
sesampainya mereka di rumah zhera tengah menyusui vano
" sayang " Noval tiba tiba duduk di samping Zhera
" vano belum tidur? " tanya noval
" belum "
" ya sudah "
" kenapa? " tanya zhera
" hehe kamu boboin aja vano dulu, kalau udah bobo, kamu bisa boboin ini " Noval tak merasa malu menunjukkan area bawa sensitifnya
" ih apaan sih mas " zhera yang merasa malu dan langsung membuang mukanya
Noval yang tiba tiba mengendus ngendus leher zhera
" mas ih " zhera yang merasa geli
Noval yang masih tetep sibuk mengendus ngendus leher zhera
" kalau kamu tetep gini, vano ngga tidur tidur " ucap zhera
Noval pun langsung berhenti, tentu saja karena Noval yang tak ingin menunggu lama untuk menjamah tubuh istrinya
" dasar suami mesum " batin zhera tersenyum
di rasa vano sudah benar benar pulas, zhera meletakkan vano di ranjang dengan hati hati
" good night sayang, I Love you " zhera mencium kening putranya
zhera pun hendak pergi ke kamar mandi
" kamu mau ngapain? " tanya noval
" aku mau siap siap mas "
Noval pun tersenyum yang mengerti jawaban zhera yang akan siap siap
setelah keluar dari kamar mandi, zhera memakai wewangian di area leher dan pay*daranya.
tentu saja agar membuat suaminya semakin terangsang
Noval langsung memeluk zhera dari belakang, dan mengelus pay*dara zhera dengan pelan.
dada zhera yang tak di bungkus bra membuat sentuhan noval terasa jelas.
mereka pun melakukannya lebih dari itu, dan terjadilah adegan ++
*************
keesokan paginya zhera tengah sibuk menyajikan sarapan
" vano kemana? " tanya neneknya Noval tiba tiba
" vano belum bangun nek "
setelah selesai menyajikan sarapan zhera pamit untuk memanggil suaminya
" zhera mau panggil mas Noval Dulu ya nek " pamit zhera
" iya "
saat Zhera ingin memanggil suaminya, zhera berpapasan dengan Mona.
Mona tersenyum kecil, Zhera senyum balik.
itu senyuman tulus atau palsu entahlah author juga tidak tau
__ADS_1
# NOVAL
# ZHERA
# MONA
Zhera masuk ke dalam kamar untuk memanggil suaminya, ternyata suaminya sedang menggendong vano
" vano udah bangun mas? " tanya zhera
" iya , mas juga udah mandiin "
" yaudah ayo kita sarapan " zhera mengambil alih Vano dari gendongan suaminya
dan cup! Noval mencium bibir Zhera agak lama.
zhera langsung mendorong tubuh suaminya
" ih apaan sih mas, masih pagi udah main nyosor aja " kesal Zhera
" memangnya kenapa? nyosor sama istri sendiri memangnya ngga boleh? "
entahlah ada apa dengan zhera, biasanya dia merasa senang kalau noval menciumnya, tapi sekarang suasana hati zhera sedang tidak mood karna ada Mona di rumahnya
" oh jadi kamu ngga mau aku sosorin? " tanya noval
zhera memalingkan wajahnya
" oh baiklah aku akan nyos*r sama wanita lain aja " ucap noval pura pura cuek lalu pergi meninggalkan zhera yang terdiam
" makan "
zhera takut jika suaminya benar benar akan melakukannya, terlebih di rumah ada Mona .
zhera pun menyusul suaminya
" bi inah tolong gendong vano dulu, sekalian suapin vano makan ya bi " ucap zhera saat berpapasan dengan bi Inah
" baik nona "
vano pun di gendong oleh BI Inah.
dan zhera pun menyusul suaminya di ruang makan.
saat Sampai di ruang makan, zhera hendak melayani suaminya, tapi tiba tiba Mona mengambil alih pekerjaan zhera
" kak Noval biar aku aja " cegah Mona saat noval ingin mengambil nasi
" kak Noval mau lauk apa? " tanya Mona sok perhatian
Noval menunjukan menu yang ingin di makannya.
zhera kesal pada suaminya itu, kenapa suaminya tidak menolak saat wanita lain yang mengambil alih kewajiban istrinya untuk melayaninya di meja makan.
beda lagi dengan noval, Noval sengaja membuat zhera agar merasa cemburu, karna zhera kesal saat di ciumnya
Noval yang melirik sekilas wajah istrinya yang menahan kesal , membuat noval tersenyum.
mereka pun menyantap sarapannya masing masing.
tidak ada percakapan saat makan,
__ADS_1
setelah beberapa menit kemudian, mereka pun akhirnya selesai sarapan.
" nek zhera mau ke vano dulu ya " pamit zhera pada neneknya Noval
" iya sayang "
zhera pun melihat wajah Noval sekilas dengan wajah cemberut, noval terkekeh dengan tingkah istrinya itu
***
sore harinya zhera tengah asyik bersantai di pinggir kolam renang ya karena hari ini adalah hari Minggu waktunya untuk bersantai santai
" nona, ada teman teman nona zhera " ucap bi Inah tiba tiba
" oh suruh kesini aja bi "
" baik nona "
ya zhera sudah tau bahwa yang datang adalah kedua sahabatnya, siapa lagi kalau bukan Mirna dan Chacha.
karna sebelumnya mereka sudah menghubungi Zhera
" zheeeraaaaa " tiba tiba kedua sahabat zhera datang dan memeluknya
" hm "
" Nona nona mau bibi buatkan apa? " tanya bisa inah pada Mirna dan Chacha
" es jeruk aja bi " jawab chacha
" aku juga bi " sambung Mirna
" kalau Nona zhera? "
" jus alpukat aja bi "
" baik nona "
bi inah pun pergi untuk membuatkan pesanan mereka
" hey Zhe, gimana kabar Lo? " tanya Mirna
" baik " jawab Zhera datar
" eh mana keponakan gue? " tanya chacha
" lagi tidur, habis main sama neneknya mas noval "
" ohhh "
Mirna pun melihat mona yang sedang berjalan
" eh Zhe dia siapa? " tanya Mirna menunjuk ke arah Mona
zhera dan Chacha pun menengok.
tiba tiba Bi Inah pun datang dengan membawa 2 es jeruk, dan 1 jus alpukat
" terima kasih bi " ucap zhera
" terima kasih bi "
" terima kasih bi "
" iya nona nona sama sama " BI Inah tersenyum lalu pergi
" jadi dia itu tetangganya neneknya mas noval, pas dia masih kecil rumah dia kebakaran, orang tuanya meninggal karena kebakaran, dia tidak punya kerabat di situ, jadi neneknya mas noval yang merawat dia seperti cucunya sendiri " ucap zhera
" oh gitu kasian juga " jawab Mirna sendu
__ADS_1
sebenarnya Zhera juga kasian dengan Mona, tapi Mona yang seperti terang tersangan menyukai suaminya itu membuat dia tidak menyukai Mona