My Lecturer, My Husband

My Lecturer, My Husband
Tolong aku!


__ADS_3

di tempat lain zhera terbangun dari pingsannya.


Zhera berada di gubuk yang kotor, kumuh


" di mana aku? " tanya zhera pada diri sendiri setelah sadar


Zhera merasa pusing di kepalanya, dia mengingat kejadian sebelum dia pingsan


TOLOONNGGGGG


teriak Zhera (Karna memang Zhera hanya di ikat tangan dan kakinya saja )


mendengar teriakan dari zhera, ketiga penjahat itu (panggil saja dik, dak, Ben) buru buru mengecek keadaan Zhera


" sudah sadar ternyata kamu sayang? " tanya dak dengan tersenyum jahat


" siapa kalian hah! siapa? " tanya Zhera gemetar ketakutan


" santai dong. sayang " ben sambil mengelus rambut Zhera


" JANGAN SENTUH AKU! " ucap Zhera penuh penekanan


" kalian mau apa? lepaskan aku. aku tidak punya masalah dengan kalian " Zhera sudah sangat ketakutan


Zhera berusaha meronta ronta


" silahkan saja kamu berteriak meminta tolong, tidak ada yang bisa menolongmu, Karna ini hutan " ucap Ben


hahhahaha


para pejahat itu tertawa


kini ketiga penjahat itu meninggalkan Zhera


" mas Noval hikss tolong aku mas " ucap Zhera dalam hati


Zhera terus menangis dan memanggil nama noval, dia berusaha untuk melepaskan ikatannya tapi hasilnya nihil


cekrek


terdengar suara pintu terbuka ternyata itu adalah ben.


Ben membawa kantong plastik yang berisi makanan untuk zhera


" ayo makan " melemparkan makanannya di depan Zhera


kini Ben sedang membuka ikatan tangan Zhera


" aku ngga mau " tolak Zhera


" ayo makan!! " bentak ben


" NGGA MAU!! " Zhera melemparkan makanan itu


Ben langsung murka dan mencekram dagu zhera


" ternyata kami terlalu baik denganmu " penjahat itu mencekram bahu Zhera dan mendorong tubuh Zhera dengan sangat kuat.


Zhera meringis kesakitan


" aku mau pulang! lepaskan aku " Zhera berteriak


" kamu mau apa hah? jika kalian mau uang akan aku kasih berapa pun kalian mau " Zhera berharap penjahatnya memilih melepaskannya


HAHAHA


penjahat itu tertawa


" saya, dik dan dak menginginkan tubuhmu, jadi siapkan untuk nanti malam. itu makanya saya memberimu makan agar kamu bertenaga " penjahat itu tersenyum jahat


mata Zhera terbelalak, dia benar benar sangat ketakutan.


dia berharap Noval datang untuk menolongnya.


kini Ben keluar meninggalkan Zhera tanpa mengikat tangan Zhera kembali


Zhera terus menangis,


berteriak? percuma.


meminta tolong juga percuma.


dan menangis juga membuang waktu saja


kini Zhera langsung membuka ikatan kakinya.


di gubuk itu tidak ada jendela, jadi Zhera susah untuk keluar.


tapi Zhera tak menyerah


akhirnya

__ADS_1


aaaaaaa TOLOONNGGGGG


teriak Zhera


dik, dak dan Ben langsung Buru buru melihat Zhera.


saat mereka tiba, Zhera langsung memukul mereka dengan kayu balok, Karna kebetulan di gubuk itu ada kayu


BRUK


BRUK


BRUK


ketiga penjahat itu langsung terjatuh


zhera tak menyia nyiakan kesempatan ini, dia buru buru langsung kabur.


Zhera berlari sekuat tenaga.


dan ternyata penjahat itu mengejar Zhera


Zhera benar benar sangat ketakutan.


dia berharap ada orang yang bisa menolongnya


" mas Noval tolong aku mas " ucap zhera dalam hati


BRUKKK


zhera terjatuh kesandung ranting pohon.


Zhera meringis kesakitan.


dia tidak bisa berlari lagi.


tapi dia harus bisa kabur dari penjahat penjahat itu


saat zhera ingin berdiri, ketiga penjahat itu sudah menangkap Zhera kembali


" lepaskan saya lepas " Zhera meronta ronta


" hahahhah kamu tidak bisa kabur kemana mana " ucap dik


Zhera benar benar takut,


dia takut jika tidak ada yang menolongnya


" berani sekali kamu hah! " teriak dik


PLAKKK


dik langsung menampar pipi Zhera dengan sangat keras.


Zhera meringis kesakitan.


pipi Zhera menjadi merah.


dan mata Zhera mulai berkaca kaca


" ayo sekarang saja kita perk*sa dia " dik tersenyum jahat


" jangan aku mohon lepaskan aku hikss aku mohon " zhera menangis berharap di lepaskan


" aku akan kasih uang berapapun kalian mau. asalkan kalian melepaskan aku "


penjahat itu tidak mendengarkan ucapan Zhera


#


#


#


sementara itu Noval dan asisten Reno yang sudah sampai di hutan


" kamu yakin kalau nona Zhera ke sini? " tanya asisten Reno


" entah kenapa kalau firasat saya mengatakan kalau Zhera ke sini " jawab Noval celingak celinguk mencari Zhera


" ayo kita berpencar " usul noval


" okeh " sahut asisten reno


kini Noval dan asistennya sedang berpencar


ZHERAAAAA


teriak Noval


Noval begitu sangat menyesal karna gara gara dia Zhera seperti ini.

__ADS_1


Noval merasa dirinya tidak becus mengurus Zhera


" Zhera kamu di mana? " ucap Noval dalam hati


" maafkan saya Zhera maafkan saya " noval menyesal


#


#


#


#


sementara di tempat lain dik mulai mendekati Zhera


TOLOOONGG


TOLOOONNNGG


MAS NOVAALLLL


teriak zhera


#


#


#


sementara itu noval yang sedang mencari Zhera, mendengar suara teriakan Zhera


" Zhera " ucap noval


ZHERA KAMU DI MANA?


teriak Noval


tiba tiba asisten Reno datang


" aku tidak menemukan nona Zhera " ucap asisten Reno


" tadi saya mendengar teriakan Zhera "' sahut Noval yakin


" apa kau yakin ? " tanya asisten Reno


" saya sangat yakin, kalau itu suara Zhera " Noval dengan sangat yakin


#


#


#


#


TOLOOONGGGGG


teriak Zhera lagi


#


#


#


" iya aku juga mendengarnya " ucap asisten Reno


" ayo kita cari sumber suaranya " ajak Noval


" sumber suaranya dari arah Utara " sambungnya


akhirnya Noval dan asistennya mencari sumber suara itu


#


#


#


kini dik menarik paksa baju Zhera, Zhera meronta ronta.


dan membuat baju zhera sobek di bagian pundaknya


TOLOOONNNGG hiks TOLOONNGGGGG


LEPASKAN AKU LEPASKAN


teriak Zhera meronta ronta sambil menangis


saat dik ingin membuka resleting baju Zhera.

__ADS_1


tiba tiba


__ADS_2