
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨
Up lagi...
"Kenyang banget gw". Ucap Nantha
"Nggak ada niat gitu buat cabut, muak gw liat muka lo". Cibik Sherly kesal
"Paan sih dari tadi sensi mulu, lo psms ?". Tanya Nantha
"Paan psms ?". Tanya Sherly balik
Mereka berdua kini sedang mengobrol di ruang tamu. Rini dia membersihkan dapur dan menyiapkan cemilan untuk kedua remaja itu.
"Itu loh yang berdarah-darah". Ucap Nantha
"Dihh gila lo, apanya yang berdarah-darah ?". Tanya Sherly semakin heran
"Itu loh anu-nya". Ucap Nantha
Sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal, ia benar-benar lupa akan penyebutan hal yang selalu dialami setiap wanita di setiap bulannya.
"Maksud lo pms gitu ?". Tanya Sherly
"Nah iya psms". Jawab Nantha cepat
"Pms bodoh". Sangar Sherly
"Dahlah serah gw, btw itu jajan nggak lo makan sia-sia gw bawain, gw bawa balik aja yah". Ucap Nantha
"Eeh buset sembarangan muncung lo itu, udah ngasih orang juga". Gerutu Sherly
"Mana ?". Tanya Sherly karena ia tak melihat apa pun.
"Apa ?". Tanya Nantha
"Jajannya ege". Ucap Sherly
"Ohh itu gw kasih emak lo ehh maksudnya mama mertua". Ucap Nantha
"Nggak sudi gw". Ucap Sherly
"Terserah gw lah". Jawab Nantha sambil tersenyum
"Setan". Umpat Sherly
"Kalau setan modelannya kek gini gw pelihara, sekandang malah". Cibir Nantha
"Muka lo tuh kek setan". Kesal Sherly
.
__ADS_1
.
.
Pusat perbelanjaan terlihat begitu padat dengan manusia-manusia yang entah mungkin mereka beban keluarga atau tulang punggung keluarga.
Ilona, gadis cantik nan kaku itu terlihat sedang mendorong troli belanjaannya. Seperti biasa, rutinitas bulanannya yaitu berbelanja stok bahan sandang, pangan dan papan.
Setelah dirasa semuanya telah cukup, ia kembali mendorong troli itu ke depan meja kasir. Antrian lumayan panjang, dia hanya diam dan tak berekspresi walaupun ada beberapa cowok tampan yang menyapanya. Dia hanya acuh tak memandang mereka barang lebih dari tiga puluh detik lamanya.
Setelah ketiga antrian didepannya menghilang ia segera berjalan untuk menuju ke depan meja kasir. Tetapi tiba-tiba saja seseorang menyelonong mendahului Ilona. Ilona mengembuskan napasnya kesal.
"Air mineral aja mas". Tanya kasir
"Iya cantik". Jawab cowok itu
"Cihh membual". Batin Ilona
"Lima ribu mas". Ucap kasir
Tangan cowok itu tergerak untuk mengambil dompet di saku celananya. Tetapi satu, dua, sampai ketiga sakunya tak kunjung ia temukan benda yang dicari.
"Bentar". Ucap cowok itu
"Cihh modal ganteng doang". Batin Ilona
"Owalah mampus ketinggalan di mobil". Ucap cowok itu
Dengan tak sabaran Ilona maju menyelonong diantara tepi meja dan cowok itu. Dia menyodorkan sebuah kartun debit kedepan kasir.
"Ehh jangan dong cantik, gw ke luar bentar ambil dompet". Ucap cowok itu.
"Nggak usah banyak bacot". Sahut Ilona
"Totalnya Rp 1.200.000". Ucap kasir
"Ini kartunya terima kasih sudah berbelanja di toko kami". Ucap kasir
"Hmm". Jawab Ilona
Ia segera meraih kartunya lalu memasukkannya kedalam dompet dan mengambil barang-barangnya. Ia segera bergegas keluar meninggalkan cowok itu yang terus saja menatapnya tanpa kedip.
"Ehh tunggu". Teriak cowok itu
"Ini mas airnya". Ucap kasir
"Makasih yah cantik". Ucap cowok itu
Dengan segera cowok itu bergegas mengejar Ilona yang sebentar lagi akan masuk kedalam mobil. Dengan cepat cowok itu memegang tangan Ilona yang akan memegang handle pintu mobil.
"Tunggu". Cegat cowok itu
__ADS_1
Ilona segera menghempas kasar tangan cowok yang memegang tangannya. Ilona menatapnya sengit tetapi tak ada rasa takut yang timbul di perasaan pria itu.
"Tumben ada cewek yang bisa nolak gw, bisa-bisanya yah ada cewek nolak gw di dunia ini". Batin cowok itu
"Apa ?". Tanya Ilona singkat
"Kenalan dulu dong cantik". Ucap cowok itu
"Nggak penting". Jawab Ilona
"Tapi gw perlu". Jawabnya
"Eehh bentar gw keknya pernah liat lo deh". Sambungnya
"Nggak usah sok kenal". Sahut Ilona
"Lo sekolah di SMA NUSA BANGSA kan ?". Tanya cowok itu
"Hmm". Jawab Ilona
"Nahkan emang yah ingatan orang ganteng kuat banget kek cinta gw ama lo". Ucap cowok itu, Ilona menatapnya tajam.
"Dan lo circle-nya Sherly kan ?". Tanya-nya lagi
"Nggak usah sok kenal". Ucap Ilona dengan nada tegas
"Santai sayang santai, bukannya sok kenal tapi gw emang sering liat lo sama si Sherly pawangnya si dinosaurus sebelah". Ucap cowok itu lagi
"Lo perlu apa ?". Tanya Ilona dengan nada tegas
"Gw perlu nama lo, gw mau kenalan fixs no debat". Ucap cowok dengan senyuman manisnya
"Gw Ilona". Jawab Ilona
"Dan gw Michael". Jawabnya
"Terserah". Jawab Ilona
"Minggir". Sambung Ilona
Dengan refleks Michael menjauh, Ilona menatapnya sangar. Dengan cepat Ilona masuk kedalam mobilnya lalu menghidupkan mobil.
"Semoga kita nggak ketemu lagi". Ucap Ilona lalu menjalankan mobilnya
"Ahh heh woyy kaga mau gw, gila lo yah gw cakep-cakep gini, gw cakep anjir masa lo kaga mau ketemu ama gw gila emang sih tuh si cewek". Gerutu Michael
🌼 Bersambung 🌼
Nyambung kah ceritanya ?, sepertinya nggak deh soalnya kaga ada yang like, komen, tekan favorit dan VOTE sebanyak-banyaknya.
Dan jangan lupa klik profil author kemudian follow akun mangatoon author.
__ADS_1
Terima kasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨.