
sesampainya di rumah Zhera langsung mengetes dia sedang hamil atau tidak dengan menggunakan test pack
zhera menunggu berapa detik untuk menunggu hasilnya.
zhera menutup matanya, dia begitu deg degan dengan hasilnya.
dan Zhera pun memberikan diri untuk melihat hasilnya.
daaannn
mata Zhera membulat melihat hasilnya, dua garis yang terlihat sangat jelas di test pack
" a-aku hamil " ungkap Zhera terbata bata
zhera Sangat bahagia karena dia sedang hamil anak dari suami yang sangat ia cintainya.
zhera berniat memberikan kabar baik ini kepada suaminya.
tapi dia mengurungkan niatnya, dia mengingat bahwa Noval belum pernah mengungkapkan perasaannya kepada Zhera.
" mas aku tidak tau, kamu sudah mencintaiku atau belum. aku sedang hamil anakmu sekarang, aku tidak tau kamu bahagia atau tidak " ungkap Zhera lirih
tiba tiba HP zhera berdering ternyata itu adalah vc suaminya
" iya mas " ucap Zhera setelah meng answer
" kamu sedang apa? " tanya noval
" aku habis pulang kuliah "
" kamu kenapa? " tanya Noval lembut Karna melihat wajah Zhera yang sendu
" aku ngga papa " jawab Zhera senyum
" baiklah Zhera jaga kesehatanmu. mungkin 2 hari lagi saya baru bisa pulang "
" iya mas juga jaga kesehatan "
" ya sudah saya tutup ya. Karna ada banyak sekali pekerjaan "
" mas jangan capek capek "
Noval tersenyum
" iya. kamu juga " noval langsung mematikan vc nya
#
__ADS_1
#
#
ke esokan harinya di kampus para mahasiswa dan mahasiswi menatap Zhera dengan tatapan sinis, Zhera bertanya tanya apa ada yang salah dengan penampilannya
" keliatannya aja polos , ternyata aslinya ngga sepolos yang kita liat " bisik mahasiswi ke mahasiswi lainnya sambil menatap Zhera sinis
saat Zhera melewati dinding majalah di kampus alangkah terkejutnya Zhera melihat fotonya yang sedang membeli test pack.
zhera langsung menarik foto itu dari dinding
" apa ini sebabnya mereka menatapku seperti itu " batin Zhera
" siapa yang udah fotoin aku " batin Zhera bertanya tanya
Zhera langsung mengrobek fotonya dan membuang nya ke tong sampah
zhera langsung pergi menuju ke kelas, tiba tiba
" zheraaa " panggil mahasiswi dari belakang
zhera menoleh ke belakang
mahasiswi itu langsung menghampiri Zhera
zhera mengangguk
" siap siap aja Lo di keluarin dari kampus " lanjutnya menyeringai
mahasiswi itu langsung pergi meninggalkan Zhera .
zhera yang mengerti maksud dari mahasiswi itu hanya diam, Zhera juga berfirasat rektor memanggilnya pasti soal foto itu
zhera melangkah pergi untuk menemui rektor, saat di depan pintu Zhera begitu bingung dia akan menjawab apa jika di tanya soal foto itu
tok tok tok
zhera mengetuk pintu dengan ragu
" masuk " sahut yang di dalam
zhera pun masuk
" duduk " suruh rektor
zhera langsung duduk sembari membuang nafasnya perlahan
__ADS_1
" zhera saya memanggilmu tentang foto kamu yang menyebar di kampus kita "
zhera mengangguk paham
" saya tidak ingin berfikiran buruk tentangmu, kamu membeli test pack mungkin saja untuk saudaramu atau yang lainnya. dan itu pasti bukan untukmu kan Zhera? Karna kita tau kamu belum menikah.
zhera kamu bisa jelaskan semuanya. agar semuanya tidak salah paham terhadapmu " ucap rektor
zhera yang bingung apakah dia harus jujur bahwa sebenarnya dia sudah menikah.
memikirkan itu membuat kepala Zhera menjadi pusing, dan tiba tiba pandangan Zhera menjadi kabur.
zhera memegangi kepalanya yang terasa berat, dan tiba tiba zhera tak sadarkan diri
" zheraaa bangun " panik rektor menepuk nepuk pipi Zhera
rektor itu pun meminta bantuan kepada tukang bersih bersih kampus untuk membawa Zhera ke UKS Karna kebetulan lewat
zhera di bawa ke UKS, Mirna dan ChaCha yang melihat zhera mereka sangat khawatir.
Mirna dan chacha ikut ke dalam melihat keadaan Zhera
dokter pun langsung memeriksa keadaan zhera.
dan tiba tiba zhera bangun dari pingsannya.
Mirna dan Chacha merasa lega
" kenapa Zhera bisa pingsan dok? " tanya chacha khawatir
" Zhera sekarang sedang hamil dan usia janin nya 3 Minggu " ucap dokter Karna memang tidak tau Zhera sudah menikah atau belum
Mirna, Chacha dan rektor pun membulatkan matanya tak percaya bahwa Zhera benar benar membeli test pack untuk dirinya sendiri
zhera yang berfikir pasti dokter mengatakan bahwa dirinya sedang hamil hanya menunduk
" zhera tolong jaga kehamilannya. Karna di usia ini janin rentan sekali keguguran " dokter menjelaskan
" baik dok " jawab Zhera
" dokter terima kasih. zhera jaga kesehatan dan kandunganmu. bapak permisi " pamit rektor dengan wajah tak bisa terbaca Karna ada mahasiswi nya hamil di luar nikah ( Karna memang seluruh orang di kampus Tidak ada yang tau bahwa Zhera sudah menikah baik chacha maupun Mirna )
" terima kasih pak " ucap Zhera
rektor pun langsung pergi
Mirna dan Chacha pun ikut keluar pergi
__ADS_1
" Dok terima kasih " ucap Zhera lalu langsung pergi mengejar kedua sahabatnya