
Tak membutuhkan waktu lama seola lalu keluar dari toilet dan ia melihat seorang lelaki yang gagah sedang berdiri di depan pintu toilet untuk menunggu istri tercintanya itu
Mata jimin pun tertuju ke bibir seola yang lebam dan pipi yang agak sedikit memerah karena bekas tamparan tadi.jimin jadi curiga sembari mengerutkan dahinya ia lalu bertanya kepada istrinya itu
"Kenapa dengan bibirmu dan pipimu itu?" tanyanya dengan wajah serius
"Eoh?anu...ini...ini... ini tadi bibirku aku tabok sendiri" jawabnya sembari berkali-kali menabok bibirnya itu
Jimin yang melihat istrinya itu menyakiti dirinya sendiri dengan menabok-nabok bibirnya dengan cukup kencang membuat jimin menjadi merasa kesal dan kasihan.jimin lalu menarik tangan seola kedalam pelukannya
"Apa kau sudah gila?! bibirmu itu lebam pasti itu cukup menyakitkan bagi kamu dan kamu malah tambahin lagi" ujarnya yang menatap seola yang sedang menundukkan kepalanya
"M...maaf"
"Tidak perlu meminta maaf kau tidak salah!" ucapnya lalu memeluk istri tercintanya itu
__ADS_1
"Kenapa pelukan ini begitu hangat bagiku?" batin seola yang membalas pelukan dari jimin
"Ayo kita ke rumah sakit,untuk mengobati bibirmu dan pipimu itu!" ucap jimin dengan melepaskan pelukannya
"Tidak perlu! lagian ini cuma sakit sedikit,besok juga sembuh kok" jawabnya dengan tersenyum tipis
"Baiklah ayo kita kembali untuk berkumpul dengan joshua dan wanita yang sedang bersama dengannya itu" ujarnya dengan menggandeng tangan seola
Tak membutuhkan waktu lama mereka berdua pun sampai di tempat duduk mereka tadi.joshua lalu memalingkan pandangannya ke arah mereka
"N...nyonya bibir dan pipi nyonya kenapa? apakah ada seseorang yang menyakitimu? katakan siapa orangnya nyonya saya akan menghajarnya habis-habisan karena telah berani melukai nyonya!" ujarnya sembari merapikan jasnya
Jam sudah menunjukkan pukul 21.30 malam mereka berdua pun memutuskan untuk pulang.sementara joshua tidak ingin pulang terlebih dahulu karena ia masih ingin di restoran dan berduaan dengan wanita yang tadi dia tolong di hadapannya itu
"Ceritanya cukup panjang joshua,nanti aku akan ceritakan di rumah saja" sahut jimin dengan merangkul pundak istrinya itu
__ADS_1
"Ayo kita pulang!" ajak seola namun joshua menolak
"Eughhh kalian pulanglah terlebih dahulu,aku masih ingin disini" ucapnya dengan nada agak sedikit malas
"Terserah kau saja! ayo seola kita pergi!" ujar jimin lalu di angguki oleh seola
Jimin dan seola pun keluar dari restoran itu.
mereka berdua lalu memasuki mobil dan mulai menyalakan mobil.mobil itu pun mulai berjalan perlahan-lahan meninggalkan tempat restoran itu
Selang memakan waktu yang cukup lama.jimin lalu memarkirkan mobilnya di tempat parkir,seola heran kenapa suaminya itu malahan mampir ke sebuah tempat dan bukannya pulang ke rumah saja?sebenarnya seola ingin bertanya tapi dia takut jimin akan membentak nya seperti waktu ia bertanya kepada jimin dan jimin membalas pertanyaan yang seola lemparkan kepadanya namun hanya dibalas dengan sebuah bentakan
"Ayo turun!" perintah jimin dengan membukakan pintu mobil yang ada disamping seola
Seola lalu turun dari mobil ia lalu terkejut kenapa suaminya itu malam-malam malah pergi ke sebuah klub malam dan bukannya memilih untuk pulang ke rumah saja?dengan lembutnya jimin menggandeng tangan seola untuk mengajaknya masuk ke dalam klub malam itu
__ADS_1
"Tunggu!" ucap seola seketika jimin menghentikan langkahnya
|||Bersambung|||