
uwekk uwekk
pagi pagi zhera sudah mual
" sayang kamu kenapa? " tanya Noval khawatir
" ngga tau mas "
" kamu sakit? " tanya Noval sambil menempelkan punggung tangannya di kening Zhera
" mungkin hanya masuk angin aja "
" kita ke dokter ya " ajak Noval
" ngga usah mas "
" kamu pucat gini " kata Noval khawatir
" hanya masuk angin aja "
" bukan hanya hari ini kamu kayak gini, tapi udah beberapa hari ini " kata Noval. ya zhera sudah beberapa hari ini sering mual dan muntah muntah
" aku ngga papa mas " ngeyel zhera. Noval yang mau bicara berhenti karena suara ketukan pintu
tok tok tok!
" aku buka pintu dulu " pamit noval. zhera mengangguk
" iya bi " setelah pintu terbuka
" tuan, di bawah ada nyonya Mia " kata bi Inah
" oh baik bi, kami akan ke sana "
" baik tuan permisi " pamit bi Inah lalu pergi
" zhera " panggil noval
" iya mas "
" di bawa ada ibu " kata Noval
" oh mas duluan aja nanti aku menyusul " kata Zhera. Noval mengangguk
di sana Mia atau ibunya zhera sedang menyuapi Kedua cucunya.
ya karna saat Mia kesini, kedua cucunya sedang di suapi makan oleh Bi Inah.
jadi Mia meminta dirinya yang menyuapi Kedua cucunya
" nenek minum " elena minta minum
" ini sayang "
" nenek udah kenyang " kata vano
" vano udah kenyang? " tanya Mia. vano mengangguk
" elena juga udah kenyang " Kata elena
" tapi ada satu sendok lagi dong sayang. ngga papa ya satu sendok lagi " kata Mia pada elena. elena mengangguk. Mia pun menyuapi elena lagi
" anak pinter " Mia mencium pucuk rambut elena dan juga Vano
Mia begitu sangat gemas dengan kedua cucunya.
__ADS_1
mereka sangat tampan dan cantik.
Mia tak henti henti mencium vano dan elena
" maaf Bu lama " kata Noval tiba tiba datang
" tidak apa apa " jawab Mia tersenyum
" zhera kemana? " tanya Mia mencari keberadaan putrinya
" zhera masih di kamar, karna akhir akhir ini zhera sering mual dan muntah muntah " kata Noval. Mia tersenyum Dengan penuturan Noval
" sudah ke dokter? " tanya Mia
" zhera menolak Bu " jawab Noval. tiba tiba Zhera pun datang
" maaf Bu lama " kata Zhera
" tidak apa apa sayang " jawab Mia. zhera langsung memeluk ibunya
" kamu sering muntah muntah? " tanya Mia. zhera menangguk
" kenapa tidak mau periksa ke dokter? " tanya Mia
" ini hanya masuk angin Bu "
" tidakkah kamu berpikir jika vano akan punya adik lagi " kata Mia. Noval Dan zhera sama sama terkejut
" zhera Hanya mual Bu. bukan hamil " kata Zhera
" kamu saat hamil Vano dan elena sama kan rasanya kayak sekarang? " tanya Mia. zhera menangguk pelan. Noval dan Zhera saling menatap
" mungkin saja kamu sedang hamil lagi " ucap mia
" masa sih Bu " kata Zhera
" ayo sayang kita ke dokter. biar kita tau kamu hamil atau ngga " kata noval bahagia
" mas pengen aku hamil lagi? " tanya zhera
" iya " jawab noval tersenyum
" elena masih kecil mas "
" saat kamu hamil elena juga Vano masih kecil " sahut noval
" terakhir kamu haid kapan? " tanya Mia
" udah telat 2 Minggu " ucap Zhera pelan. Mia dan Noval tersenyum
" coba kamu periksa ke dokter, mungkin aja ibu bakal punya cucu lagi " kata Mia lagi tersenyum
" vano, elena mau ngga kalau kalian punya adik " tanya Mia kepada kedua cucunya
" mau nek " jawab vano antusias. Vano pun langsung mendekati Zhera
" mommy, mommy mau punya dedek bayi lagi? " tanya vano menatap zhera. tapi Zhera yang tak menjawab pertanyaan putranya
" mommy " panggil vano menghampit wajah zhera
" iya sayang " jawab Zhera
" Mommy mau punya dedek bayi lagi? " tanya vano
" vano. sini sayang " panggil Noval. vano pun menghampiri Noval
__ADS_1
" vano kalau punya adik lagi jangan nakal ya sama adik adik vano " kata noval pada putranya
" iya Daddy "
" vano juga harus jagain elena, karna Elena adik Vano, vano ngga boleh nakal sama elena."
" iya Daddy "
" yaudah Daddy mau berangkat kerja dulu ya " pamit Noval
" Bu aku berangkat kerja dulu ya " pamit noval pada Mia
" iya. hati hati ya "
" ayo mas aku antar ke depan " kata Zhera
di depan rumah
" mas " panggil Zhera
" iya sayang "
" apa kamu yakin aku sedang hamil? " tanya zhera menatap Suaminya
" mas Yakin " noval memegang tangan zhera
" kenapa? " tanya noval
" kamu belum siap punya anak lagi? " tanya noval lagi
"bukan gitu mas, cuma aku masih belum percaya aja. aku cepet banget hamilnya "
" itu berarti kamu sangat subur. anak itu rezeki " jawab Noval
" hari ini aku pulang cepat. nanti kita bisa ke dokter " ucap noval
" iya mas "
" mas berangkat ya " pamit noval
dan cup Noval mencium kening Zhera
" mas hati hati ya "
zhera pun masuk lagi ke dalam rumahnya.
di sana ibunya yang sedang menemani cucu Cucunya mewarnai
" wah gambarnya bagus bagus banget ya " puji Mia pada cucu cucunya
elena yang sibuk mewarnai, zhera yang tengah sibuk menguncir rambut elena.
" pinter pinter banget ya cucu cucu nenek " kata Mia mencium kedua pipi cucu cucunya secara bergantian
" ibu bahagia melihat kalian bahagia " ucap Mia
" zhera akan lebih bahagia lagi kalau ibu Tinggal di sini bersama cucu cucu ibu " sahut zhera
" ibu tidak bisa sayang " jawab Mia. zhera terlihat sedih
" ibu harus jaga kesehatan " pinta Zhera
" iya sayang " jawab Mia tersenyum. zhera pun langsung memeluk Ibunya
" zhera sayang banget sama ibu "
__ADS_1
" ibu juga sayang banget sama kalian " jawab Mia berkaca kaca