My Crazy Boyfriend

My Crazy Boyfriend
Episode 27


__ADS_3

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨


Up lagi....


"Lo ngapain sih ngajakin kita ke rooftop sekolah kuker bet lo anjir". Gerutu Sherly sepanjang tangga menuju rooftop sekolah.


"Ada deh". Jawab Nantha


Sherly mendengus kesal, sesampainya di rooftop sekolah. Tak ada yang spesial disana hanya ada beberapa kursi dan juga meja yang berjejer rapi seperti diatur dan juga sebuah tong sampah yang penuh dengan sampah tak jauh dari meja.


"Nah apa lagi ? Jangan bilang Lo mau manggil roh-roh penasaran, kaga mau ikut-ikutan gw". Sahut Sherly


"Elahh Sher sabar kenapa, btw duduk dulu gaes nanti Michael dateng bawain makan". Ucap Nantha


Setelah lama berbincang benar Michael datang dengan membawa dua kantong besar plastik putih bertuliskan Alfamart yang berisikan makanan.


"Ini hadehhh capek gw". Keluh Michael dia duduk lalu membuka dua kancing seragamnya paling atas.


"Ini kita boleh makan ?". Tanya Sherly


"Makan aja". Jawab Nantha


Tanpa rasa sungkan Sherly mencari cemilan favoritnya. Dia pun mengambilkan kedua temannya cemilan ia yakin kedua temannya itu merasa malu tak seperti dirinya.


"Sebenarnya gw mau ngomong tapi gara-gara ini berhubung baru pulang sekolah lo pasti laper jadi sekalian gw beliin itu tuh tapi lo jangan mikir gw nyogok lo". Ucap Nantha santai


"Emang lo mau ngomong apa sih ?". Tanya Sherly dengan kondisi mulutnya yang penuh dengan kripik singkong favoritnya.


"Gw bukan tipe cowok yang banyak basa-basi atau banyak abcd dan e nya jadi gw langsung aja gw suka sama lo dan lo harus mau jadi pacar gw". Ucap Nantha lantang dan santai.


Uhuk uhuk


Sontak ketiga gadis cantik itu terbatuk-batuk mendengar penuturan Nantha. Meraka rasa tak yakin dengan apa yang mereka dengar. Wajah Sherly sampai memerah Nantha yang khawatir segera meraih botol air mineral dan membukanya.


"Hati-hati gw nggak bakalan bantuin lo makan makanan lo, gw nggak minat". Nasehat Nantha


"Yang bener aja lo anjir". Tanya Sherly


"Gw serius, dikarenakan wajah gw gini-gini aja jadi lo pikir gw nggak serius gitu ?". Tanya Nantha


"Tapi heh mana mungkin ?". Tanya Sherly balik, ia sampai tak tahu harus berkata apa.


"Gw serius". Jawab Nantha dengan penuh keyakinan.


"Tapi gw nggak bisa Nant". Jawab Sherly


Ia menghentikan menguyah keripiknya sampai ia melepaskan cemilan favoritnya itu kembali rasanya ia sudah tak ada nafsu.


"Kenapa, gw cakep Sher gw nggak malu-maluin pas lo bawa ke kondangan". Jawab Nantha


"Bukan gitu masalahnya aaa lo nggak paham lo nggak bakalan bisa ngerti". Ucap Sherly


"Why ? Gw nggak berhak, oke fine lo nggak suka gw gara-gara gw sering telat, bolos segala macem oke gw bakalan ngerubah segalanya". Ujar Nantha dengan penuh keyakinan


"Bukan, bukan gitu maksud gw". Jawab Sherly dengan tergagap


"Lalu ?". Tanya Nantha


"Gw nggak tahu". Jawab Sherly


Nantha tersenyum kecil melihat Sherly yang menunduk sambil memintil seragam yang setengah keluar. Ia beralih menggenggam tangan Sherly, ia mencoba menyalurkan rasa aman dan nyaman pada Sherly saat berada dekat dengannya.

__ADS_1


"Tatap mata gw". Pinta Nantha,


Sherly spontan mendongak menatap wajah Nantha. Ia seperti mencari keseriusan diwajah pria yang sedang tersenyum hangat padanya. Hingga manik matanya bertemu dengan manik mata hitam pekat milik Nantha.


"Gw serius sama lo, lo nggak bakalan percaya kalau gw tuh udah lama banget suka sama lo". Ucap Nantha lembut


"Jadi lo mau kan jadi pacar gw ?". Tanya Nantha sekali lagi dengan lembut.


Sherly perlahan menutup matanya menghirup dengan rakus udara yang mengambang disekitarnya. Sejenak memori kepalanya memutar kejadian masa lalu.


"Sampai kapan pun dia tidak akan kembali, sekalipun kamu menjelma menjadi Gumiho dia tidak akan kembali".


Kata sang ibu terus saja menghantui pikirannya. Sherly membuka matanya perlahan kembali menatap pemilik manik mata hitam pekat di depannya. Ia mencoba menarik senyuman namun yang pada kenyataannya hatinya terasa sedikit terkoyak karena mengingat kejadian kala itu.


"Gw mau". Jawab Sherly


Satu kata yang membuat kedua temannya terjingkat kaget. Michael dan Daniel bertepuk tangan gembira mendengar kabar baik yang sangat lama soulmatenya itu tunggu.


"Congratulations bro". Ucap mereka


Nantha meraih tubuh mungil Sherly kemudian membawanya kedalam pelukannya. Ia sampai mencium singkat kening Sherly.


"Gw udah ngambil keputusan, apa salahnya mencoba ?". Batin Sherly


Mereka tertawa-tawa sembari memakan cemilan. Wajah Sherly nampak cemas dan juga galau. Alana dan Ilona tahu seperti apa kisah Sherly sebelum adanya Nantha.


"Eeh ayo pulang gw anter". Ucap Nantha


"Nggak mau, gw bakalan pulang bareng mereka". Jawab Sherly sembari menunjuk kearah kedua soulmatenya.


"Kenapa sih aarghh jangan imut-imut kenapa emang boleh seimut ini gw jadi gemes tau". Ucap Nantha mencak-mencak ia dengan gemas mencubit pipi gembul Sherly.


"Arggh sakit goblok". Kesal Sherly


"Gw keknya nunggak 18 tahun anjir". Sahut Daniel


"Yah sama anj". Pekik Michael sambil tertawa


"Yang jomblo diem lo nggak diajak". Ejek Nantha


"Asu asu". Umpat Michael karena kesal dengan mimik wajah Nantha yang mengejeknya.


"Btw bikin tebak-tebakan yok". Usul Daniel


"Gw mulai duluan". Sahut Nantha dengan cepat


"Cepat anj giliran gini kaga mau ketinggalan lo biji *****". Cibir Michael


"Heheh, gimana bunyi sirene kalau sama orang yang kalian suka ?". Tanya Nantha


"Ninu ninu". Jawab Sherly


"Salah". Sambung Nantha


"Terus ?". Tanya Daniel


"Miss you miss you". Jawab Nantha disertai dengan tawa cekikikan khasnya.


"Ya gaes maklumin aja yah temen kita lagi ada depresi akan cinta". Timpal Daniel muak dengan tingkah Nantha.


"Giliran gw". Sambung Daniel

__ADS_1


"Lo emang bisa ?". Tanya Sherly


"Lo nggak tau aja ayy dia tuh si raja gombal". Timpal Nantha


"Dihh nggak usah ayy lebay lo". Sengit Sherly


"Gw akhir-akhir ini sering setress jadi kerjaannya beli kacang aja". Ucap Daniel


"Kok kacang buat apa ?". Tanya Alana ia sibuk memikirkan apa hubungan kacang dengan stress


"Karena melepas peanut". Jawab Daniel


HAHAHAHA


Mereka tertawa terbahak-bahak termasuk juga Sherly. Ia kira Daniel sosok dingin yang tak bisa bercanda namun faktanya dia juga cowok receh tak jauh beda dengan para soulmatenya.


"Anj makin makin dah ahh". Gelak Nantha


"Giliran gw giliran gw". Ucap Michael dia sampai memperbaiki cara duduknya.


"Apaan lo ?". Tanya Nantha


"Kenapa donat tengahnya bolong ?". Tanya Michael sambil tersenyum cengar-cengir.


"Karena habis lo en-"


"Mulutnya". Tegur Sherlya


Ia menepuk keras bibir Nantha untuk mencegah laju ucapan cowok yang baru saja menyandang status menjadi pacarnya itu.


"Sorry ayy". Nantha beringsut mendekati dirinya lebih dekat pada tubuh mungil Sherly lalu menumpukkan dagunya pada pundak Sherly.


"Jadi apa ?". Tanya Alana


"Karena yang utuh cuma cinta gw buat Ilona aduhh aarghh salting deh". Ujar Michael sambil cekikikan menepuk lengan Daniel.


"Aneh". Sahut Ilona


"Gw sekali lagi, apa perbedaan jam sembilan sama gw ?". Tanya Nantha


"Gw tau". Sahut Michael


"Kalau jam sembilan serpihan kata sempurna kalau lo nauzubillah". Jawab Michael


"Sana lo nggak usah ngomong gw bacok entar lama-lama". Kesal Nantha ia menendang-nendang kaki Michael yang sedikit jauh dari duduknya.


"Terus apa ?". Tanya Daniel


"Kalau jam sembilan kesiangan kalau gw kesayangan ya kan ayy". Kata Nantha sembari tertawa terbahak-bahak.


"Eeh btw gw mau ngasih tau sesuatu sama kalian yang jones-jones ini". Ucap Nantha


"Nggak usah ngelunjak anj". Pekik Michael kesal


"Misalnya kan kalian suka nih sama orang gw saranin buat langsung di tembak aja kalau ditolak lapor polisi inget pasal 335 UU KUHP "perbuatan tidak menyenangkan", kece kan gw". Ucap Nantha panjang lebar


"Kok lo kepikiran sampai situ sih anj". Pekik Michael senang.


🌼 Bersambung 🌼


Up lagi kak, jangan lupa untuk like, komen, tekan favorit dan VOTE sebanyak-banyaknya dan jangan lupa klik profil author kemudian follow 🙏😀.

__ADS_1


Terima kasih.


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨


__ADS_2