
Seola sontak terkejut sembari melepaskan sapu yang ia pegang.karena tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang memeluknya.
"Good morning seola" ucap jimin yang tiba-tiba datang membuat seola terkejut
"Nee,selamat pagi juga!" ucap seola dengan memasang wajah dingin sembari mengambil sapunya kembali yang tadinya jatuh di tanah
"Hey ini masih pagi banget! dan sekarang masih jam 06.13,kenapa kamu bangun sepagi ini?!" tanya jimin kepada istrinya yang kembali menyapu halaman taman di belakang rumahnya
Seola hanya menggelengkan kepalanya karena mendengar ucapan barusan dari sang suami.
Jimin yang merasa karena ucapannya itu tidak di dengar oleh istrinya membuat ia geram sembari mengepalkan kedua tangannya.
"Yakkk!!! apa kau tidak punya telinga?! aku sedang berbicara kepadamu kenapa kau hanya diam saja dan tidak menjawab?!!! dan aku juga tadi memanggil-manggilmu dengan berteriak hingga pita suaraku ini hampir mau putus hanya gara-gara kamu saja karena kau tidak menjawab!!!" kesal jimin dengan duduk di salah satu kursi yang terletak di halaman rumah belakangnya
__ADS_1
"Bukannya aku diam saja dan tidak menjawab ucapanmu itu! hanya saja aku tidak dengar karena kau tadi memanggilku.kau memanggilku di dalam rumah sedangkan aku berada di luar rumah.ya, mana mungkin kan aku mendengar panggilanmu itu dari dalam?!" balas seola dengan nada agak tinggi
"Ini masih pagi! dan kau jangan membuat pertengkaran di antara kita!" bentak seola sekali lagi membuat jimin memalingkan pandangannya ke arah istrinya itu
"Kau yang membuat pertengkaran ini terlebih dahulu dan bukan aku!.seharusnya tadi kau menjawab pertanyaanku bukannya diam saja! maka pertengkaran di antara kita ini tidak akan terjadi!" balas jimin karena tak mau kalah dengan istrinya itu
Seketika seola ketakutan dan seluruh badannya bergemetar karena ia lupa bahwa jimin seorang psychopath dan apa jadinya jika jimin marah besar seperti ini dia akan membunuh orang yang berani membentaknya dan berurusan dengannya.
"Aku mohon jangan sakiti dan siksa aku.aku benar-benar tidak sengaja tadi hiks..." mohon seola sembari menangis
Jimin yang melihat istrinya yang tiba-tiba menangis tanpa ada sebab ia lalu beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri istrinya.
Seola yang melihat jimin ingin mendekat ke arahnya ia semakin ketakutan sembari berjalan mundur untuk menghindar dari jimin.
__ADS_1
"Aku sudah minta maaf kepadamu jiminshi.tidak masalah jika kau tidak mau memaafkanku.tapi...aku mohon jangan bunuh aku! aku masih ingin hidup di dunia ini hiksss..." ucapnya dengan berjalan mundur sembari melihat suaminya yang ingin mendekat ke arahnya sembari memasang wajah mengerikan
"Tolong jangan mendekat! aku mohon hiksss..." pintar seola sekali lagi namun tidak dipedulikan oleh jimin
Jimin lalu agak berlari.dan "greppp" jimin memeluk istrinya.seola terkejut bukan main dia kira suaminya itu akan membunuhnya.
"Mana mungkin aku membunuh wanita yang kini telah aku cintai" ucap jimin sembari mengelus-elus rambut seola
Seketika seola menangis semakin menjadi-jadi sembari menyembunyikan wajahnya di bidang dada milik suaminya itu.
"Sudahlah jangan menangis,aku tidak akan menyakitimu sayang" ucap jimin sekali lagi sembari menenangkan istrinya itu
|||Bersambung|||
__ADS_1