
#Bagian06
Author:Felisha alveandra
Dilarang plagiat!
25 menit kemudian seola dan bibi hyunjae selesai memasak makan siang, kini bibi hyunjae sedang mencuci piring sedangkan seola ingin menyapu lantai.
"Emmm... bibi lantai atas sudah di sapu belum?"
"Belum nona" ucapnya yang tengah sibuk mencuci piring
'Saya sapu ya bi" menghampiri bibi hyunjae
"Jangan non nanti tuan marah"
__ADS_1
"Bibi saya kan sudah bilang dia tidak akan marah,ayolah sebentar lagi kan saya akan berumah tangga jadi sebagai istri saya mempunyai kewajiban untuk mengurus suami anak dan rumah bi" ucapnya yang meyakinkan hyunjae
"Baiklah non,sapunya ada di belakang pintu dapur"
Seola mengambil sapu dan naik ke lantai atas, dia mulai menyapu dan tidak sengaja dia melihat sebuah kamar yang terkunci lalu dia menghampiri kamar itu.
"Eoh? terkunci" ucapnya yang berusaha membuka pintu
Seola ingin membuka kamar itu tapi sayangnya pintu dikamar itu tidak bisa terbuka lalu dia tidak sengaja melihat kunci cadangan diatas laci dan dia mengambil kunci itu lalu membuka pintu kamar yang terkunci itu pintu itu pun terbuka dan seola langsung masuk kedalam kamar itu.
Ruangan itu sangat gelap seperti layaknya dihuni oleh hantu atau mahkluk tak kasat mata. diruangan itu hanya ada sinar matahari yang memasuki ruangan itu dari sela-sela jendela, ruangan itu dipenuhi sarang laba-laba dan lantai nya sangat kotor dan berdebu barang pada berantakan. ruangan itu seperti tidak layak dipakai atau terbengkalai dan ada beberapa pisau dan tali tambang yang menggantung di sana. aura diruangan itu sangat dingin dan menyeramkan, tidak hanya itu ada bercak darah segar yang tercecer di lantai. bau darah itu lalu masuk ke hidung seola saat ia menghirup udara hingga membuat seola takut.
"Apa aku harus naik ke atas?" ucapnya yang menatap tangga yang terletak di ruangan itu
Lalu kaki seola menginjak anak tangga kedua saat ia akan menginjak anak tangga ketiga tiba-tiba ada sosok yang menarik tangannya untuk keluar dari ruangan itu lalu membawa seola ke ruang tamu.
__ADS_1
"Kenapa kau sampai di ruangan itu? siapa yang mengizinkanmu masuk hm?!" tanya sosok itu ke seola dengan tatapan tajam
"Mi.. mianhae tuan karena aku penasaran makanya aku masuk, tapi... kenapa di ruangan itu ada banyak bercak darah?"
"Jangan sampai wanita ****** ini mengetahui ruangan bagian atas itu,karena disana ada rahasiaku yang besar" batin jimin,ya pria yang menarik seola ke luar dari ruangan itu adalah jimin "itu tidak penting! dan jangan kau ulangi lagi perbuatan kamu itu untuk masuk ke ruangan itu lagi!" tegasnya
"Nee arasseo" ucapnya yang sedikit merapikan rambut panjangnya "semakin dilarang aku semakin penasaran" batin "tumben kamu pulang cepat padahalkan ini masih jam 10.25 pagi"
"Handphone ku ketinggalan saya pulang cuma ingin mengambil handphone lalu balik lagi ke kantor. oh ya satu lagi saya hanya ingin memberitahumu bahwa pernikahan kita akan di selenggarakan besok secara private, tapi tenang saja saya sudah membelikanmu gaun pernikahan untukmu
"Besok??? secepat itu???" ucapnya terkejut lalu matanya membulat
"Wae?apa itu masalah bagimu?saya kan sudah bilang turuti saja apa kata saya dan saya tidak suka dengan wanita yang banyak bicara!!!" tegas jimin
|||Bersambung|||
__ADS_1