
keesokan paginya zhera berangkat ke kampus, zhera yang sedang melamun di kagetkan oleh kedua sahabatnya
" zhe, Lo pagi pagi udah ngelamun aja " celetuk Mirna
zhera enggan menjawab ucapan Mirna
" Zhe. Lo kenapa? " tanya chacha
" Zhe Lo sakit? " tanya Mirna khawatir
zhera tak menjawab pertanyaan kedua sahabatnya itu, Zhera terus menatap ke depan dengan tatapan kosong
" Zhe Lo baik baik aja kan? " tanya Mirna lagi khawatir
" iya " jawab Zhera tanpa melihat mereka
Zhera pun langsung berdiri dari duduknya dan pergi,
" Zhe Lo mau kemana? " tanya Mirna
Mirna dan Chacha Pun menyusul zhera
" Zhera kenapa? " tanya chacha pada Mirna
" ngga tau "
saat Zhera sedang berjalan suara para mahasiswi begitu sangat bising.
Zhera melihat sumber suara ternyata para mahasiswi itu sangat antusias melihat noval.
tentu saja zhera sangat cemburu melihat itu.
entah suaminya ada keperluan apa datang ke kampus
zhera menatap suaminya itu dengan perasaan yang sedih.
zhera begitu sangat merindukan suaminya.
rasanya zhera ingin sekali berlali dan memeluk suaminya itu. lalu berbisik " I Miss you "
tapi dia sangat ingat betul bahwa suaminya sedang marah padanya
zhera yang sedang menatap suaminya, tiba tiba noval juga menatapnya balik.
mata keduanya bertemu.
mata zhera mulai berkaca kaca.
dan Noval juga begitu sangat merindukan istrinya.
Noval menatap zhera dengan tatapan dingin.
lalu Noval berlalu pergi
" kamu pasti tidak ingin melihatku. itu sebabnya kamu selalu menghindariku " batin zhera lirih
" ternyata Lo di sini " ucap Mirna tiba tiba datang
zhera enggan menggubris ucapan Mirna, zhera langsung pergi meninggalkan Mirna dan Chacha
" Zhera kenapa? " tanya chacha
" gue juga ngga tau mir. apakah dia sedang ada masalah " kata Mirna menatap punggung zhera
" kalau iya kenapa dia ngga cerita ke kita " kata chacha
" mungkin dia belum siap cha buat cerita "
# NOVAL
# ZHERA
# MIRNA
# CHACHA
Zhera yang sedang berjalan di jalan raya dengan tatapan kosong, dan berjalan dengan sembarangan tiba tiba ada mobil di belakangnya
" aakkkhhh "
__ADS_1
nyaris zhera tertabrak mobil, syukur ada suaminya yang langsung menyelamatkannya.
tubuh zhera ada di atas tubuh suaminya.
jantung zhera berdetak tak beraturan..
dia syok karena hampir saja dia tertabrak mobil.
zhera bangun dari atas tubuh suaminya
" kalau jalan jangan melamun " kata noval dingin
Zhera tersenyum karena Noval masih perduli padanya
" kamu masih ada vano " sambung noval
tiba tiba zhera berhenti dari senyumnya.
Noval mengatakan masih ada vano, secara tidak langsung noval mengatakan dirinya Tidak ada lagi bagi Noval.
Noval langsung pergi meninggalkan zhera.
zhera menghapus air matanya lalu berlali menyusul Noval
" mass " panggil Zhera
" mass " panggil Zhera lagi. tapi Noval sama sekali tidak memperdulikannya
" mass tunggu " zhera menarik kemeja suaminya
" mas mau kemana? " tanya zhera. Noval membuang mukanya
" mas jawab aku "
" bukan urusanmu! " jawab noval ketus
" tentu saja ini urusanku. karna aku adalah istrimu " ucap zhera memegang lengan suaminya. Noval melihat zhera dengan sinis
" minggir " Noval melepaskan tangan zhera
" aku ikut "
" kamu tidak perlu ikut "
Noval masuk ke dalam mobilnya, dan Zhera langsung masuk ke mobilnya Noval
" tidak "
" keluar! " bentak Noval
zhera benar benar ketakutan, setelah Noval mengatakan cintanya pada zhera, baru kali ini Noval membentaknya
" ngga mau " kakeh zhera berkaca kaca
Noval langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
terlihat jelas wajah Noval yang sedang marah.
Noval terus menatap ke depan.
itu membuat zhera semakin ketakutan.
Noval melajukan mobilnya dengan ugal ugalan
" mas turunkan kecepatannya " pinta Zhera. tapi noval tak memperdulikannya
" mass turunkan kecepatannya " pinta Zhera lagi
" kamu bukan hanya membahayakan kita, tapi orang lain juga " ucap zhera emosi. Noval tetap tak memperdulikan zhera
" mas, kamu tidak ingat vano? " ucap zhera lantang
seketika mobil Noval langsung berhenti
" vano masih kecil, apa kamu tega melihat anak kita Tumbuh tanpa orang tua " Zhera berkaca kaca
" vano masih membutuhkan kita " tampak Noval menyesali perbuatannya
" jika kamu tidak mau melihat wajahku, kamu tidak perlu mengemudi dengan ugal ugalan " ucap zhera emosi
" kamu belum menyelidiki kebenaran tentangku yang kamu kira aku selingkuh darimu. sampai kamu lupa dengan anakmu sendiri " ucap zhera berkaca kaca.
zhera langsung keluar dari mobil noval.
mata Noval berkaca kaca, karna nyatanya dia juga sangat merindukan putranya..
Noval ingin pulang, tapi hati Noval masih marah dan kecewa pada zhera
******
__ADS_1
malam harinya zhera yang baru selesai menidurkan vano, dia tengah menatap bintang bintang.
zhera menangis bagaimana nasib putranya dan dirinya, jika suaminya terus saja menghindarinya.
" hikss kenapa mas tega ngelakuin ini sama aku " lirih Zhera
" apa kamu benci sama aku "
di sebrang sana Noval tengah menatap langit malam, perasaan noval begitu sangat hampa.
apakah dia orang yang pengecut? dia selalu saja menghindarinya istrinya.
di dalam lubuk hatinya noval bangitu sangat merindukan istrinya dan putranya.
rasanya dia ingin memeluk keduanya.
tapi di sisi lain dia juga sangat kecewa pada istrinya.
saat Zhera hampir tertabrak mobil, rasanya noval ingin menggantikan istrinya.
dia begitu Sangat takut jika istrinya kenapa Napa.
biarpun dia jauh dari istri dan anaknya, tapi asistennya selalu memantau keadaan istri dan anaknya
*
di sana zhera yang tengah menatap langit ada suara ketukan pintu
" nona zhera " panggil bi inah dari luar kamar
" iya bi ada apa? " tanya zhera setelah membuka pintu
" di luar ada nona Mirna dan nona chacha " kata bi inah
" Mirna dan Chacha? "
" iya nona "
" baik aku akan ke sana "
bi inah pun pamit pergi, dan Zhera menemui kedua sahabatnya
" mir , Cha ada apa? " tanya zhera
" kita ngobrolnya di taman aja yuk " ajak chacha
Mirna, chacha dan Zhera pun pergi ke taman yang dekat dengan rumah zhera.
dan kini keduanya sedang duduk di kursi taman
" Zhe kita yang tanya Lo kanapa? " tanya Mirna sedih
" memangnya aku kenapa? " zhera membuang mukanya
" jangan nutupin lagi dari kita zhe. kita tau Lo ada masalah kan? " tanya chacha menatap zhera
" Lo udah nyembunyiin pernikahan Lo dari kita, dan sekarang Lo Jangan menyembunyiin apa apa lagi dari kita. kita ini seperti saudara Zhe " kata chacha lagi
Zhera diam membeku.
mata zhera mulai berkaca kaca.
zhera benar benar terharu dengan kedua sahabatnya, sahabatnya begitu sangat perduli dengannya.
Mirna memegang tangan zhera
" apa yang ingin lo katakan? dan apa yang ingin lo lakukan? kita pasti akan ngebantuin semampu kita. " kata chacha menatap zhera
zhera tak bisa menahan lagi tangisannya.
zhera menangis tersedu sedu
" hiksss "
chacha dan Mirna juga ikut menangis
" menangislah jika itu membuat Lo lega " kata chacha
akhirnya zhera pun menceritakan apa yang terjadi dengannya saat ada yang menelpon, sampai dia pingsan dan terbangu bersama pria lain di kamar, dan dia nyaris tertabrak mobil
" pak noval belum pulang sampai sekarang? " tanya chacha. Zhera menggelengkan kepalanya
" seharusnya pak noval cari tau dulu kebenarannya " ucap Mirna sedikit kesal dengan mantan dosennya itu
" kita bakal ngomong sama pak Noval. bahwa apa yang dia liat itu tidak seperti apa yang dia pikirkan " kata chacha
" dia ngga percaya mir " kata zhera
" kita akan coba sampai dia percaya "
__ADS_1