My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Amarah memuncak


__ADS_3

Sedih,sakit hati dan marah yang kini seola rasakan.hatinya benar-benar hancur setelah ia mengetahui siapa pelaku yang membunuh ke dua orang tuanya itu.


"Aku membencimu park jimin!!!" teriak histeris seola hingga mengagetkan seseorang yang sedang berziarah di sana


"Seola aaa jangan teriak-teriak ini di makam dek!" ucap sooyoung sembari mengelus pundak adiknya itu


"Aku tidak percaya ini kak,dia tega menghabisi eomma dan appa hiksss..." menangis terisak-isak


Sooyoung lalu memeluk adik kesayangannya itu untuk menenangkannya dan tiba-tiba "drettt" Hp sooyoung bergetar.sooyoung lalu melepaskan pelukannya dan mengangkat telefon itu


"Halo?"


"Sayang kau cepatlah pulang,anak kita sedang sakit!" ucap pria itu adalah suaminya sooyoung

__ADS_1


"Baiklah aku akan segera pulang!" jawabnya lalu mengakhiri telefon "dek eonnie harus segera pulang dohyun sakit,maafkan eonnie yang tidak bisa menemanimu"


"iya eonnie gapapa sebaiknya eonnie cepat pulang kasihan dohyun pasti dia sangat membutuhkanmu"


"Eonnie pergi dulu" ujarnya lalu mencium kening adiknya dan pergi dari makam itu dengan berlari


"Hati-hati eonnie!" teriak seola yang sudah jauh dari sooyoung


Setelah sekian lama seola ada di makam ia lalu bergegas kembali untuk ke kota seoul.dan perjalanan cukup jauh parahnya lagi jalanan sangat macet hingga mobil dan motor pun harus bersabar untuk menunggu kendaraan mereka kembali berjalan.jam sudah menunjukkan pukul 23.45 malam kini seola sudah sampai di kota seoul ia lalu bergegas masuk ke dalam rumah dengan memasang wajah sedih bercampur marah


"Kemana perginya semua penghuni rumah ini? termasuk joshua jake?" batinnya lalu kembali mencari keberadaan suaminya


Tak butuh waktu lama kini seola menemukan suaminya itu yang sedang ada di dapur.jimin sedang meneguk 1 botol minuman alkohol kesukaannya dengan di iringi senyuman bahagia

__ADS_1


"Park jimin!" bentak seola ke arah jimin tapi jimin tidak terkejut sama sekali


"Hey! kenapa kau membentakku?" tanyanya yang santai sembari meneguk satu botol minuman alkohol "kenapa? apakah kau sudah membaca surat indah dariku?" tanyanya dengan agak sedikit mabuk


"Arghhh kau sangat jahat jimin! aku sangat membencimu! sangat sangat membencimu! hiksss...kau pria yang tidak punya hati nurani sama sekali! berani-beraninya kau membunuh orang yang aku sangat sayangi!" teriaknya dengan memukul dada jimin


"Ini semua salahmu seola dan bukan salahku! kau sendiri kan yang membuatku untuk membunuh orang tuamu itu?" ujarnya dengan menunjukkan foto mesra yeonjun dan seola yang sedang berciuman "aku kan sudah bilang jika kau bermain-main denganku maka aku tak segan-segan untuk membunuh orang tuamu! aku tidak pernah bermain-main dengan ucapanku ini!"


"Sungguh aku tidak sengaja melakukan itu" ucapnya lalu terduduk lemas


"Diam lah kau dan berhenti lah menangis! jangan jadi gadis cengeng! sekarang layani aku malam ini!" ucapnya dengan nada mabuk lalu menggendong seola dan membawanya ke kamar


Jimin lalu sampai di depan kamarnya ia lalu memasuki kamar dan membanting seola ke arah ranjang, dan ia berjalan menuju ke pintu kamar untuk menguncinya agar tidak ada yang bisa menganggu aktifitasnya malam ini

__ADS_1


|||Bersambung|||


.


__ADS_2