My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Makan malam bersama


__ADS_3

"Sudah,sekarang kamu berbalik lah" ucap seola lalu jimin menghadap ke arah kanan


Jimin terkejut ia terpesona oleh kecantikan istrinya itu.ia mematung dengan tersenyum-tersenyum sendiri menatap sang istri. melihat jimin yang menatapnya itu seola melambaikan tangannya ke arah wajah jimin


"Hey apakah kau baik-baik saja?" tanyanya kepada sang suami yang masih mematung


"Ekhm iya aku baik tadi aku cuma terpesona saja dengan kecantikanmu itu" kembali sadar dan memalingkan pandangannya ke arah lain


"Apa?dia terpesona denganku?kenapa dia berubah menjadi baik seperti ini? apakah dia sudah mulai mencintaiku? ahhh tidak mungkin dia mencintaiku dan tidak mungkin dia sudah berubah! jangan berfikir sensitif dulu seola siapa tau nanti dia kembali berbuat kasar lagi kepadamu" batinnya dengan menghela nafas dalam-dalam


"Ahhh sudahlah jangan terlalu di fikirkan sebaiknya ayo kita segera pergi nanti restorannya tutup saja gara-gara kamu karena kelamaan!" ujar jimin dengan berjalan duluan untuk keluar dari kamar dan disusul oleh seola dari belakang


"Tap tap tap" langkah seseorang yang turun dari tangga


"Wow daebak! malam ini nyonya seola sangat cantik seperti bidadari yang turun dari kayangan" puji jake yang membuat seola tersipu malu


"Terima kasih jake kau memang selalu berkata seperti itu,menurutmu apakah sehari-hari nya aku tidak cantik?" tanya seola yang membuat jake menggerutkan dahinya


"Ahhh mana mungkin nyonya,nyonya juga biasanya cantik.tapi malam ini nyonya sangattttt cantik!!!"


"Kalian mau kemana?" tanya joshua kepada jimin dan seola

__ADS_1


"Kami mau pergi makan malam"


"Kami ikut!" jawab joshua dan jake yang bersemangat


"Tidak boleh!" tegas jimin


"Jimin aaa biarkan mereka berdua ikut bersama kita. siapa tau nanti mereka dapat wanita disana dan mereka tidak jomblo lagi" titah seola kepada jimin


Melihat istri tercintanya itu memohon, jimin menjadi tidak tega ia lalu menuruti permintaan istrinya itu


"Baiklah,kalian boleh ikut" ucapnya dengan menghela nafas


"Kami mau bersiap-siap dulu tolong tunggu kami ya" ujar mereka berdua lalu bergegas naik ke tangga dan menuju ke kamarnya


"Tubuhnya doang yang besar tingkahnya kek anak kecil" ucap jimin membuat seola tertawa kecil


Tak membutuhkan waktu lama kini joshua dan jake sudah siap ia lalu turun dari tangga dan menghampiri tuan dan nyonyanya itu


"Terima kasih loh nyonya seola berkat anda kami bisa ikut pergi ke restoran bersama kalian"


"Iya sama-sama"

__ADS_1


"Sudahlah ayo pergi sekarang!" ucap jimin dan berjalan duluan lalu ikuti oleh seola, jake dan joshua dari belakang


"Hey joshua apakah kau tidak curiga sama sekali kepada jimin?" bisik jake kepada joshua


"Tidak memangnya kenapa?ada apa dengannya?"


"Apakah kau tidak lihat tadi? waktu jam 18.00 sore tadi jimin mengatakan dia pulang cepat karena dia merindukan seseorang,jangan-jangan orang yang dirindukan itu adalah nyonya seola?"


"Kau benar! apa benih cintanya sudah mulai tumbuh? ahhh tidak-tidak maksudku apakah dia sudah mulai mencintai nyonya seola?" bisiknya sembari menaikkan satu alisnya


"Ya itu sama saja bodoh! benih cinta dan mulai mencintai seseorang!" ujarnya dengan mencubit pinggang joshua


"Awww sakit bego!"


Jimin mendengar ucapan joshua yang baru saja ia keluarkan dari mulutnya


"Apa yang kalian bicarakan?hingga sampai berbicara bego-bego?" tanya jimin hingga membuat mereka berdua berhenti membicarakan jimin dan seola dengan berbisik


"Ini loh jim jake nyubit aku! kan aku tidak salah apa-apa malah di cubit ama dia! " kesal joshua sembari melirik jake


|||Bersambung|||

__ADS_1


__ADS_2