My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Rahasia terbongkar


__ADS_3

"Ramyeon saja"


"Baiklah kau tunggulah disini" ucap seola lalu beranjak dari tempat duduknya


Sekitaran 07 menit makanan ramyeon yang di masak oleh seola pun matang ia lalu membawakannya ke hadapan jimin


"Makanlah" ucap seola dan di angguki oleh jimin


Jimin lalu makan dengan lahap tak butuh waktu lama kini makanan ramyeon yang dimasak istrinya itu sudah habis satupun tak tersisa


"Ramyeon yang kau buat ini sangat enak" puji jimin yang membuat seola terharu "lain kali masaklah seperti ini"


"Ya" ucapnya lalu membawa piring makanan bekas jimin dan membawanya ke dapur


"Aku akan pergi keluar kamu tidak perlu menungguku nanti aku akan pulang cukup larut" ujar jimin lalu pergi dan di angguki oleh istrinya itu


Jam sudah menunjukkan pukul 22.06 malam.seola lalu kembali ke kamar ia lalu mulai memejamkan matanya.saat ia ingin memejamkan matanya terdengar suara berisik dari luar

__ADS_1


"Apa aku mendengar sesuatu?" tanyanya kepada dirinya sendiri


Dan sekali lagi suara aneh itu terdengar dari luar,seola yakin bahwa ada seseorang di luar ia lalu memberanikan untuk mengeceknya walau ada sedikit rasa takut


Dan benar saja saat seola membuka pintu kamar ia melihat sebuah darah segar yang berceceran di lantai.ia lalu berniat untuk mengikuti darah itu ke arah kemana.tak membutuhkan waktu lama darah itu ternyata menuju ke arah ruang rahasia jimin.seola lalu memasuki ruangan rahasia itu dengan berjalan mengendap ngendap


"Waktu akun masuk kesini darahnya tidak sebanyak ini,tapi kenapa ini?....aishhh sudahlah lupakan seperti nya darah ini menuju ke lantai 2 apa aku naik keatas ya?"tapi...jimin melarangku untuk naik ke atas ahhh maafkan aku jiminshi aku harus naik ke atas karena rasa penasaranku semakin besar" ucapnya lalu menginjak anak tangga


Seola lalu sampai di lantai 2 dan dia dikejutkan oleh perlakuan suaminya yang sedang membungkus mayat.seola ketakutan dan ia melangkah mundur dengan perlahan-lahan "krekkk" seolah tidak sengaja menginjak botol sekaleng bekas minuman.jimin lalu menoleh ke arah belakang dan melihat istrinya itu yang sedang menuruni anaka tangga dengan tergesa-gesa


"Brengsek! apakah jal*ng itu melihat semuanya? ck sialan!" batinnya "park seola clarachel berhenti kau disana!" teriak jimin dan mengejar istrinya itu


"Seola aaa aku menangkapmu! bagaimana?pemandangan itu tadi adalah pemandangan yang indah bukan? apakah kau ingin menjadi korban selanjutnya?" bersmirk


Seola diam dan seluruh badannya ber gemetar lalu ia menghempaskan tangan jimin dengan kasar dan langsung lari karena ia tidak ingin menjadi korban pembunuhan selanjutnya dari suaminya yang kejam itu


"Ohhh sekarang kau mulai berani denganku ya?berhenti disana kau! jika kau tidak ingin berhenti maka aku akan membunuh kakak kesayanganmu itu!" teriaknya dengan penuh ancaman namun seola tidak mendengar ancaman dari suaminya itu karena ia sudah jauh darisana

__ADS_1


Jimin kembali melanjutkan berlari untuk mengejar istrinya itu,tak butuh waktu lama ia kini sudah tidak kuat untuk berlari kakinya sudah lemas dan tidak kuat untuk berlari lagi


"Hosh hosh hosh" suara nafas ngos-ngosan


Jimin lalu duduk di sofa yang ada di dekatnya ia lalu mengambil hp nya dan menelefon bodyguardnya itu


"Hallo joshua?"


"Nee,hallo ada jim?"


"Cepat cegah nyonya park dan jangan biarkan dia untuk kabur dari rumah ini!" tegas jimin


"Mwo?memangnya istrimu itu kabur dari rumah ini karena apa?" tanya joshua yang penasaran


"Aku tidak ada waktu untuk menjelaskannya kepadamu sekarang,cepat hadangi dia dari pintu gerbang.awas saja jika dia berhasil kabur dari rumahku!"


"Baik jim!"

__ADS_1


Telfon Off


...|||Bersambung|||...


__ADS_2