My Psychopath Husband

My Psychopath Husband
Mengajak makan malam


__ADS_3

Saat jimin sampai kamar ia melihat istrinya itu yang sedang mengambil sesuatu dari atas lemari.tapi sayang lemari itu lumayan tinggi dan seola tidak sampai untuk mengambil barang yang ia inginkan.


"Ekhm" suara jimin yang membuat seola menoleh ke arah sumber suara itu


"Apakah kau butuh bantuan?" tanya jimin dengan menyandarkan punggungnya ke dinding


"Tidak,terima kasih"


"Apa yang ingin kau ambil dari atas lemari itu?"


"Aku hanya ingin mengambil HP ku saja,karena terakhir kali aku meletakkannya di atas sana" balas seola yang kembali menjinjit berusaha untuk mengambil hpnya itu


"Aneh tapi nyata" ucap jimin dan membuat seola bingung karena kata-kata yang dikeluarkan oleh mulut suaminya itu


"Maksudnya?" menggerutkan dahinya


"Siapa yang meletakkan HP mu diatas sana?aneh sekali bukan? kau pendek dan bahkan sekarang kau saja tidak sampai untuk mengambil HP mu itu yang ada di atas lemari sana" ucap jimin dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Iya,tadi aku menyuruh jake untuk meletakkannya di atas lemari saja"


Setelah berbincang² kini keadaan menjadi hening

__ADS_1


Seola lalu mengambil kursi dan meletakkannya di depan lemari.ia lalu naik ke atas kursi dengan kaki sedikit menjijit.kursi yang di naiki seola itu hampir patah jimin yang melihat itu segera menghampiri seola dan menangkapnya ke dalam pelukannya.mereka pun saling bertatapan satu sama lain


"Ya Tuhan apa yang terjadi?kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini?" batin seola yang menatap mata jimin


"Jika dilihat dari dekat rasa cintaku semakin besar kepadamu seola"


Seola pun melepaskan pelukan dari jimin


"Kau baik-baik saja?"


"Nee gwenchana"


Jimin lalu mengambil HP milik seola yang ada diatas lemari itu ia lalu memberikannya ke istrinya


"Mwo?memangnya mau kemana?" tanya seola dengan menggerutkan dahinya


"Aku akan mengajakmu makan malam di restoran kasih permai"


"Bukankah itu restoran yang termahal di kota seoul?" tanyanya sekali lagi sembari matanya membulat


"Jika sudah tau kenapa kau malah tanya? cepatlah ganti pakaianmu itu dengan pakaian yang elegan! aku akan menunggumu di sini!" perintah jimin dengan menghempaskan tubuhnya ke arah ranjang

__ADS_1


"Baiklah" jawabnya lalu membuka lemari dan memilih pakaian yang indah yang akan ia kenakan untuk malam ini


"Jimin aaa?" panggil seola


"Hm?" jawabnya dengan mata tertutup


"Sepertinya hari ini kau sangat kelelahan sebaiknya kita tidak jadi pergi ya? dan kita pergi lain hari saja"


Setelah mendengar ucapan seola jimin lalu menatap tajam istrinya itu seola yang melihat jimin dengan tatapan seperti itu ia lalu menundukkan kepalanya


"Apa kau bilang? tidak jadi pergi? enak saja tidak jadi pergi! aku hanya ingin merebahkan tubuhku sebentar saja ke ranjang bukannya kelelahan!"


"M...maafkan aku"


Seola lalu kembali mencari pakaiannya.ia lalu menemukan gaun pendek berwarna merah dan ia ingin mengenakan gaun itu


"Jimin bisakah kau hadap ke kiri sebentar?karena aku ingin mengganti pakaianku ini" pintanya lalu di angguki jimin


Selang 07 menit kemudian seola selesai mengenakan gaunnya itu dan ia sedikit memoles make up itu ke wajahnya dan kini rambut panjangnya itu di urai dan ia mengenakan sepatu hak tinggi berwarna merah


"Apakah kau sudah selesai? jika sudah langsung saja bilang! tubuhku sudah pegal nih karena hadap kiri terus dari tadi!" ucapnya dengan mendengus kesal

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2