My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Disiksa


__ADS_3

"Iya aku pacarnya! dan kami memiliki hubungan special! dan kami akan segera menikah tapi kau malah mengambilnya dariku!" bentak yeonjun


Jimin lalu mendorong yeonjun lalu ia mengambil benda tajam yang ada di balik jasnya, ya senjata tajam itu adalah sebuah pistol.jimin lalu mendodongkan pistol itu ke arah kepala yeonjun.


"Kau mau minta maaf apa tidak pecundang?jika kau tidak mau meminta maaf atas kesalahanmu kepadaku maka tima panas ini akan mendarat tepat di kepalamu" ucap jimin yang tersenyum jahat


Mendengar ucapan jimin seola langsung memegangi kedua kaki jimin dan memohon kepadanya agar ia tidak membunuh yeonjun


"Jangan bunuh dia! aku mohon jimin aaa dia adalah cinta pertamaku dan dia adalah laki-laki yang baik aku mohon jangan bunuh dia hikss..." ucapnya yang memohon sembari memegang kedua kaki suaminya itu


"Jika aku tidak mau bagaimana?" ucap yeonjun yang tersenyum tipis dan bangkit dari jatuhnya karena tadi di dorong oleh jimin


"Aku mohon jimin aaa aku janji aku akan menuruti semua perkataanmu tapi aku mohon jangan bunuh dia" memohon sembari menangis terisak-isak


Melihat istrinya yang memohon dengan memelas itu jimin menjadi tidak tega ia mengurungkan niatnya untuk tidak membunuh asistennya itu

__ADS_1


"Baiklah aku tidak akan membunuhnya tapi sekarang kau aku pecat yeonjun! keluar dari rumahku sekarang!" tegas jimin sembari menunjuk ke arah pintu


"Baik! aku juga sudah muak dengan pekerjaan ini!" ucap yeonjun lalu pergi begitu saja


Sebelum yeonjun pergi dari sana langkah kakinya terhenti dan ia sempat menoleh ke arah belakang dan menatap wajah seola


"Semoga kau selalu bahagia seola, maafkan aku yang selama ini tidak bisa membuatmu bahagia" ucap yeonjun dengan tersenyum manis ke arahnya dan membuat jimin muak lalu memalingkan pandangannya


Setelah mengucapkan itu yeonjun lalu pergi dari rumah itu,dan kini hanya tersisa jimin dan seola


"Jadi ini kelakuanmu jika aku sedang ada di kantor hah?!" bentak jimin sembari menarik kasar tangan seola


"Omong kosong! ikut aku!" menarik tangan seola dan membawanya ke suatu tempat


"K...kita mau kemana?" tanya seola tapi jimin tidak menghiraukannya

__ADS_1


Tidak butuh waktu lama kini mereka berdua sampai di kolam renang


"K...kenapa kita kesini?" tanya seola sekali lagi


"Untuk menyiksamu!" tersenyum jahat


Dan "byurrr" jimin mendorong seola ke arah kolam renang yang dalam,lalu jimin ikut masuk ke dalam kolam renang ia lalu mendekat ke arah seola


"Tolong jimin aaa aku tidak bisa berenang!" ucap seola yang mengibaskan kedua tangannya namun tidak dihiraukan olehnya


Jimin sudah dekat dengan seola ia lalu memegang kepala seola dan menenggelamkan kepala seola agar ia tidak bisa bernafas


"Matilah kau!" ucap jimin sembari tersenyum devil


Setelah beberapa menit kemudian seola lalu pingsan dengan keadaan tenggelam di kolam renang.dan jimin masih setia memegang kepala seola ia lalu melepaskan tangannya dari kepala seola.dia lalu beranjak dari kolam dan pergi meninggalkan seola sendirian disana dengan keadaan mengapung di kolam renang

__ADS_1


"Joshua mari kita berenang!" panggil jake yang baru saja tiba di kolam renang


|||Bersambung|||


__ADS_2