My Lecturer, My Husband

My Lecturer, My Husband
Paris


__ADS_3

sesampainya mereka di kota Paris, mereka istirahat beberapa jam, lalu berjalan jalan mengelilingi menara Eiffel


Zhera dibikin takjub, begitu sangat indah menara Eiffel di malam hari


Noval?


Noval tampak biasa saja , ya dia sudah berkali kali ke sini


tentu saja Zhera tidak menyia nyiakan liburan ini.


dia berselfie sampai 100 foto lebih, tapi dia kurang puas


" pak " ucap Zhera pada Noval dengan senyum


" hm " tanpa melihat ke arah Zhera


" tolong fotoin saya pak " pinta Zhera dengan senyum


" tidak mau! kamu pikir saya tukang foto " tolak Noval


" pak ayolah! bentar aja ya " pinta Zhera memelas


5 detik kemudian ...


" yasudah sini " Noval mengulurkan tangannya


Zhera menyerahkan handphone nya pada Noval


cekrek!!


Noval memberikan handphone Zhera dengan malas.


Zhera melihat hasil fotonya


" kok ngeblur gini? " protes Zhera


" kamu bukannya berterima kasih " sahut Noval dengan kesal


ekspresi Noval saat kesal pada zhera



" maaf pak. sekalian lagi ya " pintanya memepet Noval agar mau


" sini " Noval mengambil handphone zhera


Cekrek!


" sudah " ucap Noval malas


" satu kali lagi ya pak " pinta zhera lagi


Noval hanya membuang nafasnya dengan kasar

__ADS_1


*cekrek


Noval menyerahkan handphone pada Zhera


" makasih pak " ucap Zhera tersenyum


tidak ada Jawaban dari si dosen killer


mungkin dia baru pertama kali ke sini ke sini *batin Noval


" kamu ingin terus berfoto foto? kamu tidak ingin Kembali ke hotel? ini sudah malam " ucap Noval dingin


" baik pak " sahut Zhera


setelah sampai di depan pintu kamar hotel


" pak, bapak hanya pesan satu kamar hotel? " tanya Zhera saat Noval ingin membuka pintu kamar hotel


" ya " jawab Noval singkat


" kenapa pak? " tanya Zhera cemas


" semua ini mama dan papa yang menyiapkan,


kalau mau protes, protes saja pada mereka "


jawab Noval setalah keduanya sudah masuk di kamar hotel


" kamu tenang saja. saya belum meminta hak saya sebagai suami " lanjut Noval dengan gamblangnya


apakah dia menginginkan haknya sebagai seorang suami?


itu membuat Zhera bergedik ngeri


sudah larut malam tapi Zhera belum tidur,


dia terus memikirkan perkataan Noval


" belum meminta haknya sebagai seorang suami "


dan itu Artinya dia akan meminta haknya.


Zhera kalut dengan pikirannya.


dia sudah punya pacar yaitu Rivaldo, dia mencintai pacarnya, tapi takdir berkata lain.


dia sudah menikah dengan Noval.


apakah dia akan memutuskan hubungan dengan Rivaldo? Karna itu sama saja dia berselingkuh jika masih melanjutkan hubungannya dengan Rivaldo.


tapi Zhera masih belum sepenuhnya menerima pernikahan ini


saat Zhera sedang memikirkan itu semua, Noval memperhatikannya

__ADS_1


" kamu kenapa? " tanya Noval


" tidak apa apa " jawab Zhera lalu menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut kecuali kepalanya


setelah beberapa hari mereka di kota Paris, hari ini adalah hari terakhir mereka jalan jalan di kota Paris.


Noval terlihat sangat tampan dan manly memakai jaket berwarna hitam



Zhera terlihat sangat cantik walau memakai pakaian yang tidak begitu mewah





saat mereka sedang berjalan jalan


" sayang " seorang wanita tiba tiba memeluk Noval


Noval melepaskan pelukan wanita itu


" Seya?? " Noval tidak percaya


" iya ini aku Seya " wanita itu kembali memeluk Noval


Noval yang membiarkan wanita itu memeluknya.


Zhera seperti nyamuk yang mengganggu 2 orang yang sedang melepas rindu


Noval sadar kalau masih ada Zhera.


dia buru buru melepas pelukan Seya


" kamu di sini? " tanya Noval pada seya


" iya. aku liburan di sini " jawab Seya dengan manja


*visual SEYA ZEVANA PUTRI mantan pacar Noval



" dia siapa? " tanya Seya dengan tatapan sinis saat tau keberadaan zhera


" dia.. " Noval menjawab dan di potong oleh Zhera


" saya Zhera mahasiswinya " jawab Zhera mengulurkan tangan pada Seya berniat ingin berkenalan


" kenapa kalian hanya berdua di sini? " tanya Seya dengan curiga dan tidak membalas uluran tangan zhera. Zhera langsung menarik tangannya kembali


Zhera dan Noval sama sama bingung menjawab pertanyaan Seya..

__ADS_1


" ah Seya kami pamit dulu, kami takut telat. karna 2 jam lagi jadwal penerbangan " pamit Noval meninggalkan Seya yang masih curiga dan di ikuti oleh Zhera di belakangnya


__ADS_2