
#Bagian12
Author:felisha alveandra
Dilarang plagiat!
Minuman beralkohol yang di pesan oleh jimin pun tiba,pelayan itu meletakkan minuman berbotol itu ke meja yang ada di hadapan jimin joshua dan jake.
"Selamat menikmati" ucap pelayan itu lalu pergi
Jimin mengambil sebotol minuman yang bermerk soju ia lalu menuangkannya ke dalam gelasnya dan gelas joshua dan jake.
Mereka bertiga lalu meneguk minuman itu dengan kasarnya hingga tumpah dan baju mereka agak sedikit basah
"Did you enjoy it?" tanya jimin kepada kedua temannya
"Yes friend"
Sekitaran 25 menit mereka sudah menghabiskan sepuluh botol beralkohol itu dan kepala mereka sedikit pusing dan mereka mulai mabuk
__ADS_1
"Jimin aaa sebaiknya ayo kita pulang sekarang, ini sudah sangat larut" ucap joshua yang masih duduk di sofa dan memejamkan matanya
"Joshua benar ayo kita pulang jim,dan sebentar lagi bar ini akan tutup" sahut jake
"Baiklah ayo" ucap jimin lalu beranjak dari sofa
Mereka bertiga berjalan sempoyongan sehingga mereka menabrak seseorang yang sedang sibuk berdansa dengan kekasihnya itu.
"Hey! kalau jalan lihat-lihat dong apakah kau tidak punya mata?! apakah kau tidak lihat jika kita sedang berdansa?! cihhh menganggu momen romantis saja" kesal pria itu
"Hey! apa yang barusan anda bilang ke saya tuan?! kau menyebut saya jika saya tidak punya mata?" ucap jimin yang menatap pria itu dengan mata sayup "apakah kau sudah bosan hidup?! mau sekarang saya kirimkan kepada tuhan?" emosi jimin yang memuncak dan merekrut kera baju pria itu
"Jimin tahan emosimu,lepaskan dia" ucap jake yang berusaha menyingkirkan jimin dari pria itu
"Sudah sudah ayo kita pergi dari sini"ucap jake sambil menarik tangan jimin
Mereka bertiga memasuki mobil dan sekarang jake yang bergantian menyetir mobil karena kondisi jimin dan joshua sudah mabuk berat.
Tidak waktu cukup lama mereka bertiga sampai di rumah milik jimin yang megah seperti istana itu, joshua dan jake menuntun jimin sampai ke dalam rumah
__ADS_1
"Arghhh lepaskan aku!" ucap jimin yang mengibaskan kedua tangan sahabatnya itu
"Tapi jim kau sedang mabuk bagaimana jika kau nanti menabrak sesuatu atau apa"
"Wae?kalian juga mabuk kan? kenapa kalian begitu mengaturku? dasar sok pintar!" ketua jimin kepada kedua temannya itu
Disaat jimin tepat sampai di depan pintu rumah ia melihat seola yang sedang duduk manis di sofa sembari membaca buku menunggu kepulangan sang calon suami
"Tuh benarkan apa yang ku katakan calon istrimu khawatir kepadamu jim, lihatlah dia juga rela belum tidur hanya untuk menunggu kepulanganmu saja kasihan dia" ucap jake yang menatap seola
"Kenapa kau sangat mempedulikan dia apakah kau mulai menyukainya?"
"Tidak,mana mungkin aku menyukai wanita yang sudah ingin memiliki suami" ucap jake yang memalingkan pandangannya
"Jimin kami berdua pergi ke kamar dulu hari ini aku sangat lelah nee, ayo jake" ucapnya yang agak sedikit sadar lalu menarik tangan jake
Seola lalu menatap ke arah pintu dan melihat sang calon suami yang masih berdiri di depan pintu dan menatapnya, melihat itu seola lalu terkejut karena ia sedari tadi sibuk membaca buku dan tidak sadar jika jimin sudah ada di depan pintu daritadi,lalu ia menghampiri jimin
"Jimin aaa maaf aku tidak tahu jika kau sudah pulang,aku juga terlalu sibuk baca buku tadi" ucapnya yang menghampiri jimin dengan kepala menunduk
__ADS_1
"Jika kau sedang berbicara kepada saya tataplah wajah saya jangan menunduk seperti itu!"
|||Bersambung|||