My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Tak sadarkan diri


__ADS_3

Seola terkejut karena tiba-tiba jimin memanggil dirinya dengan sebutan "sayang", seola lalu melepaskan pelukan dari jimin sembari menghapus air matanya yang membanjiri pipinya.


"Jimin aaa apakah kau benar-benar mencintaiku?" tanya seola membuat jimin mengerutkan dahinya


"Bagaimana kau bisa tahu?! padahal aku tidak pernah memberitahumu?" tanya jimin yang heran


Seola tersenyum tipis setelah mendengar ucapan dari suaminya.ia lalu kembali memeluk jimin dan jimin membalas pelukan dari istrinya.


"Jimin...bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan sayang?" tanya seola dengan nada pelan


"Tentu saja boleh sayang!" balas jimin sembari mencium kepala seola lalu kembali memeluknya


"Boleh aku bertanya sekali lagi?" tanya seola dengan sedikit menaikkan kepalanya sembari menatap suaminya


"Tanya banyak-banyak juga boleh!"


"Kenapa kau menjadi pria yang memiliki jiwa psychopath?" tanya seola membuat jimin menaikkan satu alisnya


"Aku bukan psychopath sayang" balasnya santai


"Lalu?"

__ADS_1


"Aku cuma mau musnahin orang-orang yang tidak berguna di dunia ini sayang"


"Itu sama saja!" ujar seola dengan melepaskan pelukan dari jimin


Sementara jimin hanya terkekeh setelah mendengar ucapan dari sang istri.


Keadaan pun menjadi hening untuk sementara setelah mereka berbincang-bincang.


Tiba-tiba seola merasakan kepalanya pusing ia lalu pingsan di pelukan jimin.jimin yang melihat itu dengan sigap ia menangkapnya kedalam pelukannya.


"Seola bangun! ada apa denganmu?! jangan membuatku khawatir seperti ini!!!" ucap jimin sembari menepuk-nepuk pipi kanan istrinya yang sedang pingsan itu


Karena tak kunjung sadar jimin lalu berteriak-teriak memanggil kedua nama temannya itu untuk meminta pertolongan.


"Jimin apa yang terjadi dengan istrimu?" tanya joshua yang mendekat ke jimin


"Entahlah, aku juga tidak tahu.tiba-tiba...dia langsung pingsan"


"Sebaiknya kita bawa istrimu ke rumah sakit!" sahut jake membuat joshua dan jimin memalingkan pandangannya ke arahnya


"Ya! siapkan mobil berwarna hitam" perintah jimin kepada jake lalu jake menganggukinya

__ADS_1


Kini jimin lalu membopong seola dan pergi meninggalkan taman yang ada di belakang rumahnya itu.


Terlihatlah jake yang sudah ada di depan rumah sembari menunggu kedatangan jimin.jimin lalu memasukkan seola kedalam mobil.


Setelah semuanya naik ke mobil jake lalu mulai menyalakan mesin mobil dan mulai menjalankan mobilnya.


Sekitaran 17 menit kemudian akhirnya mereka berempat sampai di rumah sakit.jimin lalu masuk kedalam dengan membopong istrinya itu dengan berjalan tergesa-gesa.


"Dokter! dokter! dokter!" teriak jimin memanggil dokter


Karena jimin teriak-teriak terlalu keras membuat orang yang berada di rumah sakit itu mereka terganggu karena teriakan jimin yang begitu kencang.


"Maaf tuan tolong jangan membuat keberisikan.ini di rumah sakit!" ucap salah satu orang dengan nada agak tinggi


"Saya tidak peduli mau ini di rumah sakit atau di kuburan! yang terpenting istri saya saat ini sedang membutuhkan pertolongan!" bantah jimin karena tak mau kalah


Salah satu dokter pun menghampiri jimin dengan di dampingi beberapa suster.dokter itu lalu menenangkan jimin agar ia tidak membuat keributan lagi.


"Tuan tenanglah!" ucap dokter itu dengan menepuk-nepuk pundak jimin


"Dokter,dokter tolong istri saya!" ucap jimin yang khawatir

__ADS_1


"Suster tolong ambil brankar dorong!" perintah dokter itu lalu di angguki oleh salah satu suster yang menemaninya


|||Bersambung|||


__ADS_2