
" iya gue juga kasian sama dia, tapi gue juga ngga suka sama dia " jawab Zhera
" ha Lo ngga suka kenapa? " tanya Mirna penasaran
" hm entahlah gue rasa dia menyukai suami gue, ada gue aja dia terang terangan sok perhatian sama suami gue " sahut zhera kesal
" jadi ceritanya Lo cemburu nih? " ledek chacha
" ish " Zhera memalingkan wajahnya
" tadi pas sarapan aja dia sok sokan nawarin buat menyajikan makanan mas noval, padahal di situ ada gue, mana mas noval nurut aja lagi " jawab Zhera kesal mengingat kejadian tadi pagi
hahhaha Mirna dan Chacha tertawa
" apaan sih! ngga ada yang lucu " zhera semakin kesal
" kalau bener orang itu ada hati sama suami Lo, Lo hati hati aja deh " ucap Mirna
zhera tiba tiba mengingat perkataan Noval tadi pagi saat noval ingin meny*sor wanita lain
" jadi gue harus apa? " tanya zhera polos
" gini deh Zhe, dalam rumah tangga ada aja kan berantemnya , jadi eluh nih ya jangan marah marah sama suami Lo, ataupun berantem, nanti itu siapa namanya? " chacha mengingat ngingat nama Mona
" Mona " jawab Zhera
" ah ya. nanti tuh si Mona bakal seneng kalau Lo berantem sama suami Lo "
zhera mencerna ucapan Chacha yang memang dia sedang marah pada suaminya
" Lo menikah muda di usia 21 tahun jangan jadikan masih muda itu sebagai cap " titah Mirna
" maksudnya? gue ngga paham " jawab Zhera bingung
" gini, Lo kan masih muda, lo sudah menyandang seorang istri dan seorang ibu, jadi Lo jangan mengecap diri lo masih muda yang pikirannya belum dewasa.
__ADS_1
jadi apa apa Lo jangan suka ngambek, jangan suka marah sama suami Lo.
jangan berpikiran negatif ke suami Lo,
Lo juga harus sering mengalah, kalau keduanya ngga ada yang mau ngalah rumah tangga ngga akan adem " jelas Mirna panjang lebar
zhera mencerna setiap ucapan Mirna
" nah tuh Zhe dengerin " sahut chacha
" iya mir makasih " jawab Zhera
" Zhe Lo adalah istri dan ibu yang baik " ucap Mirna tersenyum
kini ketiga sahabat itu berpelukan
" gue beruntung punya kalian " kata zhera
" aaaaaa gue juga beruntung " sahut chacha
ya dia adalah Mona
" sudah ku duga Zhera, kamu pasti tidak menyukai ku " ucap Mona tersenyum sinis
" kamu pikir aku menyukaimu? hahaha tentu saja tidak. liat saja aku akan buat Noval membencimu.
kamu sudah merebut pujaan hatiku, itu sama saja kamu telah mengibarkan bendera perang denganku " ucap Mona tersenyum jahat.
mona pun pergi
" Zhe kita pamit pulang ya " pamit mirna
" ya udah yuk gue anterin "
******
__ADS_1
malam harinya zhera yang habis menidurkan vano dan Zhera melihat Noval sekilas yang tengah asyik mainan hp.
zhera mengingat ucapan Mirna tadi sore.
" mas " Zhera menghampiri Noval
" hm " tanpa menoleh
zhera kesal karna Noval tak memperdulikannya, tapi Zhera berusaha untuk tidak terbawa emosi
" masss " panggil Zhera lagi manja
Noval langsung meletakkan hp nya
" iya sayang " sahut noval menatap Zhera
"mas lagi sibuk? "
" ngga. kenapa? "
" tapi mas sibuk mainan hp "
" oh itu mas lagi chetingan sama teman kuliah "
" cewe? " tanya zhera cemberut
" haha cowo sayang" Noval mencubit pipi zhera karna gemas
zhera pun langsung mencium bibir noval sekilas
" kamu yang memulai ya, jadi jangan salahkan aku kalau aku meminta lebih " kata noval dengan tatapan mesumnya
tak butuh waktu lama, noval langsung menindih tubuh zhera.
dan tentu saja terjadilah adegan++
__ADS_1