My Lecturer, My Husband

My Lecturer, My Husband
ke dokter


__ADS_3

sore hari zhera bangun dari tidurnya,


badan dia terasa remuk atas perlakuan Noval.


dia mencari keberadaan suaminya, hatinya sedih ketika bangun Tidak menemukan suaminya.


zhera mengingat perlakuan noval kepadanya yang kasar, mata zhera berkaca kaca


" mas kenapa ngelakuin ini sama aku hikss aku takut " ucap zhera lirih


" kamu sudah bangun? " tiba tiba noval masuk


zhera langsung menghapus air matanya yang hampir jatuh


zhera memasang muka dingin,


Noval mendekati Zhera dan mengelus rambut zhera


" maafkan saya " ucap Noval lirih


zhera masih tak menjawab


" maafkan saya zhera " ucap Noval lagi


zhera masih tak menjawab


Noval paham pasti istri nya sedang marah.


akhirnya Noval bangkit dari duduknya,


saat noval hendak pergi


" ayo cepat kamu mandi, kita akan ke dokter " kata noval lembut


" ngapain? " yang zhera masih tak ingin melihat Noval


Noval tersenyum, setidaknya zhera masih bicara


" memeriksa anak kita "


" saya tunggu di bawah " lanjut Noval lalu pergi


zhera pun bergegas untuk mandi,


di depan cermin kamar mandi, dia melihat tubuhnya yang banyak tanda merah akibat ulah suaminya.


dia membuang nafasnya perlahan


hampir sejam Noval menunggu, akhirnya yang di tunggu selesai juga bersiap.

__ADS_1


Noval terpana melihat kecantikan istrinya yang bak seperti Barbie


#zhera yang memakai baju berwarna putih dengan tas berwarna navy



#noval



Noval menatap istrinya dengan tatapan takjub, di merasa bahagia karena sudah membuat istri cantiknya ini tengah hamil anaknya


" sudah? " tanya noval canggung


zhera tak menjawab karna masih kesal dengan suaminya.


zhera merasa bersalah dengan suaminya karena tak memberi tau kehamilanya, tapi dia menjadi kesal dam marah karena perlakuan suaminya tadi yang kasar saat di ranjang.


Noval yang paham akan hal itu, dia langsung memegang tangan zhera agar berjalan beriringan


" Tidak perlu seperti ini " ucap zhera dingin sambil menyingkirkan tangannya


Noval tau, istrinya pasti masih marah


saat di perjalanan, zhera terus menatap ke depan, sesekali Noval curi pandang ke zhera


setelah Sampai akhirnya mereka turun dari mobil, zhera begitu gugup, ini adalah kali pertamanya dia cek janinnya.


" jangan gugup, saya di sini " ucap Noval menenangkan Zhera


Zhera sebenarnya masih marah kepada noval, tapi sejujurnya dia juga butuh Noval untuk menjadi penyemangatnya


akhirnya mereka pun sampai di ruangan,


zhera di suruh berbaring oleh dokternya.


zhera menurut dan gugup


" Bu saya naikkan ke atas ya bajunya " ijin dokter


zhera mengangguk.


sebenarnya Zhera sangat malu karena di situ ada Noval, tapi buat apa juga malu, Noval juga sudah melihatnya, bahwa bagian sendiri Zhera juga dia sudah melihatnya


beberapa menit kemudian pun pemeriksaan selesai, Noval dan Zhera sangat bahagia, karna janinnya sehat


dan kini usia janin zhera 3 Minggu


setelah Sampai di dalam mobil

__ADS_1


" kita mau kemana lagi? " tanya Noval lembut


" terserah " jawab zhera tetap cuek


" ah kita makan, kamu belum makan kan? " tanya Noval lagi


zhera tak menjawab, karna memang dia belum makan


Zhera ingin request tempat makan, tapi dia enggan mengatakannya


" kamu ingin makan di mana ? " tanya noval


" di xxx " jawab Zhera pelan


" baiklah kita ke sana "


" tumben kamu biasanya ke restoran Korea? " tanya noval


" lagi ngga pengen "


Noval tersenyum, ini pasti keinginan yang ada di dalam perutnya


beberapa menit kemudian mereka telah sampai, tempat makan yang tidak begitu luas, tapi sangat ramai pengunjung nya


Noval memberikan daftar menu pada zhera


" pesan apapun yang kamu mau " kata noval


zhera membaca daftar menu


" aku mau ayam bakar, es jeruk nipis, jus alpukat, sosis bakar, otak otak bakar, baso bakar " jawab Zhera mengembalikan daftar menunya ke noval


" ada lagi? " tanya Noval


Zhera menggelengkan kepalanya,


Noval tersenyum ini pasti keinginan yang di ada di dalam perut zhera


Noval pun langsung memanggil pelayan


beberapa menit kemudian pesanan pun sampai


zhera benar benar sangat lapar, bayangkan saja saat bertemu kedua sahabatnya dia belum sempat makan, dan apalagi di ranjang perlakuan Noval bikin tenaga zhera terkuras habis


zhera memakan nya dengan sangat lahap, dia seperti tak perduli bahwa ada Noval di depannya.


Noval memperhatikan zhera, dia tersenyum,


" pelan pelan sayang " pinta Noval mengelus rambut zhera

__ADS_1


zhera berhenti sejenak, lalu lanjut makan lagi


__ADS_2