
beberapa bulan kemudian zhera melahirkan anak laki laki yang bernama vano Alexander.
bayi yang sangat tampan yang tentu saja mewarisi ketampanan Dady nya .
kini ibunya Zhera sedang menginap di rumahnya.
sedangkan orang tuanya Noval sudah pulang kemarin.
Noval sekarang sedang bekerja di ruang kerjanya.
walaupun dia di rumah, tapi dia tetap bekerja.
dan kini ibunya Zhera sedang menggendong cucunya di kamar zhera
" wah cucu nenek tampan sekali " ucap mia tak henti hentinya menciumi vano
" Zhe " panggil mia
" iya Bu " sahut Zhera
" besok ibu pulang "
zhera menatap ibunya dengan sedih
" padahal Zhera masih kangen sama ibu " ucap zhera sendu
" ibu juga sayang. tapi ibu juga tidak bisa lama lama meninggalkan pekerjaan ibu "
zhera langsung memeluk ibunya
" vano sepertinya mengantuk " kata Mia
" coba kau susui " imbuhnya
zhera langsung mengambil vano dari gendongan Mia
" ibu keluar ya "
zhera mengangguk
__ADS_1
beberapa menit kemudian Noval masuk kamar,
zhera yang sedang menyusui vano itu langsung tersentak kaget.
" mas kamu ngapain ke sini? aku lagi menyusui vano. keluar sana " usir Zhera yang merasa malu
" kenapa sayang? kenapa harus keluar? aku mau tidur " jawab noval
" mas aku lagi menyusui vano "
" ya terus? " jawab noval pura pura tidak tau
" aku tidak akan memintanya " lanjut noval dengan gamblangnya
" mas ih "
" kenapa? kamu malu? kenapa harus malu. bukankah aku sudah melihat seluruh tubuh mu " jawab noval genit
" kamu harus terbiasa. masa selamanya harus ngusir aku dulu kalau mau menyusui vano " sambung Noval lagi
Noval langsung duduk di samping zhera, yang membuat Zhera makin malu
zhera benar benar merasa malu sekarang, tapi ada benarnya, zhera harus terbiasa
" sayang, apa menyusui itu sakit? " tanya noval
" ng-nga tapi geli mungkin karena ini belum terbiasa " jawab zhera malu
" jadi enak menyusui vano apa Dady nya? " tanya noval genit yang membuat Zhera merinding
" mas ih katanya mau tidur " zhera mengalihkan pembicaraan
" nanti sayang kalau vano udah tidur "
" jadi kapan kamu selesai masa nifas? " tanya noval
" masih lama mas, aku melahirkan aja baru seminggu "
" huft mas kangen "
__ADS_1
zhera mengerti arah pembicaraan Noval.
habis melahirkan saja bagian int*m zhera terasa sakit, apalagi jika Noval menjamah tubuhnya
vano pun sudah tertidur dengan pulasnya.
zhera mencium kening vano
" tampan sekali anakku " ucap noval mengelus elus Pipi Vano
" liat, gen ku lebih kuat. vano benar benar mirip denganku " ucap noval lagi
" anakmu tidak akan setampan ini jika mommy nya biasa biasa aja " zhera tak mau kalah
Noval pun langsung terkekeh
zhera langsung menidurkan vano, zhera mengelus elus Pipi Vano dan mencium kening vano
" selamat tidur sayang " ucap zhera
kini zhera dan Noval juga bersiap untuk tidur
🍂
🍂
ke esokan paginya ibu nya zhera pamitan untuk pulang
" sayang. jadi istri dan ibu yang baik ya untuk suami dan anakmu " ucap Vida mengelus rambut zhera
" iya ibu. ibu sehat sehat ya " zhera langsung memeluk ibunya
mereka pun melepaskan pelukannya
" cucunya nenek yang tampan dan menggemaskan, jangan nakal ya sayang " mia langsung mencium kening cucunya itu
" aku akan mengantar ibu pulang" kata Noval
Mia pun mengangguk lalu berpamitan untuk pulang.
__ADS_1
zhera benar benar merasa sedih, dia masih merindukan ibunya