My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Benih cinta mulai tumbuh


__ADS_3

16 menit jimin selesai melakukan ritual mandinya ia keluar dari kamar mandi sembari mengusap rambutnya yang basah itu dengan handuk.ia lalu memalingkan pandangannya ke istrinya yang sedang menyiapkan pakaian untuknya.


"Eoh kau sudah selesai?" menoleh ke arah belakang "sini aku bantu keringkan rambutmu" ucapnya yang menghampiri jimin dan saat melangkah seola terpeleset dengan sigap jimin langsung menangkapnya ke dalam pelukannya


"Kalau dilihat dari dekat seola cantik juga" batinnya yang menatap istrinya itu


"M...maafkan aku" ucap seola yang langsung melepaskan pelukan dari jimin


"Gwenchana?"


"Nee,aku sudah menyiapkan pakaianmu,aku akan turun untuk menyiapkan sarapan" tersenyum manis ke arah jimin lalu pergi meninggalkan jimin sendirian dikamar


Jimin diam mematung setelah istrinya itu tersenyum manis ke arahnya lalu pergi meninggalkankannya.jimin selalu terbayang-bayang oleh wajah seola.


"Yakkk apa apaan aku ini?! kenapa aku selalu terbayang-bayang wajah j*lang itu?! aku menikahinya untuk melepaskan pelampiasanku bukan karena cinta!!!" ucapnya kesal sambil mondar-mandir layaknya setrika yang menyetrika pakaian "ahhh sudahlah sebaiknya aku ke kantor saja!" beranjak pergi


Jimin pun keluar dari kamar dan menuruni anak tangga satu persatu sembari sibuk memainkan hpnya itu


"Jimin aaa kau sudah siap?sarapan dulu aku sudah membuatkan kimchi untukmu"


"Aku sudah terlambat! nanti aku makan di kantor saja" ucapnya seraya sambil tidak menatap istrinya melainkan fokus dengan handphone nya


"Dia cuek sama aku bi" cemberut

__ADS_1


"Nyonya harus sabar memang sifatnya tuan jimin seperti itu" mengelus pundak seola


"Percuma aku masak tapi tidak dihargai sama


sekali olehnya" ucapnya lesu "haruskah aku membuang semua makanan ini bi?" tanyanya ke bibi hyunjae


"Jangan! sayang jika dibuang" sahut yeonjun yang tiba-tiba datang "sebaiknya kita makan semua makanan ini bertiga bagaimana?"


"Tentu!" jawab seola dan bibi hyunjae bersama


"Semua makanan ini kamu yang masak seola?ehhh maksudku nyonya" tanya yeonjun


"Tidak! saya masak juga dibantu sama bibi hyunjae" ucapnya yang mengunyah makanan


"Yakkk kenapa kau selalu menghantui pikiranku sialan!" kesal jimin sembari melemparkan komputernya ke arah dinding


"Tok tok tok" suara ketukan pintu dari luar


"Masuk!"


"Permisi pak,ini ada berkas berkas dokumen yang harus anda tangani!"


Jimin menatap karyawan itu dengan wajah serius

__ADS_1


"Park seola clarachel bagaimana dia bisa ada disini? padahalkan aku tidak pernah memberitahu alamat kantorku" batin jimin


"Bapak?" melambaikan tangannya ke arah wajah jimin yang sedang menatapnya serius


"Yakk kau seola! berani sekali kau membentakku!!!" bentak jimin kepada karyawan itu,karena ia berhalusinasi bahwa karyawan itu adalah seola


"Perasaan aku tidak membentak pak jimin" batin karyawan itu


"Maaf pak saya bukan orang yang anda sebut tadi"


"Eoh maaf saya kira kamu adalah istri saya" ucapnya yang tersadar dari halusinasinya


"Istri?semenjak kapan pak jimin punya istri?bukankah pak jimin masih single?" batin karyawan itu dengan heran


"Apa yang membawamu kemari?" tanya jimin sembari mengusap wajahnya dengan kasar


"Ini pak ada berkas-berkas dokumen yang harus anda tangani"


"Baiklah taruh di meja saya!"


"Baik pak!" meletakkan berkas-berkas dokumen itu ke meja "permisi pak!" ucapnya lalu pergi dari ruangan jimin


|||Bersambung|||

__ADS_1


__ADS_2