
setelah itu Cantik pun hanya bisa terduduk kembali sebenarnya ia agak terbawa suasana karena ia bertemu dengan seseorang yang ia sukai
"Iya Arman ada apa" ucap Cantik dengan agak tergugup
"ngga aku cuman senang aku bisa bertemu denganmu, aku tak menyangka seperti ini" ucap Arman dengan terus memandangi Cantik.
Cantik yang melihat itu sangat malu ia tidak pernah di pandang seperti itu oleh laki-laki, sedang di sisi lain para siswa perempuan mereka sangat tidak suka, mereka iri dengan Cantik karena bisa dekat dengan Arman.
setelah itu mereka berbincang sedikit, mereka sudah terlihat seperti pasangan serasi jika mereka di sandingkan duduk bersama.
setelah itu Cantik meninggalkan kelas bersama Sani
"ayo kita ke kantin" ucap Cantik
"Ayo kita ke sana itu kekasihmu tidak di ajak" ucap Sani dengan menggoda Cantik, ia sudah tahu sesama perempuan mereka pandai menyembunyikan perasaannya bahwa sebenarnya Cantik sangat senang jika Arman di dekatnya.
sesampainya di sana Cantik dan Sani memesan makanan, mereka memesan soto ayam.
setelah pesanannya jadi Cantik dan Sani segera memakan makanannya mereka sangat menikmati makanannya.
Di gedung yang besar seorang paruh baya yang umurnya sekitaran 50 thn ia sedang berkata kepada asistennya
"bagaimana si bocah kemarin malam bisa bekerja sama dengan perusahaan ternama di Provinsi Santang" ucap seorang paruh baya yang bernama pak Jaya.
__ADS_1
"ma'af kalau itu saya tidak tahu, tapi kalau bos mau kita rencanakan sebuah penghancuran keluarga si bocah kemarin malam" ucap asisten pak Jaya direktur perusahaan cabang Almas merah, bocah kemarin malam yang tak lain adalah pak Andi ia sekarang adalah seorang direktur cabang, walaupun begitu perusahaan cabang itu bisa meningkatkan kualitas mereka jika bekerja sama dengan perusahaan cabang ternama.
"hmm... boleh juga idemu itu" ucap pak Jaya sambil tersenyum jahat.
setelah itu mereka merencanakan apa yang mereka lakukan untuk menghancurkan kerja sama sekaligus perusahaan cabang Entry Story yang sekarang di pimpin oleh pak Andi ayahnya Cantik.
sedangkan perusahaan cabang yang besar bekerja sama dengan perusahaan cabang yang dipimpin oleh ayahnya Cantik adalah perusahaan cabang Sentral Van perusahaan terbesar ke -3 di provinsi Santang yang di pimpin oleh ayahnya Arman pak Arsan, mereka bisa bekerja sama dengan keuntungan yang sangat memuaskan.
perusahaan Entry Story adalah perusahaan sebuah pemasaran walaupun tidak termasuk terbesar di provinsi Santang tetapi bisnisnya sudah sampai pelosok desa dan sudah banyak cabangnya di mana mana.
sedangkan perusahaan cabang Sentral Van adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan seperti peralatan, fashion, aksesoris dan lain lain dengan kerja sama itu bisa membuat mereka memiliki keuntungan serta memajukan desa dengan penjualan peralatan untuk sebuah pekerjaan dan fashion yang jarang di temui di desa, membuat menjadi sebuah perubahan di desa tersebut.
walaupun itu desa tetapi warga di sana sangat makmur karena tanahnya begitu subur dan sumber air yang sangat melimpah membuat mereka bisa bekerja di bidang apa aja.
sekarang kedekatan Cantik dan Arman semakin dekat walaupun mereka selalu membatasi dan tidak melewati batas, kabar itu membuat ketua OSIS Alex naik pitam karena orangnya yang ia senangi itu malah dekat dengan anak baru yang ngga tahu dari keluarga seperti apa, sedangkan Alex adalah putra dari direktur perusahaan cabang Ultra True itu yang membuat ia seperti seorang bos dan kesombongannya sering ia tampakkan kepada siapapun.
"awas lihat saja nanti semoga kau baik-baik saja" ucap Alex dengan kesal
setelah itu para siswa sudah siap mereka sudah ada di halaman sekolah dengan peralatan yang akan di bawa mereka juga sudah di bagi regunya, karena ini hal wajib bagi kelas 1 SMA membuat Cantik di haruskan ikut walaupun ia anggota OSIS.
Cantik ikut regu yang di dalamnya ada Arman, Zidan, Sani, Rina dan Ami.
di regu itu Arman menjadi ketuanya walaupun ia anak baru tetapi ia sangat cocok menjadi seorang pemimpin karena sifat tegasnya.
__ADS_1
setelah semuanya berkumpul dan siap mereka berangkat dengan bus sekolah, mereka semua menempuh waktu sekitar 1 jam karena jarak yang cukup jauh dari sekolah mereka.
setelah menempuh 1 jam mereka sampai di desa Canlang, di sana mereka merasakan rasa sejuk karena hawa murni dari desa sekaligus tempatnya berada di kaki gunung Sinau.
mereka berjalan ke arah tempat yang di tentukan oleh panitia, setelah itu mereka berkumpul dan sekretaris Osis Dewi segera memberikan instruksi kepada semua siswa kelas sepuluh
"kepada para adik-adik untuk berkumpul di sini, saya akan memberikan beberapa instruksi yang nantinya akan menjadi kegiatan kalian" ucap Dewi selaku sekretaris Osis, ia mengambil kertas tentang kegiatan yang di ikuti para kelas X.
setelah membacakan kegiatan yang akan di lakukan semua regu segera membuat tenda untuk mereka tidur di malam harinya.
Cantik, Arman, Zidan, Sani, Rina dan Ami mereka berkumpul di sudut kanan daerah yang seperti lapangan, setelah itu mereka membagi tugas Cantik, Sani, Rina dan Ami mereka bertugas untuk membuat makanan karena mereka sampai di waktu sore hari dan menyiapkan makanan untuk malam hari, sedangkan tugas Arman dan Zidan ia mencari kayu bakar dan membangun tenda walaupun hanya dua orang mereka sangat kuat.
setelah selesai mengumpulkan kayu bakar Arman dan Zidan mereka lekas membangun tenda.
Cantik dan Sani bertugas untuk memasaknya sedangkan yang lainnya mengurus bumbu untuk di masaknya.
tak lama dari Arman dan Cantik mereka sudah selesai begitu juga para murid yang lain.
setelah itu konstruksi selanjutnya adalah mereka di suruh untuk membuat sebuah kreativitas nama kelompok dari sebuah kertas dan yang terbaik nanti akan mendapatkan hadiah.
setelah semuanya langsung bergegas membuat
"kita harus menang kali ini tidak boleh kalah dengan kelompok lain khususnya kelompoknya Cantik" ucap salah satu murid karena mereka tahu bahwa Cantik adalah anaknya yang pandai dalam apapun.
__ADS_1