
"Semoga tuhan memberkati pernikahan kalian berdua dengan banyak cinta dan sukacita"
"Terima kasih bi hyunjae" ucap seola sembari tersenyum
"Selamat menempuh hidup baru tuan dan nyonya.semoga tuhan menghujani kalian dengan berkatnya tahun demi tahun!"
"Terima kasih suzy,saya harap kau juga secepatnya bisa menyusul kami" ucap jimin kepada maid mudanya itu
"Sama-sama tuan,nyonya!"
"Selamat atas pernikahanmu teman! dan semoga tuhan memberkatimu dan pasangan" ujar jake sembari menepuk bahu jimin
"Hahaha terima kasih temanku, aku harap kamu juga bisa secepatnya menyusul untuk ke pelaminan"
"Itu pasti teman!"
"Tapi ngomong-ngomong dimana joshua? daritadi aku tidak melihatnya sama sekali"
"Joshua sedang kesal,karena dia yang tidak mendapatkan buqet bunga yang dilemparkan oleh nyonya seola tadi" ujar jake sedikit terkekeh
"Mworago?dia kesal? hahaha mungkin tuhan belum mengizinkan dia untuk menikah hahaha"
"Hahaha kau benar temanku!" ujar jake yang tertawa
__ADS_1
Dan disisi yeonjun,yeonjun saat kini ia terlihat sangat sedih, wanita yang dicintainya itu ternyata sudah dimiliki oleh orang lain.ya mau bagaimana lagi dia harus berusaha mengikhlaskannya walaupun hatinya masih terasa sakit.ia lalu berniat ingin mengucapkan selamat atas pernikahan mereka berdua ya walaupun hati ini tidak sanggup untuk melihatnya.
Yeonjun lalu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke pelaminan,kakinya serasa tidak kuat berjalan karena ia terlalu sedih dan sakit hati.
"S...selamat tuan jimin dan nyonya seola se...semoga Tuhan memberkati pernikahan kalian berdua"
"Hm,terima kasih yeonjun aku doakan kau juga bisa menyusulku ke pelaminan.aku dengar kau juga sudah memiliki kekasih kan?aku harap kau dan dia secepatnya menikah!" ujar jimin dengan menjabat tangan yeonjun
Mendengar itu seola dan yeonjun saling bertatapan satu sama lain,jimin tidak tahu bahwa kekasih yeonjun adalah seola.dan kini seola sudah berstatus sudah menjadi istrinya,dengan tatapan yang sendu mereka berdua ingin memeluk satu sama lain.
"Yeonjun maafkan aku telah mengkhianatimu, aku harap kau bisa mencari wanita lain sebaik diriku ini" batin seola
"Aku berharap kau selalu bahagia seola dengan menikahi pria yang berjiwa psychopath ini" batin yeonjun
Jimin lalu turun dari pelaminan dengan menggandeng tangan seola
"Wahhh nyonya dan tuan terlihat seperti ratu dan raja!"
"Iya kau benar bi" ujar suzy
Mereka lalu menghentikan langkah kaki mereka ditengah-tengah karpet merah yang menggelegar
"Kenapa berhenti?"
__ADS_1
Jimin lalu memandangi seola dan "cup" ia lalu mencium bibir seola.semakin lama ******* itu semakin panas bagi mereka,yeonjun yang masih ada disitu ia lalu pergi dari tempat pernikahan itu karena tidak tahan wanita yang dicintainya berciuman dengan pria lain.
"Please please jangan lakukan itu di depanku!" teriak jake kepada mereka berdua
"Bilang aja kalau iri" ejek suzy kepada jake
"Siapa juga yang iri,dasar gadis sialan kau!"
Jam menunjukkan pukul 20.00 malam kini seola dan jimin memutuskan untuk pulang karena pesta pernikahan sudah selesai dan saat ini mereka berdua sedang ada di mobil
"Lihat kan saya bertanggung jawab jika kau hamil,karena permainan yang kita mainkan kemarin malam"
"Bisa tidak bahasanya informal saja,aku gitu kek jangan saya saya" ucap seola yang memutar bola matanya
"It's okay"
Setelah berbincang keadaan hening sementara,lalu seola mengajukan sebuah pertanyaan
"Jimin?"
"Nee"
|||Bersambung|||
__ADS_1