
keesokan paginya Zhera yang ada di kampus sedang membaca buku tiba tiba Rivaldo datang
" zhera " panggil Rivaldo duduk di samping zhera. zhera menoleh
" apa kau sibuk nanti siang ? " tanya Rivaldo
" tidak "
aku ingin mengajakmu ketemuan di restauran favorit kita saat kita masih pacaran "
" aku tidak ingin membahas itu " zhera hendak pergi
" tolong datanglah nanti siang. ada yang ingin aku bicarakan " pinta Rivaldo
" aku tidak berjanji "
" aku mohon Zhera "
" baiklah" jawab Zhera . Rivaldo tersenyum, lalu zhera pergi
****
siang harinya Rivaldo tengah menunggu Zhera di restauran tersebut,
Rivaldo melihat di jam tangannya zhera belum datang juga.
apakah zhera tidak bisa datang.
Rivaldo mengerti bahwa zhera sudah menikah.
hem! suara deheman membuyarkan lamunan Rivaldo. Rivaldo tersenyum begitu tau siapa yang datang. ya zhera langsung duduk di depan Rivaldo
# ZHERA
" akhirnya kamu datang juga " kata Rivaldo senang
" ayo kita pesan makanan dulu " pinta Rivaldo
" aku tidak punya banyak waktu "
" aku berterima kasih kamu bisa datang zhera "
" ya "
__ADS_1
" zhera terima kasih untuk semuanya dan maaf " kata Rivaldo berkaca kaca. zhera tak mengerti maksud Rivaldo
" mungkin aku tidak bisa melihatmu lebih lama " lanjutnya
" apa maksudmu? " tanya zhera menatap Rivaldo
" aku punya riwayat penyakit gagal jantung "
" aku tidak tau umurku Sampai berapa lama " kata Rivaldo menahan tangisnya
" sejak kapan kamu punya penyakit itu?" tanya zhera berkaca kaca
" Sudah 3 tahun yang lalu "
" kenapa kamu tidak memberi tauku waktu itu " tanya Zhera kecewa
" aku tidak ingin membuat mu khawatir "
tiba tiba air mata zhera jatuh , Rivaldo bangkit dari duduknya dan memeluk Zhera,
" aku meminta maaf jika punya banyak salah padamu zhera, semoga kau selalu bahagia dengan pernikahanmu " ucap Rivaldo lirih
di kejadian itu ada seorang laki laki yang menatap mereka dengan amarah.
# NOVAL
" tuan mau kemana? " tanya asisten Reno
" klien kita belum datang. kita cari tempat lain saja "
" baik tuan " jawab asisten Reno
zhera pun sadar Tengah di peluk Rivaldo, dia langsung menjauhkan Rivaldo dari tubuhnya
" aku yakin kamu bisa sembuh " kata Zhera. Rivaldo tersenyum
" aku juga minta maaf, aku tidak bermaksud menghianatimu " lanjutnya
" aku paham karena kamu tidak bisa berbuat apa apa. tapi sekarang kamu pasti sangat bahagia Dengan pernikahanmu. semoga kamu selalu bahagia " kata Rivaldo lirih
" mungkin kita memang tidak berjodoh " sambung Rivaldo sendu
" yang kamu fokuskan adalah kamu harus sembuh " kata Zhera
__ADS_1
" kamu harus yakin itu " lanjut zhera. Rivaldo mengangguk
" terima kasih kamu mau datang ke sini " ucap Rivaldo
" iya. tapi aku harus pulang sekarang " kata Zhera melihat jam tangan
" baiklah. hati hati " jawab Rivaldo. zhera pun pergi
***
malam harinya zhera tak mengerti kenapa suaminya itu tiba tiba cuek padanya
" mas " panggil Zhera. Noval memunggungi zhera
" mas kamu udah tidur? " tanya zhera
zhera memeluk noval dari belakang, tapi Noval langsung melepaskan tangan Zhera
" aku capek " sahut Noval. zhera bingung kenapa Dengan suaminya ini. tidak biasanya dia menolak untuk di peluk karna alasan capek.
zhera menghembuskan nafasnya dengan kasar
" baiklah " jawab zhera berbalik memunggungi suaminya. Noval mengahadap ke zhera
" aku tidak tau sejak kapan kamu masih berhubungan dengan mantanmu itu " batin Noval kesal
" apa kamu belum bisa melupakan dia zhera " batin Noval lagi
*****
ke esokan paginya Zhera yang sedang sarapan dengan suaminya dan tiba tiba hp nya berdering, ternyata itu adalah Mirna
" hallo " ucap zhera
" Zhe hikss "
" mir Lo kenapa? " tanya zhera panik. Noval yang melihat itu langsung berhenti dari makannya
" Zhe Lo udah tau belum? "
" tau apa? "
" Rivaldo Zhe hikss " Mirna menangis
" Rivaldo? Rivaldo kenapa? " tanya zhera khawatir
__ADS_1