
Melihat eungkyung ditampar oleh yeonjun seola menjadi kasihan dan tidak tega.seola lalu berlari menghampiri mereka berdua dan menghentikan pertengkaran mereka itu
"Yeonjun aaa maafkan a - -" ucapnya yang terpotong
"Plakkk" untuk kedua kalinya yeonjun menampar dengan sangat keras kepada salah satu wanita yang berdiri di depannya. tapi kali ini tamparan itu tidak mendarat di pipi eungkyung dan tamparan itu mendarat di pipi seola
Seola berinisiatif untuk melindungi eungkyung dari siksaan yeonjun.ia mengorbankan dirinya agar eungkyung tidak terus merasakan kesakitan karena siksaan dari kekasihnya itu
"S...seola?" ucap eungkyung yang terkejut dengan bersembunyi di belakang punggung seola
"Apakah kau baik-baik saja? bibirmu terlihat lebam eungkyung sebaiknya kau segeralah ke rumah sakit! agar tidak terjadi infeksi!" suruhnya sembari menatap bibir eungkyung yang lebam
"Tapi...bibirmu juga mengeluarkan darah seola" ucap eungkyung yang melihat bibir seola mengeluarkan cukup banyak darah
"Jangan khawatirkan aku! aku sudah terbiasa seperti ini,sebaiknya kau pergilah dari sini! biar aku saja yang mengurus yeonjun!" perintah seola untuk menyuruh eungkyung pergi darisana
"Tapi ini masalahku dengan yeonjun seola,aku tidak bisa pergi begitu saja dengan meninggalkan masalah yang belum ku selesaikan sama sekali,lagian ini juga gara-gara aku"
__ADS_1
"Aku mohon kau pergilah darisini eungkyung! apakah kau mau terkena pukulan dan tamparan lagi dari yeonjun jika kamu masih ada disini?" tanya seola lalu eungkyung menggelengkan kepalanya
"Makanya cepatlah pergi! aku dan yeonjun sudah berteman lama jadi aku mengerti sifat aslinya seperti apa.biar aku yang memenangkan amarahnya dia" ujarnya lalu di angguki eungkyung
Eungkyung mengambil tas kecilnya yang ada di meja tempat duduknya itu. ia lalu pergi darisana dengan berlari sembari menutupi pipinya yang lebam
Setelah eungkyung pergi darisana seola lalu mengalihkan pandangannya ke arah yeonjun.ia menatap yeonjun dengan tatapan kecewa
"Apa yang barusan tadi kau lakukan?" tanya seola dengan ucapan lembut
"Apa yang kau lakukan?! kenapa kau menampar kekasihmu sendiri yeonjun?!" bentaknya dengan menghempaskan tangan yeonjun
"S...seola bibir kamu berdarah ayo kita obati bibirmu itu" ujarnya dengan mendekat ke arah seola
"Aku bilang kenapa kau tega menampar eungkyung?! jangan coba-coba mengalihkan pembicaraan yeonjun!" ucapnya dengan nada tinggi sembari berjalan mundur untuk menghindar dari yeonjun
"Karena dia berselingkuh dengan pria lain dibelakangku seola! ya aku wajar kasih dia sedikit pelajaran agar dia mengerti kalau dia itu yang salah dan bukan aku! apa? kau juga menyalahkan aku? dan kau lebih membela perempuan itu dibanding aku,iya?"
__ADS_1
"Asal kau tahu ya waktu kita masih pacaran kau pernah tidak menamparku?" tanya seola sembari menaikkan satu alisnya
"Tidak!"
"Terus apakah kau pernah marah kepadaku lalu kau memukulku pernah tidak?"
"Marah sih pernah tapi...aku tidak berani untuk memukulmu seola" ucapnya sekali lagi dengan menatap seola dengan tatapan sendu
"Justru itu kenapa kau malah memukul eungkyung padahal dia kan kekasihmu sendiri yeonjun,kau juga tahu aku juga mengkhianatimu kan? dan aku lebih memilih jimin daripada kamu.dan kamu hanya marah dan tidak memukulku" ucapnya dengan menahan air matanya yang akan jatuh
"Karena itu berbeda seola!"
"Berbeda dari mananya? sama saja yeonjun!"
"Itu sangat berbeda seola!apakah kau masih tidak mengerti?!" bentak yeonjun hingga membuat seola menutup kedua telinganya
|||Bersambung|||
__ADS_1