
Setelah membeli semua perlengkapan mereka lalu memutuskan untuk pergi darisana.sementara jimin tidak ingin pulang terlebih dahulu melainkan jimin berniat untuk mengajak istrinya ke sebuah pantai.
Sementara seola merasa bahwa di perutnya itu bayinya menendang-nendang membuat seola merintih kesakitan. jimin melirik sang istri dari kaca rear view mirror yang menempel di kaca depan bagian atas atau di plafon.
"Hey sayang kau kenapa?" tanya jimin dengan sedikit melirik sembari mengendarai mobilnya
"Aku merasa bahwa anak kita sudah mulai aktif jim" balas seola dengan mengelus-elus perutnya membuat jimin tidak mengerti apa yang dimaksud oleh istrinya
"Mulai aktif maksudnya gimana?"
"Maksudnya itu dia sudah mulai menendang nendang" balas seola dengan nada lembut dan jimin hanya mengangguk paham
...
Selang 12 menit berlalu mereka berdua telah sampai disebuah pantai dimana di pantai itu sangatlah indah apalagi ditemani matahari yang akan ingin tenggelam dari arah barat.
Sebelum turun dari mobil jimin sempat menutup kedua mata seola dengan kain karena jimin ingin memberikan sebuah kejutan terhadap sang istri.jimin lalu keluar dari mobil duluan dan menghampiri sang istri untuk membukakan pintu mobil.
"Hati-hati" ucap jimin dengan menggenggam tangan seola yang hampir akan turun dari mobil
__ADS_1
Setelah seola turun dari mobil jimin menggandeng tangannya dan mengajaknya ke sebuah tempat.saat mereka sudah hampir sampai di tempat yang sudah jimin siapkan daritadi seola lalu memutarkan kepalanya ke arah sang suami.
"Jimin apa yang sedang kau rencanakan sehingga aku harus menutup kedua mataku dengan kain ini?" tanya seola membuat langkah kaki mereka berdua terhenti
"Nanti kau juga akan tahu sendiri sayang" balas jimin dan seola hanya menggelengkan kepalanya
Mereka berdua lalu melanjutkan untuk berjalan lagi.hanya membutuhkan waktu tak cukup lama mereka berdua telah sampai yang jimin sudah rencanakan.
Dengan perlahan-lahan jimin membukakan kain yang sedari tadi menutupi kedua mata seola.
"Bukalah matamu!"
Seola membuka matanya perlahan-lahan.betapa terkejutnya seola karena ia melihat sebuah dekorasi yang begitu sangat indah yang dipersiapkan oleh suaminya sendiri khusus untuk mereka berdua.
"Apakah kau menyukainya sayang?" tanya jimin dengan mendekatkan wajahnya ke arah telinga seola
"Aku menyukainya! sangat sangat menyukainya!" balas seola dengan membalikkan badannya dan memeluk jimin
Dengan sigap jimin menggendong seola dan mengajaknya untuk duduk ke kursi yang sudah disiapkan daritadi.
__ADS_1
"Yakkk turunkan aku!" pinta seola yang terkejut karena jimin tiba-tiba menggendongnya saat ia tengah memeluknya tadi
"Tidak!" tolak jimin dengan ucapan singkat
Jimin lalu menurunkan seola dengan hati-hati,mata seola lalu tertuju ke arah sebuah meja yang penuh dengan hidangan makanan laut.
"Semua ini khusus untukmu sayang" ucap jimin yang menatap seola sekilas
Seola lalu menangis karena ia baru pertama kali ia diberikan kejutan seindah seperti ini di dalam. kehidupannya.jimin melihat sang istri menangis bahagia ia lalu menghampirinya dan memeluknya.
"Sudahlah jangan menangis ini hanyalah sebuah kejutan biasa saja kok,kenapa harus ditangisin?" tanya jimin dengan mengelus urai rambutnya seola
"Iya itu bagimu biasa saja!tapi bagiku ini adalah sebuah kejutan yang terindah didalam kehidupanku" ungkap seola yang menangis terisak-isak
Mereka berdua pun bahagia selama lamanya.
TAMAT...
Terima kasih untuk para readers yang selalu setia dan selalu mendukung author sehingga author bisa menamatkan satu novel ini.
__ADS_1
Sampai jumpa di novel baru author berikutnya...
Annyeong higaseyo😚👋🏻