
"Tidak, lepaskan aku! kakak kau mau membawaku kemana?!" tanya seola yang memberontak
"Aku akan mengajakmu untuk pergi ke club malam!" jawab remaja itu yang memaksa seola untuk naik ke motornya
"Hah?!untuk apa kita kesana kak? aku tidak mau pergi ke tempat seperti itu! karena disana banyak wanita dan laki-laki dewasa malam yang mesum!" ucap seola membuat remaja itu terkekeh
"Hey kau itu masih kecil! tau darimana kamu tentang tempat klub malam dan orang-orang dewasa yang otaknya mesum seperti itu?!" ucap remaja itu sembari diiringi gelak tawa
"Kakak kan juga masih kecil jadi... tujuan kakak kesana itu untuk apa?" ucap seola yang membalikkan omongan remaja itu
"Dasar gadis ini! pintar sekali dia membalikkan omongan yang aku lontarkan barusan kepadanya!" batin remaja itu yang berhenti tertawa
"Hey kata siapa aku masih kecil?aku itu sudah dewasa dan umurku sudah 17 tahun.jika dilihat-lihat kau masih SMP ya?" tanyanya dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya
__ADS_1
"Ya! aku masih duduk di kelas 9 smp! dan tahun ini aku akan naik kelas 01 sma!" jawab seola dengan menatap remaja itu dengan tatapan sinis
Remaja itu menatap seola dengan tatapan tidak biasa dia merasa gemas karena tingkah laku seola yang begitu menggemaskan layaknya seperti seorang bayi yang baru lahir
"Cantikku ayok! ikutlah denganku!" ajak remaja itu sekali lagi dan ditolak oleh seola untuk kedua kalinya
"Aishhh kenapa kau memaksa sekali sih kak?! jika aku tidak mau ya tidak perlu dipaksa! maksa sekali sih?!" ucapnya ketus membuat remaja itu tersinggung atas ucapan yang baru saja seola lontarkan kepadanya barusan
Remaja itu mulai emosi sembari mengepalkan kedua tangannya. ia lalu menarik kembali tangan seola dengan kasar dan memaksanya untuk naik ke motor ninjanya
Seola ketakutan badannya bergemetar ia tidak menyangkah bahwa remaja laki-laki itu ternyata membawa sebuah pisau tajam yang baru saja dikeluarkan dari kantong plastik yang menggantung di motor ninjanya itu dan menyodorkan ke arah seola
"B...baik kak!" ucap seola yang ketakutan sembari menundukkan kepalanya
__ADS_1
Remaja itu lalu menaiki motonya dan mulai menyalakan mesin motornya.ia lalu melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dan mulai pergi meninggalkan tempat itu dalam hitungan beberapa detik saja
Tak membutuhkan waktu lama kini mereka berdua sampai di tempat club malam yang begitu cukup terkenal di kota busan.remaja laki-laki itu dan seola lalu turun dari motor secara bersamaan.
Remaja itu melihat seola yang hanya diam dan tidak bergerak sama sekali sembari memeluk dirinya sendiri karena seluruh badannya kedinginan
"Pakailah jaketku agar kau tidak kedinginan!" ucap remaja itu dengan melepaskan jaket hitamnya dan memberikannya ke seola
"Jika aku memakai jaket kakak lalu kakak pakai apa?" tanya seola sembari menyingkirkan rambutnya diwajahnya yang sudah basah kuyup terkena hujan
"Aku gampang! tidak perlu pikirkan aku! sekarang yang paling penting pakai jaket ini dulu agar kau tidak kedinginan lagi!" ucap remaja itu lalu di angguki oleh seola
Seola lalu memakai jaket pemberian dari remaja itu.kini remaja itu lalu menggandeng tangan seola dan mengajaknya untuk masuk ke dalam club malam yang tepat ada di hadapannya
__ADS_1
|||Bersambung|||