
"JOSHUA RYDER!!!" panggil jimin dengan nada tinggi membuat joshua terkejut setengah mati
"Nee..nee? wae?" ungkap joshua yang menatap jimin
"Berani sekali dirimu mengambil setangkapan foto istriku! sini hp kamu!" tegas jimin namun joshua hanya menaikkan satu alisnya sembari memiringkan sedikit kepalanya
Karena joshua tidak mau menyerahkan hpnya kepadanya membuat jimin semakin geram.ia lalu menghampiri joshua secara terpaksa.
Joshua yang melihat jimin yang ingin menghampirinya dengan cepat joshua berlari dan menaiki meja yang terletak di ruang tamu sana.
Jimin lalu mulai mengejar joshua setelah dia melihat kalau joshua berusaha menghindar darinya.
"Hey berhenti disana kau!" ucap jimin yang melihat joshua turun dari meja dan berlari memutari sudut ruang tamu
"Jika kau bisa menangkapku aku akan menghapus foto istrimu itu dari galeriku!" ucap joshua yang menjahili temannya itu
__ADS_1
"Sialan kau! lihat saja,jika aku berhasil menangkapmu nanti,aku akan membereskanmu dengan tanganku!" ujar jimin membuat joshua terkekeh
Sementara kedua orang yang masih ada di ruang tamu tertawa kecil karena melihat kelakuan sang suami dan sang teman.mereka layaknya seperti kucing dan tikus.
"Hey sudahlah berhenti main kejar-kejarannya kalian terlihat seperti anak-anak saja!" ucap jake yang kini berhenti tertawa
"Sudahlah jake biarkan saja,mungkin...masa kecil mereka kurang bahagia" sahut seola seraya menghampiri jake
Setelah memakan waktu yang cukup lama akhirnya jimin berhasil menangkap joshua.dengan kasarnya jimin lalu merebut HP milik joshua yang sedari tadi ia genggam dari tangannya.
Hanya beberapa hitungan detik saja jimin telah menghapus semua foto istrinya dari HP milik temannya itu.ia lalu mulai melemparkan HP milik temannya itu ke arahnya.
"Awww HP sialan!" celoteh joshua yang merintih kesakitan sembari memegang keningnya
"Ya ampun joshua HP tidak salah malah kau marahi,seharusnya kau itu yang salah karena kau sendiri yang tidak benar menangkap hpmu itu" ungkap jake dengan sedikit terkekeh karena kelakuan tingkah joshua
__ADS_1
"Berisik,diam kau!" kesalnya dengan mengambil hpnya lalu pergi meninggalkan ruang tamu
Kini tersisalah jake,jimin dan seola yang masih berada di ruang tamu.
"Emmm...jimin kan kamu mengambil cuti dari kerjaanmu itu, boleh tidak aku menggantikanmu untuk satu hari saja?" pinta jake dengan nada pelan
Jimin menaikkan satu alisnya dengan diiringi senyuman tipis ia lalu menganggukan kepalanya hanya sekali.
"Tentu,kata siapa tidak boleh?lagian...kamu di rumah tidak ada kerjaan yang kamu kerjakan kan?" tanya jimin dan jake menggelengkan kepalanya
Jimin lalu memberikan kunci mobilnya ke jake.ia menyuruh jake pergi ke kantor dengan menggunakan mobilnya.jake lalu menerima kunci mobil dari tangan jimin.ia lalu heran kenapa jimin memberikan kunci mobilnya kepadanya?bukankah hari ini dia akan pergi ke toko perlengkapan bayi untuk membeli beberapa barang yang akan dibutuhkan bayinya nanti saat ia lahir?.
"Hey jim,jika aku berangkat ke kantor dengan mobilmu lalu kau pergi ke toko perlengkapan bayi kau naik apa?" tanya jake dengan menaikkan satu alisnya
"Kamu tidak perlu khawatir jake kami berdua akan menaiki mobil lainnya.lagian jimin kan kaya pasti dia memiliki mobil lebih dari satu.tidak mungkin kan jika pria yang bernama park jimin ini hanya memiliki mobil satu saja?"sahut seola secara tiba-tiba membuat kedua laki-laki itu menatapnya
__ADS_1
"Nahh yang dikatakan istriku benar sekali! istriku ini memang pintar!" ucap jimin sembari mengelus urai rambut istrinya
|||Bersambung|||