
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨
Up lagi ...
"Kok bisa lo sih ?". Tanya Sherly
"Lah emang siapa lagi ?". Tanyanya balik.
"Mey, abang kamu itu si Nantha". Tanya Sherly heran
"Lah iya, kakak kenal ?". Tanya Meysha balik
.
Mereka bertiga kini sedang duduk sambil menyantap hidangan di salah satu kafe di mall tersebut. Mey menatap heran Nantha yang terus saja menatap Sherly yang sedang menyantap makanannya.
"Abang kenapa sih ?". Tanya Meysha sambil menghentakkan garpu dan sendoknya dengan pelan.
"Lah kenapa apanya, abang emang gangguin Mey ?, Nggak kan ?". Jawab Nantha
"Abang loh". Kesal Meysha
"Lah terus kok ngamok, keberatan ? Mau keringanan nggak ? Ya udah matanya dilepas dulu". Ucap Nantha enteng.
"Wehh sembarangan lo". Sahut Sherly
"Iya nih si abang, nggak ada otak banget ". Ucap Meysha
"Lah salah apa gw, di keroyok dong njir". Gerutu Nantha.
"Abang sih natap kak Sherly kek gini". Ujar Meysha sambil memperagakan cara Nantha menatap Sherly.
"Lah abang kan natap dia bukan natap Mey, kok Mey yang keberatan ?". Geram Nantha
"Risih Mey loh". Ujar Meysha sambil bergidik ngeri
"Loh kok kebalik ?". Tanya Nantha heran
"Udah lah Mey biarin aja orang gila". Sahut Sherly tiba-tiba.
"Ish iya". Jawab Meysha sambil tersenyum kepada Sherly.
.
.
.
"Woy anak setan cepetan jalannya anjir, kaga mau gw di marahin sama Daniel gara-gara lo". Teriak Michael kepada Nantha yang sedang berjalan sambil melambaikan tangannya.
__ADS_1
"Santai dong bestie". Jawab Nantha
"Anak ngen emang lo yah". Umpat Michael kesal
"Ini juga kenapa lo bawa tas segala ?". Tanya Michael kepada Caka.
"Baru dating gw aelah". Jawab Caka lalu dengan anteng ikut masuk kedalam barisan.
"Eh anak setan, tas lo jangan dibawa ikutan upacara juga". Omel Michael.
Michael, si wakil ketua kelas entah setan apa yang merasuki wali kelasnya sampai memilih Michael sebagai wakil ketua kelas. Nantha hanya tertawa terbahak-bahak saat melihat soulmatenya itu kelelahan mengurusi teman sekelasnya di hari senin.
"Si ege emosi mulu anj". Sahut Nantha sambil tertawa kecil
"Anak kon-til diam lo pada, gw capek". Ucap Michael sambil berusaha melepaskan tas Caka.
"Gw ngabrut taik, rupa lo kek gitu keliatannya kek lo mau per-kosa Caka hahaha anjir". Gelak Nantha
"Najisun, kalau gw mau cari aja yang berlubang". Ucap Michael sambil membuang tas Caka ke tepi lapangan.
"Caka juga punya lubang". Ucap Nantha
"Berlubang, tapi gw kaga punya nafsu sama lo". Sahut Caka
"Emang lo gay ?". Tanya Michael
"Kaga". Jawab Caka
"Ini kenapa kelas kita belum rapi ?". Tiba-tiba suara Daniel dari arah depan membuat semua teman-temannya langsung berbaris tanpa berkata-kata.
"Nah kan mampus, gw udah ngomong dari tadi tapi anak-anak setan ini kaga mau denger". Adu Michael
"Anj lo main cepu aja". Sahut Nantha
"Sengaja gw". Ucap Michael sambil cengengesan.
"Diam, upacara akan dimulai". Teriak buk Tina melalui speaker.
Upacara hari senin adalah hal yang diwajibkan oleh sekolah. Dilangsungkan tak sampai satu jam namun banyak siswa-siswi yang mengeluh karena sinar matahari yang panas terasa sangat menyengat sampai ke ubun-ubun mereka.
Krring krringg.
Bel istirahat sudah berbunyi sontak para siswa-siswi berbondong-bondong menuju ke kantin untuk memenuhi nafsu yang memuncak dan menyiksa.
Tak tertinggal dengan ketiga gadis cantik kelas 12 IPS¹ yang tak lain ialah Sherly, Ilona dan Alana. Mereka kini sedang duduk bertiga di kantin pojok dan meja paling pojok juga. Mereka sedang menikmati mie ayam dan juga milkshake ditambah rasa cokelat didalamnya.
"Hallo everybody". Sapa salah satu dari ketiga pemuda tampan yang baru saja datang.
Tiba-tiba geng Nantha muncul didepan mereka. Entah mereka datang dari mana namun satu hal yang pasti kini Nantha tersenyum Manis kepada Sherly. Namun Sherly membuang wajahnya dikarenakan warna merah bermekaran di pipinya.
__ADS_1
"Anjir makan mie ayam kaga ngajak-ngajak". Sahut Nantha
"Makan tinggal makan". Jawab Sherly jutek
"Kenapa sih jutek banget padahal tadi malam udah di traktir". Ucap Nantha
"Jiakhh malam mingguan sama ayang". Sahut Michael
"Ayang matamu". Umpat Sherly.
"Sher lo habis keluar bareng dia ?". Tanya Alana
"Kaga, kebetulan ketemu". Jawab Sherly apa adanya.
"Eeh Lona, gimana perasaan lo hari ini ?". Tanya Michael
"Basa basi bangsat lo diem". Sahut Ilona cepat tanpa melihat kearah Michael yang tersenyum sangat manis padanya.
"Kretek, gw denger suara hati yang patah". Sahut Daniel
"Udah deh lo mendiem diem niel capek gw". Jawab Michael dengan wajah masamnya.
"Niel giliran lo sekarang". Sahut Nantha
"Yoi". Jawab Daniel lalu berlalu menuju ke meja buk kantin untuk memesan kemudian kembali duduk.
"Gw sekarang lagi bingung cok". Tiba-tiba Nantha bersuara membuat mereka menoleh melihatnya.
"Kenapa lo ? Mau kawin ?". Tanya Michael
"Yah kaga". Jawab Nantha lalu menunduk lesu.
"Lo ada utang ?". Tanya Daniel
"Kaga, gw tajir melintir gini masa iya ada utang". Jawab Nantha menyombongkan dirinya.
"Ngomong aja lo Nant". Ujar Sherly
"Yah gini gw punya anak". Jawab Nantha serius.
HAH !!!!!
🌼 Bersambung 🌼
Alloo up lagi dong ini, jangan lupa kasih like, komen, tekan favorit dan vote sebanyak-banyaknya dong.
Jangan lupa klik profile author kemudian follow akun mangaton author.
Terima kasih.
__ADS_1
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨