
Zhera dan Noval sudah pulang ke rumah, kini Zhera masih memikirkan wanita yang memeluk Noval saat di Paris.
itu membuat Zhera penasaran
Zhera menemukan dompet Noval yang terjatuh di lantai, dan dompetnya terbuka
dan DEG!!
" ini kan wanita yang di Paris itu " ucap Zhera lirih
dada Zhera tiba tiba sesak.
apakah dia cemburu??
tapi sampai saat ini dia belum mancintai suaminya
dia penasaran akhirnya dia berniat untuk bertanya pada bi inah, ya bi inah bekerja di keluarga Alexander sudah 15 tahun jadi kemungkinan besar dia tau, dan bi Inah disuruh Vida untuk ikut dengan Zhera dan Noval
" bi " Zhera berdiri di samping bi inah yang sedang memotong sayuran
" eh nona Zhera, nona Zhera mau bibi bikinin apa?" tanya bi Inah dengan tersenyum
" tidak bi. aku ingin bertanya sesuatu " ijin Zhera
" silahkan nona "
" bi apa pak Noval punya pacar yang bernama Seya? " tanya zhera menatap bi Inah
bi Inah tau majikannya menikah Karna dijodohkan, jadi masih banyak yang belum majikannya ketahui
tapi bi Inah juga tidak mau membuat majikannya sakit hati.
bi inah enggan menjawab,
tapi akhirnya bi Inah bilang juga saat di desak oleh Zhera
" jadi Nona Seya adalah mantan pacarnya tuan Noval. mereka pacaran sudah hampir 5 tahun. tapi nyonya besar dan tuan besar tidak merestui hubungan mereka " cerita bi Inah dengan pelan, dan melihat ekspresi majikannya. tapi rupanya ekspresi majikannya masih biasa saja.
" Karna profesi nona Seya adalah seorang model " sambung bi Inah,
ekspresi Zhera masih terlihat biasa saja
" nyonya besar pernah melihat nona Seya satu kamar dengan bos nya "
" saat nyonya besar memberi tau berita ini pada tuan Noval, tapi tuan Noval tidak percaya, tuan Noval tetap ingin bertunangan dengan nona Seya, tuan Noval mengatakan kalau ini adalah akal akalan nyonya besar agar tuan Noval memutuskan hubungan dengan nona Seya dan menerima perjodohan yang nyonya besar dan tuan besar rencanakan " Bi Inah memberi jeda ingin melihat ekspresi majikannya
terlihat jelas ekspresi Zhera berubah jadi sedih.
tapi bi Inah tetap melanjutkan ceritanya
" saat sudah menemukan tanggal pertunangan mereka, nona Seya meminta di batalkan, dan meminta mengakhiri hubungan, Karna katanya tuan Noval terlalu overprotektif, dan saat tuan Noval bertemu kliennya di luar negri, tuan Noval bertemu nona Seya dan bosnya di hotel dan masuk di kamar yang sama, di situlah tuan Noval sadar bahwa apa yang di katakan nyonya besar benar, bahwa nona Seya bukan wanita yang baik baik, dan mereka juga baru memutuskan hubungan 1 tahun yang lalu, dan tuan Noval frustrasi Sampai tidak memperdulikan kantor saat nona seya minta di batalkan pertunangannya, sikapnya berubah menjadi dingin pada wanita saat tuan Noval tau nona Seya main api di belakangnya "
bi Inah mengerti betul perasaan majikannya sekarang.
Zhera terlihat sedih.
ah apakah dia sudah mulai jatuh cinta??
" baik bi terima kasih atas informasinya " zhera tersenyum kecil, lalu pergi ke kamarnya
setelah sampai di kamar, Zhera memikirkan informasi dari Bi inah.
kenapa dia sesedih ini?
Zhera berfikir Noval pasti sangat mencintai wanita itu.
pacaran sudah 5 tahun?
tentu saja banyak kenangan yang mereka buat.
apakah dia sudah tidak punya tempat di hati Noval? biarpun Zhera sudah punya pacar dia akan berusaha melupakan pacarnya.
karna hubungannya dengan pacarnya adalah perselingkuhan.
dan sekarang ini, tidak ada bayangan wajah pacarnya di pikiran Zhera
__ADS_1
"akhh. !!! kamu pasti sangat mencintai wanita itu kan pak? kamu juga masih menyimpan fotomu bersama wanita itu di dompetmu. kanapa hatiku sesedih ini " ungkap Zhera lirih
#
#
#
🌸pagi sudah tiba, hari ini Zhera dan Noval menjalankan rutinitasnya seperti biasa.
Zhera ke kampus,, Noval ke kantor dan mengajar
*DI KAMPUS
" Zheraaaaa kita kangeeeennnn " Chacha dan Mirna memeluk zhera
" gue juga kangen sama kalian " Zhera balas memeluk
Zhera membawa 2 totebag yang isinya oleh oleh waktu di Paris
" ini untuk kalian " menyodorkan oleh olehnya
" wah makasih nakkoku " Chacha memeluk Zhera kembali
" makasih Zheraku sayang " Mirna tak kalah heboh nya
" enak ya bisa liat menara Eiffel " Chacha dengan wajah sedih
" gue kapan? " lanjutnya
Zhera hanya membawa 2 totebag, Karna dia memang membeli oleh oleh untuk kedua sahabatnya saja.
Rivaldo?? dia tak membelikan Rivaldo oleh oleh.
membeli oleh oleh untuk kedua sahabatnya itu uang dari Noval. jadi tidak mungkin dia juga minta di belikan untuk Rivaldo
" Zhe, Luh cuti 1 Minggu, pak Noval juga cuti 1 Minggu. kok bisa barengan gitu sih?? " tanya Mirna penuh selidik
" i- tu hanya kebetulan saja " jawab zhera gugup
tiba tiba Rivaldo datang menghampiri mereka, tiba tiba dia memeluk Zhera.
" val malu tauk " kesal Zhera
" ma'af "
" sayang aku kangen banget " ungkap Rivaldo
Zhera hanya tersenyum, entahlah kenapa dia tidak merindukan laki laki di depannya.
apakah dia sudah tidak mencintai Rivaldo lagi?
saat ini pikiran Zhera tertuju pada NOVAL
sementara dari kejauhan Noval melihat mereka, wajah dia terlihat cemburu.
ha cemburu? sepertinya tidak!
sedangkan Noval tidak mencintai istrinya
" kenapa saya kesal melihat mereka " batin Noval kesal
sekarang adalah jam noval mengajar di kelas Zhera.
di kelas Noval sering mencuri curi pandang pada Zhera.
zhera yang sadar suaminya tengah melihatnya, zhera melihat balik.
mata keduanya bertemu untuk beberapa detik.
zhera begitu sangat gugup, Zhera langsung memalingkan wajahnya
*******
jam 4 sore Zhera dan kedua sahabatnya sedang berjalan jalan di pantai, Zhera sengaja mengajak kedua sahabatnya agar tidak begitu memikirkan wanita yang memeluk suaminya waktu di Paris.
__ADS_1
mereka bertiga menikmati angin sepoi sepoi di pantai.
sekarang mereka sedang berjalan jalan menyusuri pantai
" Zhe " panggil Mirna
" hm "
" gue liat kok pak Noval sering liatinn Lo ya " ucap Mirna menatap zhera
" itu perasaanya Lo aja kali " jawab Zhera berusaha tenang
" masa sih? apa jangan Jangan pak Noval naksir Lo lagi" ucap Mirna menatap zhera curiga
" ah ya kali dia naksir gue " jawab Zhera berusaha tenang
" iya Zhe gue ngerasa juga gitu " Chacha membenarkan
" ah itu perasaanya kalian aja "
triitt triittt
tiba tiba handphone Zhera berdering, Zhera langsung mengambil hp nya di dalam tas.
dan ternyata yang menelponnya adalah suaminya.
Zhera melirik kedua sahabatnya, dan untung saja kedua sahabatnya tidak melihat.
Zhera mengangkat telepon suaminya
" di mana? " tanya Noval di sebrang sana
" di rumah " jawab Zhera gugup
" ngapain? " tanya Noval lagi
" belajar " jawab Zhera. Mirna dan chacha menatap Zhera, kenapa sahabatnya ini berbohong
" sejak kapan kamu pintar berbohong? " tanya Noval dingin
" maksudnya? " tanya Zhera Tidak paham
" saya sedang di pantai dan lihat kamu " jawab Noval
" ha " Zhera terkejut. kenapa suaminya bisa ada di sini juga
" lihat ke belakang " pinta noval dingin.
Zhera pun berbalik, dan benar saja Noval sudah memberikan tatapan yang tajam pada Zhera.
Noval sedang berdiri di belakang zhera cukup jauh
" Pulang! " suruh Noval tegas dan langsung mematikan handphone nya. Zhera pun membalikkan badannya lagi
" kita pulang yuk " ajak Zhera
" ha Zhe gimana sih, katanya mau foto nunggu matahari terbenam, ini bentar lagi loh Zhe " ucap Chacha yang tak ingin pulang
" yaudah kalau kalian di sini ya ngga papa, tapi gue mau pulang. ibu gue mau pulang, nanti ibu gue tau lagi kalau gue udah bohong bilangnya di rumah belajar " kata Zhera berbohong
" jadi itu yang nelfon ibu Lo? " tanya Mirna
" iya mir " Jawab Zhera gugup
" ya udah kita juga ikut pulang " ucap Chacha
" kalau kalian mau di sini ya di sini aja " kata Zhera tak enak hati
" kita berangkat bareng, jadi pulangnya juga harus bareng " ucap Mirna
" gue ngga enak sama kalian " kata Zhera
" ah Lo mah kayak sama siapa aja " jawab Mirna
akhirnya mereka bertiga pun pulang,
__ADS_1
di perjalanan pulang Zhera terus memikirkan apa suaminya akan marah karna dia telah membohonginya.
dan kenapa suaminya juga bisa ada di sini