
setelah masuk di dalam mobil, suasana tampak hening, itu membuat Zhera canggung dan tidak nyaman
" pak " Zhera ingin memulai pembicaraan
" hm " tanpa melihat orang yang memanggil
" kenapa bapak tidak menolak kencan kita ini? " tanya Zhera menatap Noval
" kenapa?? " yang di tanya malah balik nanya
" pak, kenapa bapak setuju dengan perjodohan kita?? pak saya masih ingin kuliah, tidak punya kepikiran untuk menikah muda , dan ... " Zhera menggantung kalimatnya
" dan kamu sudah punya pacar? " sambung Noval tetap fokus menyetir
" mmm. ya kan itu ... " belum selesai Zhera bicara langsung di potong oleh Noval
" kamu tau? saya juga tidak setuju atas perjodohan ini. tapi saya sebagai anak yang berbakti harus menuruti apa yang di pilihkan orang tua saya walaupun terpaksa " jawabnya dengan dingin
Zhera tak percaya apa yang dikatakan Noval,
jika terpaksa kenapa tidak menolaknya saja
setengah jam kemudian sampailah mereka di tempat tujuan yaitu restoran ternama dan termahal di kota XXX
" semuanya sudah siap? " tanya Noval pada asistennya (asisten Reno)
" sudah pak " asisten mengangguk
tempat restoran yang megah nan mewah yang dihiasi lampu berkelap kelip di tambah bunga bunga yang indah
wah indah sekali *batin Zhera
Zhera tampak takjub dengan pemandangan yang disuguhkan di depan matanya
" tidak perlu selebay itu menatap tanpa berkedip, melihat ke sana ke mari, jangan membuat saya malu " celetuk Noval
Karna memang Zhera melihat ke sana kemari melihat pemandangan yang disuguhkan sambil senyum senyum
__ADS_1
ck! kenapa kau selalu protes pak * batin Zhera kesal
mereka duduk di kursi yang berbaluti kain putih yang mewah dan mereka saling berhadapan
" pak " panggil Zhera setelah menelan makanan di mulutnya
" saya tidak suka kalau ada orang yang bicara di saat sedang makan " pungkasnya dengan ketus
Zhera hanya melipat bibirnya, Noval meliriknya sekilas
" begitu saja cemberut " batin Noval sedikit tersenyum samar
setelah mereka selesai kencan.
ha apakah ini kencan?
author rasa bukan
* DI DALAM MOBIL NOVAL
" mana handphone mu? " Noval mengulurkan tangannya
" sudah jangan banyak tanya " masih mengulurkan tangannya
" jangan GR dulu. ibumu mempercayai saya untuk menjagamu. jadi kita harus bertukar nomor handphone " sambungnya dingin tetap fokus menatap ke depan
Zhera menyerahkan handphone nya, dan di ambil oleh Noval.
setelah bertukar nomor handphone,
Noval melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
ibu selebay itu sampai menyuruh dosen killer ini untuk menjaga gue * batin Zhera kesal
tidak ada percakapan di dalam mobil
#sesampainya Zhera di rumah pukul 10 malam
__ADS_1
Zhera merebahkan tubuhnya setelah selesai bersih bersih
" gue Selfi dulu ah sebelum bobo " mencari gambar camera di ponselnya sambil tertawa
" wah gue cantik juga " setelah selesai berfoto dan melihat fotonya
Zhera membuka aplikasi WhatsApp, lalu upload dan send terkirim
*Zhera mengunggah foto ini
dengan caption :
* selfie dulu ah sebelum bobo 🤣🤣 *
30 menit kemudian Zhera membuka aplikasi WhatsApp untuk melihat siapa yang melihat statusnya
tertera di layar
Mirna Luv😍 *15 minutes ago
Chacha Lop❤️ * 20 minutes ago
Noval * 25 minutes ago
Zhera era menutup mulutnya, dia baru sadar kalau dia sudah saling save nomor handphone si dosen killer
" ha bagaimana ini?? " Panik sambil mengacak ngacak rambutnya sendiri
* DI KEDIAMAN RUMAH KELUARGA ALEXANDER *
Noval tengah menatap foto Zhera yang di unggah oleh Zhera,
jarinya bergoyang goyang kesana kemari untuk memperbesar foto Zhera
" cantik juga " umpat Noval dalam hati
__ADS_1
" ah apa apaan Noval "