My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Membeli perlengkapan bayi


__ADS_3

"Kau suka yang mana sayang?" tanya jimin yang fokus memegang beberapa pakaian bayi yang ada di hadapannya


"Aku suka semuanya!" seru seola dengan memandangi pakaian bayi itu


Jimin yang barusan mendengar ucapan dari sang istri tanpa pikir panjang ia lalu mengambil semua pakaian bayi dan memasukannya ke dalam keranjang mirani yang ia bawa.


Seola mematung dengan mata membulat melihat sang suami mengambil semua pakaian bayi itu tanpa disisakan sedikitpun.


"Sayang,untuk apa kau mengambil semua pakaian ini?padahal bayi kita hanya membutuhkan beberapa pakaian saja" tanya seola dengan menatap jimin yang sibuk mengambil semua pakaian


Namun jimin hanya diam saja dan tidak menjawab pertanyaan dari istrinya.setelah mengambil semua pakaian jimin lalu menyodorkan belanjaannya itu ke arah meja kasir.


Karyawan yang bertugas menjadi kasir itu pun tercengang melihat jimin memborong semua pakaian bayi itu.

__ADS_1


"Apakah saya harus menunggu lama karena anda menatap barang belanjaan saya dengan tatapan anda seperti itu?" ucap jimin membuat karyawan itu terkejut


"M...maafkan saya tuan,saya akan segera membungkus semua barang belanjaan anda!" ucap karyawan itu namun jimin hanya membuang nafasnya dengan kasar


Setelah selesai membayar jimin lalu mengambil barang belanjaannya yang sudah terbungkus rapi diatas meja kasir itu.ia lalu mengajak istrinya untuk pergi membeli barang yang belum mereka beli


"Ayo kita pergi mencari tempat tidur untuk anak kita" ucap jimin dengan menggandeng tangan istrinya dan mulai pergi meninggalkan tempat itu


Seola bingung dan memutar bola matanya ke arah kanan dan kiri karena melihat tingkah laku sang suami yang tiba-tiba begitu dingin dari sikap sebelumnya.


"Wow,semua ranjang-ranjang bayi ini semuanya terlihat sangat indah!aku jadi bingung harus pilih yang mana" ungkap seola dengan mata yang berbinar


"Jadi kau bingung mau pilih yang mana sayang?" tanya jimin dan di angguki oleh seola "kau tunggu disini biar aku yang akan memilih" ucap jimin sekali lagi dan melepaskan tangan seola dari genggamannya

__ADS_1


Jimin menghampiri salah satu ranjang bayi yang terlihat mewah dan elegan layaknya seperti ranjang bayi dongeng.harga ranjang bayi itu sekitaran mencapai 04 juta rupiah.jimin lalu memanggil salah satu karyawan untuk mengambil ranjang bayi yang ia pilih barusan.ia meminta karyawan itu untuk membawa ranjang itu ke kasir,karena jimin langsung ingin membayarnya


"Bagaimana sayang apakah kau suka?" tanya jimin seraya menghampiri istrinya


Seola tercengang melihat sang suami lebih memilih ranjang bayi mewah dibanding ranjang biasa.


"Jimin bukankah ini terlalu berlebihan?" tanya seola sembari menatap jimin


"Tidak sama sekali!" jawab jimin dengan mengusap rambutnya ke arah belakang "ayo kita pergi ke tempat kasir untuk membayar ranjang putri kita" ucap jimin sekali lagi lalu menggandeng tangan istrinya kembali


Setelah selesai membayar mereka berdua lalu pergi darisana.


Mereka berdua berada di ruangan lantai 2 untuk mencari kaos kaki,sepatu,alat-alat makan bayi,dot bayi dan lain sebagainya untuk dibutuhkan oleh anak mereka.

__ADS_1


Seola yang melihat sang suami membawa begitu banyak belanjaan membuat ia kasihan dan tidak tega.seola yang sangat ingin sekali membantu membawa barang belanjaan namun,jimin tidak mengizinkannya.karena ia tidak ingin jika istrinya itu membawa barang-barang yang berat apalagi dengan kondisinya yang saat ini tengah hamil besar.


|||Bersambung|||


__ADS_2