My Crazy Boyfriend

My Crazy Boyfriend
Episode 16


__ADS_3

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨


Up lagi ...


Malam minggu malam yang paling dinanti-nantikan oleh para kaum muda-mudi. Apalagi yang memiliki gandengan biasanya malam ini mereka jadikan sebagai ajang pamer ayang.


Nantha sedang berguling-guling ria karena ia kesal bukan kepalang. Ia ingin keluar untuk merayakan malam minggu namun gadis kecil bundanya menolak dengan keras keinginnanya.


"Pokoknya abang nggak boleh pergi kalau nggak sama aku". Ucap Meysha bersih keras


"Dihh mending abang nggak jadi pergi ketimbang pergi bawa Mey". Ucap Nantha


"Kenapa ? Mey cantik". Ujar Mey sambil bercermin


"Entar dikira anak abang loh maksudnya". Ucap Nantha frustasi


"Malah nggak papa banget, untung dong yang ada". Ucap Meysha


"Untung paan yang ada buntung tuh". Ucap Nantha


"Pokoknya nggak mau tau kalau keluar Mey pengen ikut". Ucap Meysha bersih keras


"Tau ahh nggak jadi". Ucap Nantha lalu berbaring di ranjangnya.


"Kenapa sih bang nggak mau bawa Mey masa iya takut jajanin Mey, nggak papa kok nggak jajan asalkan bisa jalan-jalan lagi sama abang udah lama banget nggak jalan-jalan sama abang". Ucap Meysha dengan melow.


Deg


Ucapan Mey membuat Nantha tersentak, benar ini sudah dua minggu ia tak pernah membawa Meysha jalan-jalan. Hatinya merasa bersalah pada adik mungilnya. Nantha bangun kemudian meraih dompet, kunci motor kemudian jaketnya.


"Ayo jalan-jalan". Ajak Nantha


"Serius ?". Tanya Meysha


"Hmm, ambil jaket sana atau mau pakai jaket abang". Tanya Nantha


"Pakai hoodie abang aja". Jawab Meysha dengan girang


Mereka berdua pun turun ke lantai bawah. Di ruang keluarga ada dua pasang mata yang menatap mereka heran.


"Loh abang nggak jadi keluar ?". Tanya Keysha


"Jadi bund". Jawab Nantha


"Nah terus Mey mau kemana pakai daster abang". Tanya Keysha


"Ihh bunda ini bukan daster tapi hoodie". Jawab Meysha


"Haish sama aja, mau kemana makanya bunda tanya loh ini". Ujar Keysha dengan penuh penasaran.


"Mau keluar malam mingguan sama abang ". Jawab Meysha girang


"Loh bukannya abang mau pergi ?". Tanya Keysha


"Iya tapi kaga jadi gara-gara nih bocil". Ucap Nantha


"Bawa mobil aja Nant". Sahut Daffa


"Nggak lah". Jawab Meysha


"Kenapa ? Entar kedinginnan". Ujar Daffa


"Mau pakai motor aja, nggak bakalan kedinginnan soalnya udah pakai hoodie". Ucap Meysha sambil menunjukkan hoodie yang ia kenakan.


"Pulangnya jangan kemalaman oke". Nasehat Keysha


"Oke bunda siap". Jawab Nantha dan Meysha.


"Pamit dulu ayah bunda, assalamualaikum". Ucap Nantha lalu mencium tangan kedua orang tuanya dan diikuti oleh Meysha.


.


.

__ADS_1


.


"Masa malming-ngan sama pak udin sama doi dong". Ejek Rini, mamanya Sherly.


"Dihh nggak ada, ada tapi di korsel". Jawab Sherly sambil mengenakan sepatunya.


"Halah iya in biar seneng". Jawab Rini


"Ya udah buruan pak udin capek tuh nungguin". Ujar Rini


"Iya iya ini mau pakai hoodie dulu eeh dingin". Ucap Sherly.


Sherly mengenakan rok pendek sampai lutut. Ditambah dengan hoodie berwarna putih dan sneakers yang senanda dengan warna hoodie-nya. Lalu rambut sepundak yang ia kuncir asal semakin menambah kecantikannya. Apalagi di tambah dengan pipi bulat nan gembul yang membuat siapa saja yang melihatnya ingin mencubitnya.


"Salim dulu dong". Tegur Rini


"Iya loh ini mau salam". Jawab Sherly lalu menyalami tangan kedua orang tuanya.


"Jangan kemalaman ingat". Nasehat Rini


"Ish iya-iya paling cuma keliling mall". Ujar Sherly sambil cemberut


"Punya uang ?". Sahut papanya.


"Nggak ehh maksudnya punya tapi dikit". Jawab Sherly cengengesan.


"Haihh kamu mah". Ucap papanya, Abraham


Abraham merogoh kantung celananya lalu mengambil dompetnya. Mata Sherly langsung berbinar begitu saja saat Abraham mengeluarkan salah satu kartu kreditnya.


"Ini, jajan yang benar". Ucap Abraham.


"Oke komandan siap delapan enam". Ucap Sherly cengengesan lalu berlari pergi keluar.


"Udah non". Tanya pak udin


"Udah dong, ayo pak". Ucap Sherly


"Gaslah non". Ucap pak udin sambil tersenyum.


.


.


.


.


"Mau belanja ?". Tanya Nantha


"Ahh kenapa ?". Tanya Meysha balik


"Mau nge-mall atau makan angin ?". Tanya Nantha


"Kenapa bang ?". Tanya Meysha balik


Suara deru angin membuat pendengarannya sedikit tergangu. Nantha padahal melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Namun entahlah mungkin faktor kendaraan lain.


"sjksjkhdgjtkljgf". Ucap Nantha ngasal.


"Iya nge-mall aja". Jawab Meysha


"Hah". Ujar Nantha terkejut


"Anjir bisa-bisanya adek gw bentuknya kek gini astagfirullah halazim telinga atau otaknya yang rada-rada innalilahi". Batin Nantha.


Nantha memarkirkan mobilnya di parkiran khusus roda dua. Dan kemudian mengajak Meysha untuk masuk kedalam. Meysha berjalan dengan tangan di gandeng oleh Nantha.


"Mau makan atau belanja dulu ?". Tanya Nantha kepada Meysha


"Belanja aja". Jawab Meysha


"Oke". Sahut Nantha antusias

__ADS_1


"Abang mau nyari barang dulu oke jangan kemana-kemana paham". Nasehat Nantha


"Iya cuma disini aja kok". Ucap Meysha tanpa melihat kearah Nantha.


Saat sedang asik-asiknya Meysha memilih aksesoris. Meysha melihat aksesoris yang sangat indah segera ia mengambilnya namun bersamaan dengan tangannya tangan seseorang pun memegang aksesoris tersebut.


"Hah ?". Ucap mereka terkejut


"Ya ampun kakak cantik banget duh imutnya". Cerocos Meysha


"Aaaa kamu lebih cantik". Jawab gadis dengan rambut sepundak itu.


"Aduhh kakak bisa aja deh, siapa nama kakak ?". Tanya Meysha dengan gamblang.


"Nama kakak Sherly, kamu manggil nga kakak Sherly aja". Jawab Sherly dengan senyuman.


Benar, Sherly gadis cantik dengan rambut sepundak yang berbicara dengan Meysha.


"Kakak cantik banget aduhh gimana sih bisa kek gitu ?". Ucap Meysha dengan wajah berbinar


"Haha kamu bisa aja, ini buat kamu aja". Ucap Sherly


"Buat kakak aja deh jadi kenang-kenangan gitu". Ucap Meysha


"Buat kamu aja, nama kamu siapa ?". Tanya Sherly


"Aku Meysha kakak panggil aku Mey aja". Ucap Meysha


"Oh iya Meysha boleh minta nomor kakak nggak ?". Tanya Meysha


"Boleh, sini handphone kamu". Ucap Sherly


"Bentar yah Meysha cari abang dulu buat minjem handphonenya". Ucap Meysha


"Loh kamu ada abang ?". Tanya Sherly


"Iya dong ganteng tapi rada-rada nggak ada otak, tunggu yah kak". Ucap Meysha lalu berlari mencari sang kakak.


"Hah lambe bener mirip Nantha, lah kok Nantha ?". Gumam Sherly


"Ayo kak sebut nomornya biar Mey catat". Ucap Meysha yang baru saja datang.


"Lah abang kamu mana ?". Tanya Sherly


"Dia lagi milih barang, ayo". Ucap Meysha


"085*********". Ucap Sherly


"Lah kok nomor kakak udah ke save disini padahal belum aku save loh". Ucap Meysha heran.


"Kok bisa ?". Tanya Sherly balik


"Hooh namanya my future wife ihh geli". Ucap Meysha sambil menunjukkan layar handphone itu kepada Sherly.


"Coba gih tanya abang kamu". Ucap Sherly


"Oke tapi tunggu disini yah jangan kemana-kemana". Ujar Meysha.


"Oke". Jawab Sherly.


"Ayok buruan capek dia nunggu tuh". Ucap Meysha yang secara tiba-tiba muncul dengan menarik-narik tangan seorang lelaki dibelakangnya.


"Siapa sih ?". Ucapnya kesal.


"Kakak cantik nih abang Meysha". Ucap Meysha sambil tersenyum dan menunjuk kearah lelaki yang berdiri disampingnya.


"Lah lo".


🌼 Bersambung 🌼


Alloo up lagi dong ini, jangan lupa kasih like, komen, tekan favorit dan vote sebanyak-banyaknya dong.


Jangan lupa klik profile author kemudian follow akun mangaton author.

__ADS_1


Terima kasih.


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨


__ADS_2