendarai sepeda motor.
"menyenangkan yah banyak kegiatan yang menyenangkan salah satunya kegiatan hiburan permainan, permainannya banyak yang lucu seperti tebak gaya ayah" ucap Cantik dengan panjang lebar
pak Andi yang mendengar anaknya bercerita panjang lebar ia merasa senang karena ia takut nantinya Cantik akan terbayang akan masa lalunya lagi tapi itu tidak menjadi kenyataan.
tak lama mereka sampai di rumah, segera Cantik masuk ia menaruh tasnya dan ia merebahkan badannya di kasur
__ADS_1
"Cantik sebelum tidur kamu membersihkan badan dulu nanti tidurnya bisa nyenyak" ucap pak Andi yang sedang menaruh sepeda motor ke garasi.
"Iya ayah nanti dulu mau menghilangkan keringat dahulu" ucap Cantik sambil memikirkan kejadian yang tak pernah ia bayangkan terjadi saat bersama dengan Arman.