
Suster yang diperintahkan oleh dokternya tadi kini ia datang dengan membawa salah satu brankar dorong.jimin yang melihat itu ia lalu meletakkan istrinya di atas brankar.
Dokter lalu mendorong brankar itu untuk menuju ke ruang UGD di iringi dengan beberapa suster yang ikut mendorong brankar itu.
"Bertahanlah sayang,aku yakin kau akan baik-baik saja" ucap jimin sembari ikut mendorong brankar yang dipakai istrinya
Kini seola masuk ke ruang UGD. jimin ingin menemaninya istrinya didalam tapi dokter dan suster melarang jimin untuk masuk kedalam.jika jimin masuk dokter tidak akan bisa berkonsentrasi untuk memeriksa pasiennya.
"Tuan sebaiknya anda tunggu disini" ucap suster salah satu yang melarang jimin untuk masuk kedalam
Belum sempat jimin menjawab suster yang melarangnya untuk masuk kedalam tadi ia lalu menutup pintu ruang UGD.
Jimin kesal karena ia tidak boleh ikut masuk kedalam.ia lalu menendang pintu ruang UGD itu dengan lumayan keras membuat dokter dan suster yang ada di dalam terkejut setelah mendengar suara pintu seperti ditendang oleh seseorang.
Namun mereka hanya menggelengkan kepalanya dan kembali memeriksa seola.
"Arghhh sial!" frustas jimin sembari menjambak-jambak rambutnya sendiri
__ADS_1
"Tenanglah jim,kau tidak perlu khawatir seperti itu aku yakin istrimu akan baik-baik saja! percayalah kepadaku!" ujar joshua sembari menepuk-nepuk pundak jimin
"Yang dikatakan joshua benar! berdoalah kepada tuhan agar semuanya baik-baik saja!" sahut jake yang beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri mereka berdua
Kesal jimin pun mereda setelah teman-teman sejatinya menenangkannya.tidak ada yang bisa menenangkan jimin jika ia sedang emosi atau sedang marah hanya teman-temannya lah yang bisa.
"Terima kasih teman" ucap jimin lalu memeluk kedua temannya dengan erat
05 menit kemudian dokter lalu keluar dari ruang UGD.jimin,joshua,jake yang mendengar suara pintu terbuka mereka lalu mengalihkan pandangannya ke arah suara pintu itu.
"Dengan keluarga nyonya seola?" tanya dokter yang baru saja keluar dari ruangan UGD
"Tuan tenang saja istri anda tidak kenapa-kenapa.hanya saja istri anda sekarang sedang hamil,dan usia kandungannya saat ini memasuki satu minggu" ucap dokter dengan memberikan senyuman lebar
Seketika mata mereka bertiga membulat secara bersamaan.jimin terkejut,tidak percaya bahwa istrinya itu saat ini sedang mengandung anaknya.
"Saya tidak salah dengarkan dok?istri saya hamil?" tanya jimin sekali lagi dengan tidak percaya
__ADS_1
"Anda tidak salah dengar kok tuan,memang istri anda saat ini sedang hamil" balas dokter itu dengan ramah
Mendengar ucapan dari dokter seketika wajah jimin yang tadinya serius kini menjadi senang dan kegirangan.
"Akhirnya!!!aku akan menjadi dady!!!" teriak jimin yang terlihat senang
Dan tidak sengaja ada kedua orang yang ingin lewat dihadapan mereka bertiga.jimin yang melihat kedua orang itu ia lalu menghampirinya.
"Apakah kalian tahu? apakah kalian tahu?" tanya jimin kepada kedua orang asing itu
"Sebentar lagi aku akan menjadi dady!!!" seru jimin dengan berteriak ke arah wajah kedua orang asing itu.
Seketika kedua orang itu mengerutkan dahinya dan mereka mengganggap bahwa jimin gila.
Joshua dan jake merasa malu atas kelakuan yang tidak sopan temannya itu.mereka berdua lalu menghampiri jimin dan menarik tangannya.
"Maaf ya tuan,nyonya atas kelakuan teman kami yang tidak sopan kepada kalian" ucap jake yang meminta maaf atas nama jimin
__ADS_1
|||Bersambung|||