
keesokan paginya adalah hari libur, vano terus saja merengek meminta pergi jalan jalan.
dan sedangkan elena bersama bi inah
" daddy ayo " rengek vano menarik narik tangan Daddy nya
" sayang Daddy harus bertemu klien hari ini " jawab Noval. zhera semakin sedih dan kesal pada suaminya ini. zhera yakin bahwa suaminya tidak mungkin bertemu klien, apalagi hari weekend begini
" ngga mau " kekeh vano
" sayang . biarkan Daddy bekerja ya " ucap zhera pada putranya dan melirik sekilas suaminya
" ngga mau " kekeh vano
" vano sama mommy aja ya " bujuk zhera
" ngga mau mommy "
" sayang nanti Daddy janji bakal ngajak vano dan elena jalan jalan. tapi bukan sekarang " Noval membujuk putranya. vano pun mengangguk pasrah
" anak pinter " Noval mencium kedua pipi putranya
" sebenarnya kamu ingin pergi ke mana mas " batin Zhera lirih
" yaudah Daddy berangkat dulu ya " ucap Noval. zhera pun mengantar Noval ke depan
" aku berangkat dulu ya " ucap Noval
" kamu bertemu klien di hari weekend begini? " tanya zhera
" iya. karna besok klienku akan keluar kota " jawab Noval berbohong
" oh yaudah " zhera berusaha tersenyum. Noval pun mencium kening Zhera lalu berangkat
" mas sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dariku " batin zhera lirih menatap mobil Noval.
zhera pun ingin mengikuti mobil Noval, tapi tiba tiba ada vano
" mommy " panggil vano
" iya sayang "
__ADS_1
" Mommy mau kemana? " tanya vano
" vano masuk ya sayang. Mommy ada urusan " ucap zhera
" vano ikut "
" jangan ya vano " kata Zhera melihat mobil Noval yang sudah mulai menjauh
" ikut "
dan mau tidak mau zhera pun mengajak vano, jika berlama lama berdebat dengan putranya, takut jika dia kehilangan jejak mobil suaminya
" yaudah ayo "
zhera dan vano pun masuk ke dalam mobil untuk mengikuti Noval
" mas aku akan tau kamu pergi kemana selama ini " batin Zhera
di mobil noval tangan sedang menyetir tiba tiba hp nya berdering, dan ternyata itu adalah asistennya
" ya ada apa? " tanya Noval langsung
" Hay kau tidak memberi tau istrimu kemarin bahwa kamu tidak berangkat kerja? " tanya asisten Reno
" iya kau ke mana sebenarnya? " tanya asisten Reno pada bosnya sekaligus sahabatnya itu.
Noval tak menjawab dan langsung menutup teleponnya
" aish main matiin aja " kesal asisten Reno di sebrang sana
di sini lain Noval terkejut bahwa zhera sudah tau bahwa dirinya tidak berangkat ke kantor.
tapi kenapa Zhera tak bertanya saat dia pulang, bahwa dirinya pergi ke mana. dan itu membuat noval merasa Sangat bersalah karena membohongi zhera
" zhera apa kamu pura pura tidak tau " batin Noval merasa bersalah
" maafkan aku zhera "
dan setengah jam kemudian mobil Noval berhenti di depan rumah sakit xxx
" rumah sakit " batin zhera bingung
__ADS_1
" dia mau menjenguk siapa " batin zhera bertanya tanya
" mommy itu kan daddy " vano menunjuk daddynya yang baru keluar dari dalam mobil
" vano diam dulu ya nak " kata Zhera
" kenapa? " tanya vano. zhera pun bingung menjawab pertanyaan vano
" tidak apa apa sayang. udah diam dulu ya "
zhera pun mengajak vano keluar dari mobil dan mengikuti Noval dari belakang
" dad- " vano memanggil Daddynya. dan zhera langsung membungkam mulut vano
" vano sayang diam dulu ya nak " zhera takut Noval mendengarnya. vano menangguk
tak butuh waktu lama, Noval pun masuk di ruangan seya
" mas Noval menjenguk siapa? kenapa dia menyembunyikannya dariku " batin zhera sedih
seya pun tersenyum bahagia karena Noval kembali menjenguknya
" terima kasih Noval kamu akhirnya datang juga ke sini " ucap seya tersenyum
" hm "
" Noval. apa kamu benar benar sudah melupakan kenangan kenangan kita bersama? " tanya seya ingin membuat noval flashback
" seya. aku harap kamu tidak melebihi batasanmu. aku di sini karna kasihan denganmu. kamu jangan terlalu berharap lebih " tegas noval
di saat seperti itu zhera sudah melihat bahwa Noval menemui mantan pacarnya.
hati Zhera benar benar sakit, jadi selama ini suaminya berbohong hanya untuk mantan pacarnya itu.
" daddy " panggil vano berlali ke daddynya.
noval dan seya menoleh.
Noval terkejut melihat zhera bersama putranya.
zhera hanya diam menatap noval dengan tatapan dingin.
__ADS_1
Noval menatap wajah zhera dan merasa bersalah karena membohonginya, Zhera langsung membuang wajahnya